Lembayung Senja

Lembayung Senja
Holi Day 2 : Is that what He Means?


__ADS_3

Senja


"Are you ready for the next challenge? " Tantangku saat kami sedang bersiap memulai Flying Fish.


"Of course! " Jawabnya yakin.


"Ok Lembayung.. Welcome to The Sea of Longing.. "


Damned.


Aku kelepasan bicara.


"Haah? what do you mean? " Tanya nya heran. Ia mengernyit.


"Ehh.. mhmm.. I mean.. you will miss every second and every memory in this sea." Aku hanya tersenyum lalu merekatkan pegangan pada tali yang melintang pada tengah-tengah perahu.


Aku tak pernah mati kutu gini di depan perempuan.


The Sea of Longing Lembayung..


Lautan yang mempertemukan kita dahulu, dan kini lautan juga yang mendekatkan kita.


"Kita akan terbang di atas air kira-kira 2 – 4 meter atau lebih bergantung pada kecepatan angin.Pegangan yang erat! "


Lembayung mengangguk yakin.


"Bissmillah.. "


Kemudian Flying fish ini di tarik oleh speed boat ke tengah-tengah laut dengan kecepatan tinggi dengan mesin daya kuda.


Kecepatan sekitar 200 PK (paar de kraft -bahasa belanda yang artinya daya kuda) dengan jalur berlawanan arah angin.


"Aaaarrrgh.."


Perahu karet terbang persis seperti layang-layang.


"Capek? " Tanya ku pada Lembayung yang sedang menyeka wajah nya.


"Lumayan.. aduuuh panas banget, untung pake sunblock dulu tadi.. hehhe! " Ia terkekeh.


"Mau coba Flyboard? tapi ini harus sendiri-sendiri! "


"Aku istirahat dulu deh.. nunggu sambil ngeringin baju! "


"Ok.. kamu tunggu disana yaa.. habis ini kita cari musholla." Akupun berjalan meninggalkan nya dan menuju ke tempat penyewaan Watersports.


***


Lembayung


"Senjaaaaa be careful! " Teriakku saat melihat ia mulai memasang sepatu jet air.


Sepatu tersebut terhubung dengan sebuah jet ski menggunakan selang. Selang air ini akan menyalurkan dorongan air dari bawah sepatu, yang membuat pengguna flyboard terdorong dan terbang ke atas sampai 10 meter. Setelah pengguna terbang, pengguna dapat menahan keseimbangan saat terbang, kemudian terjun ke air. 


"Ckck.. " Aku berdecak melihat betapa antusias Senja, ia sangat semangat begitu ia mulai terbang. Dan melambaikan tangan ke arahku.


Aku mengambil kamera dan bersiap membidik nya dari kejauhan.



"Uwaaah.. cool.. keren banget! " Aku berteriak -teriak sendiri melihat atraksi yang di tampilkan nya,norak! bodo lah gapapa.. pada ga kenal ini kan?


Sepertinya, kalau di lihat dari cara dia bermain.. ini bukan pertama kali untuk nya.


Senja.. Kamu itu ga seburuk yang orang-orang kira ko..


You are a nice person, actually!


Setelah sekitar 15 menit permainan berlangsung. Senja menghampiri dan duduk di sebelahku.


"Lama nunggu ya? " Sahut nya sambil menyugar rambut nya yang basah.


"Ngga ko.. habis ini kita bersih-bersih trus shalat yaa.. aku juga udah laper banget! "


"Me too.. really hungry! "


"Pastilaaah kamu itu udah abisin energi main wahana bahaya kaya gitu tauu! "


"Ga bahaya ko Lembayung.. and this is not my first time! "


Aku hanya manggut-manggut. Kami berdua menuju kamar ganti untuk membersihkan diri.


"kita ke Masjid Jami’ Mujahidin yaa.. tepatnya diujung utara sana. "


"Jalan kaki? "

__ADS_1


"Pakai transfortasi yang udah di sediain, aku ambil package! malah masih ada sisa wahana yang belum kita mainin! "


"Oh yaa? apa? "


"Jet sky sama sea walker. kita makan siang dulu gapapa? "


"Ok.. really hungry for sure.. " Rengekku.


Dia hanya tersenyum.


Sekembalinya kita ke tempat watersport, Senja kembali menantang aku untuk naik Jet sky.


"Siapa takut! " Kataku. "Ehh.. tapi.. kalau gitu aku harus pegangan sama kamu dong!"


Dia menyunggingkan senyum.


"Ga mau.. ga mauuu.. kamu aja sana sendiri! "


"Ok.. kamu tunggu disini yaa.. sebentar ko cuma 15 menit. "


Aku duduk sambil memandangi Senja yang kini sedang bermain Jet sky.


"Kamu berani Sea walker? kita bakalan turun ke dasar laut sekitar kedalaman 6 meter! " Tanya Senja saat selesai main Jet sky.


"Gatau.. aku masih takut! "


"Ada aku! " Katanya datar.


Setelah menimang-nimang akhirnya aku setuju, meskipun akan agak risih karena harus memakai pakaian khusus dive walker yang sudah tersedia.


Kini kami akan menaiki speed boat dari pantai Tanjung Benoa untuk menuju lokasi dive walker.


Semua peralatan dive walker siap, pemandu membawa kami ke dasat laut, dengan menuruni tangga setinggi 6 meter.


Setelah sampai pada dasar laut kami berjalan pelan – pelan sambil melihat ikan, tumbuhan laut dan terumbu karang yang masih alami di pantai Tanjung Benoa.


Senja mengulurkan tangan nya saat kami berjalan. Whatever..mungkin karena rasa takut yang mendera, aku pun menerima uluran tangan nya. Untung saja dia sengaja memakai sarung tangan agar tidak langsung menyentuh kulit ku.


Untuk menjaga keseimbangan saat berjalan, akupun memegang pipa yang sudah tersedia di dasar laut. Sambil tetap menggenggam tangan nya.


Saat dive walker,kita juga dapat memberi makan ikan yang mengelilingi dan bisa mengabadikannya dengan berfoto dan merekam lewat kamera video.


Aktivitas seawalker berlangsung sekitar 30 menit dalam air, dengan durasi total 1 jam jika anda hitung dari persiapan. 


***


Senja


Saat untuk kedua kali nya aku menggenggam tangan Lembayung.


Aku tidak berkonsentrasi saat tadi dive walker di dasar laut. Dan entah keberanian dari mana aku begitu saja mengulurkan tangan padanya, meskipun sebelumnya memang aku sengaja memakai sarung tangan.


Naluri ku sebagai lelaki mendominasi saat bersama nya.. aku ingin menjaga nya, aku sangat ingin melindunginya.


"Jadi kita kemana lagi? " Tanya nya polos.


"Kita kembali ke hotel ya.. pasti semua khawatir dan nyariin kamu! "


"Ga mau Senja.. aku udah bilang ga mau ketemu dia! " Lembayung merajuk.


"Radith? "


Ia mengangguk.


"Kamu masih belum mau cerita?baiklah..kita kemana lagi? "


"Ke pantai.. "


"Ini kan pantai! "


"Ga mau disini aku mau nya yang romantis, pengen liat sunset.. ayo mumpung baru jam 4 Senja!"


"Ya udah.. ayo kita ke Jimbaran,dekat dari sini,kamu pernah kesana? "


"Waaa.. ayo ayo.. pernah sekali sama keluarga aku! dan seafood nya enaaak banget, suasana pantai nya tenang.. pantai Jimbaran sama Muaya juga bagus, ataaaau..mhhhm.. Balangan ya?" Katanya riang.


Lagi-lagi aku tak kuasa menolak keinginannya, melihat senyum nya membuatku rela melakukan apa saja.


Am I a buciners?


"Kamu gapapa kalau kita pakai motor? aku mau sewa motor ke rental terdekat. "


"Gapapa.. aku suka pakai motor, asal jangan ngebut yaa! awas aja! " Dia mengerucutkan bibir.


Aku terkekeh melihat tingkah lucu nya.

__ADS_1


Sekitar 20 menit perjalanan, kami sampai di Jimbaran.


"Senjaaa.. tapi aku butuh beli sesuatu, kita ke shopping center yuuk! "


"Iyah.. "


Kami pun memasuki salah satu shopping mall yang berada tak jauh dari Jimbaran.


"Kita harus cepat.. nanti keburu petang, harus booking tempat makan juga karna pasti penuh banget. malahan kita nanti waiting list! " Aku memperingatkan nya.


"Ok.. tapi kamu mau ikut aku belanja ga? atau tunggu disini? "


"Aku kesana sebentar ya.. ada juga yang harus aku beli. nanti setengah jam lagi ketemu disini! "


"Ok.. " jawab nya.


***


Lembayung


Aku baru ingat, kalau baju ganti maupun under**** sudah aku pakai dan tak mempunyai cadangan untuk besok, semua nya ada di hotel tempat rombongan sekolah menginap.


Btw.. gimana ya situasi disana?


Never Mind!


PLEASE! untuk kali ini aja aku mau melanggar..


Dengan cepat aku menyambar shopping bag, memilih barang-barang barang yang aku butuhkan. Saat melintas di khusus pakaian pria, aku teringat Senja.


Akhirnya aku memilih beberapa T-shirt ,dan topi untuk nya.


Tepat setengah jam.. kulihat ia sudah berdiri menungguku.


"Kamu belanja untuk apa? banyak banget? " Tanyanya heran.


"Ada deehh.. " Aku tersenyum jahil.


Tak jauh dari shopping center, kami berjalan memasuki area kuliner. Memilih tempat duduk.. yang ternyata hampir semua penuh, dan kami kebagian di Muaya beach.


Sambil menunggu makanan datang, kami berdua berswafoto bersama.


"Aku.. mau ke bibir pantai sebentar yaa! " Ucap Senja. "Kamu tunggu disini.. sebentar lagi makanan datang, kalau ga ada yang menempati akan di duduki orang lain! "


Aku mengangguk.


Dia berjalan mendekati bibir pantai yang lengang.Aku buru-buru menyiapkan kamera dan membidik pemandangan sunset yang indah itu.



Dari kejauhan aku membidik siluet Senja di antara Lembayung Senja yang indah.


...Semburat kemerah-merahan, ada juga ungu....


...Mambang kuning....


...Disini aku,Lembayung.....


...Dan dia,Senja.....


...Menjadi perpaduan nama yang indah.....


...Lembayung Senja....


...Seindah panorama yang tercipta.....


...Dan di hadapanku adalah bukti,...


...Bahwa Sang Maha Kuasa...


...Adalah Sang Pecipta, Maha Karya....


...Hai.. Senja....


...Oh ya.. Lembayung Senja!...


...Di laut kita di pertemukan...


...Dan Disini pula di dekatkan....


Is that what he means?


The Sea of Longing?


Ocean.

__ADS_1


***


__ADS_2