
Lembayung
"Kita naik mobil siapa? aku aja ya!" Kataku saat kami sedang bersiap-siap pulang sekolah.
"Kalau mobil aku gimana? aku kan nyetir sendiri, kita bisa mampir beli sesuatu dulu ke mall atau makan siang. "Ajak Nindy.
"Ok kalau gitu, aku telpon pak Asep dulu biar ga usah jemput. "
Setelah menghubungi pak Asep, kami berjalan melewati koridor sekolah menuju parkiran.
Setelah merasa siap dengan posisi duduk masing-masing, aku memasang seat belt karena kebagian duduk di depan, bersama Nindy yang mengemudi.
"Let's go Girls!! "Ucap Nindy sambil menyalakan mesin mobil.
"Kita kemana dulu nih? "
"Ke PVJ aja bentar yuu.. aku mau beli sesuatu. " Kata Gadis.
"Ok.. " Ucap kami bersamaan.
"Aku pengen makan Pho Ga large.. " Kataku antusias.
"Dimana? "
"Di lantai ground, resort level. Itu kuah nya enaak bangeet! "
"Malahan aku mah pengen makan ramen ihh.. sama mozaru. " Kata Nindy.
"Duh kalian ini.. atuh susah jadi masing-masing nanti makan nya." Gadis protes.
"Atau kalau beli yang buffet aja gimana? all you can eat!" Usul Risa.
"Ohh ya udah.. " Akhirnya kami menyetujui usul Risa.
Tiba di PVJ, kami mampir ke beberapa toko dan membeli barang yang di perlukan. Setelah itu makan siang yang di iringi banyak perdebatan.
Di dalam restoran, kami sedang memilih menu. Di sudut sana ku lihat ada Kevin dan Rania, teman sekelasku. mereka sedang asyik menikmati makanan sambil bercerita.
"Aku ke toilet dulu ya.. "Aku bangkit berdiri karena sudah tak kuat a.k.a kebeleut,ingin buang air kecil.Aku pun berlari menuju toilet melewati Kevin dan Rania yang tak menyadari keberadaanku.
Setelah selesai membasuh tangan, aku merapihkan khimar dan baju ku. Melangkah menuju pintu keluar toilet.
Samar-samar ku dengar mereka tengah membicarakan satu nama.. Senja.
Aku bersembunyi di balik lorong toilet yang berdekatan dengan tempat duduk Kevin dan Rania, karena tertutup tanaman yang lumayan agak besar,mereka sepertinya ga akan tahu aku disana.
"Terus kamu bilang apa ke dia emang, sampe kamu babak belur gitu yank? " Tanya Rania manja.
"Gue bilang kalau ibu nya itu ga lebih dari wanita jal***,dan dia cuma anak haram yang di tinggal bokapnya. "
"Haah? kamu bilang gitu? "
"Atau jangan-jangan dia korban perko****,karena ga tau bokap sendiri! "
"Ih jahat banget kamu yank.. udah dong, jangan di perpanjang! kamu juga jadi dapet hukuman kan? "
"Ogah.. gue dari SMP udah terbiasa sering bully dia, sekarang mentang-mentang orang ga tau masa lalu nya.. dia mau berkuasa di sekolah. "
__ADS_1
"Ga gitu ko.. dia ga berkuasa, dia cuma kelakuan nya aja yang berandal, tapi ga pernah bully oranglain kaya kamu! "
"Ko lo jadi belain dia? yang pacar nya lo siapa? gue atau dia? "
"Eh.. emhhm.. ya kamu lah.. pacar aku satu-satu nya.Lagian kamu yank.. efek bullying verbal itu fatal akibatnya, kamu ga suka sama dia karna apa sih? "
"Gatau.. seneng aja, ga ada alasan! "
Aku meninggalkan lorong toilet dengan sedikit berlari, takut ketahuan.
"Ya Allah.. ko bisa-bisa nya sih si Kevin playing victim. aku ga nyangka! " Aku berbicara sendiri sambil berjalan mendekati teman-temanku.
"Ada apa Yung? ko alis kamu mengkerut gitu! "
"Ga ada apa-apa.. hehhe "
"Ya udah yuk kita makan, abis ini kita langsung cuss rumah Ayung. "
Hampir semua makanan habis tak bersisa, karena tak jadi ambil yang buffet. di detik-detik terakhir akhirnya semua setuju makan di restoran pilihanku.
"Stth.. ssth.. itu bukan nya Rania sama Kevin? " Saat hendak berjalan ke arah parkiran, kami tidak sengaja melihat Rania dan Kevin sedang bergandengan di sebuah store branded.
"Ikhh.. bukan nya kmrn-kmrn si Rania deket sama Senja? pake mesraan segala! " Risa mencibir.
"iyah bener.. "
"Udah akh.. jangan ikut campur! itu urusan mereka tauu! "
Kami berempat pun berjalan beriringan menuju tempat parkir,lalu masuk ke dalam mobil.
***
Aku menghempaskan paper bag ke lantai, begitu pula yang lain. semua berbaring di tempat tidurku, beristirahat setelah capek berjalan-jalan di mall.
"Next kita nonton yuuk.. udah lama ga nonton ya? " Kata Risa sambil menguap.
"Iyah.. sebelum ujian semester genap"
"Eh.. 2 bulan lagi ya? "
"Hooh.. "
"Oh iyah.. study tour kalian mau ikut ga? " Tanyaku.
"Kalau Bali atau Lombok aku ikut"
"Iyaah aku juga" Serentak semua menjawab dengan jawaban yang sama.
"Aku sebenernya pengen nya ke Lombok, tempat kelahiran ku. " Aku memang di lahirkan di Lombok kata mamahku.
"Oh yah? "
"Hooh.. waktu itu papah lagi ngurusin resort di daerah pedalaman gitu deh.. trus katanya karena jauh dari RS, jadi aku di lahirin di Bidan,satu-satunya di kampung itu. "
"Waah.. seru banget, emang daerah pedalaman banget ya? sampa jauh ke Rs? "
"Iyah.. "
__ADS_1
"Kalau ke Bali agak bosen ga?" Tanya Gadis.
"Aku mah selalu suka kalau kesana.. ga pernah bosen! "
"Iyah.. Bali tuh kaya punya daya mistis yang membuat pengen balik dan balik lagi! "
"True! "
"Kalau ke Bali, aku pengen ke Uluwatu lagi.. blue point, meskipun wisatawan nya kebanyakan bule. "
"Nusa Penida, tanah lot..udah pernah ke air terjun Blangsinga belum? "
"Aku belumm.. "Jawabku.
"Banyak banget destinasi yang bagus banget yaa.. kenapa ko kaya Bali tuh eksotis di setiap sudut"
"Iyah sih.. tapi Lombok juga ga kalah bagus pantai-pantai nya say.. "
"Tuh kan ngomongin liburan jadi pengen cepet cepet study tour, hahaha.. "
Kami pun mengobrol hingga waktu menunjukkan pukul lima sore.
"Girls.. " Tiba-tiba Gadis beranjak, dan duduk. "Aku mau cerita rahasiaku.. "
"Kalau kamu ga nyaman, gapapa nanti saat kamu udah siap Aja Dis.. "
"Gapapa ko.. aku udah siap, entah kalian bakal mandang aku seperti apa kalau udah tau yang sebenernya! " Gadis menundukkan kepala, kini mata nya sudah berkaca-kaca.
"Ya ampun Gadiis.. ko kamu berpikiran kaya gitu sih? kita ini sahabat.. gimanapun kamu, kita tetep sayang kamu Dis! " Kami berempat berpelukan.
"Kalau aku jujur.. kalian bakal kaget ga? "
"Dalam konteks apa dulu? "
"Jadi waktu kelas 10,aku tuh suka sama cowok.. kita beda kelas, tapi gatau kenapa aku tuh terobsesi banget deh sama dia! "
"Siapa.. siapa cowoknya?"
"Aku kenal ga? "
"Girls.. dengerin dulu, nanyanya nanti aja! " Gadis manyun.
"Iyah deh.. iyah.. uluh tu bibir! " Aku mencubit pipi Gadis.
"Kalian bakalan kaget kalau aku kasih tau! "
"Iihh.. buruan siapa dia kasih tau kita! "
"Iyah sih Dis.. bikin kita penasaran aja! "
"Oke.. " Gadis menghela nafas, seperti berat banget mau bilang yang sebenarnya.
"Cowok yang aku suka dari awal masuk SMA itu.. "
"Senja.. "
"WHAT???? "
__ADS_1
***