
Senja
"Lagi apa? " Aku mendekati Lembayung yang sedang asyik Meng-scroll ig nya.. dan explore banyak foto disana.
"Iniiii... aku lagi liat-liat foto maternity... kalau aku pengen foto,boleh ga? " Ia tersenyum sambil memperlihatkan beberapa referensi foto maternity.
"Hmm.. " Aku terdiam.
"Yaahh ga boleh ya? " Ia pun menghembuskan nafas kecewa sambil menutup dan mematikan ponselnya.
"Memang pengen foto dimana? " Tanyaku, merasa tak tega melihat raut wajah nya.
"Bolehkaaah? aku pengen nya di outdoor gitu... pake gaun yang panjaaang menjuntai ada ekor nya ke belakang, trus aku nya sambil pegang bouquet..."
"Hmm?? " Aku mengernyit,"Sayang.. kamu itu ga capek? kenapa harus yang ribet gitu? "
"Issshh.. kamu mah ga ngerti! kan aku yang mengandung.. aku yang ngerasain semua nya.. setidaknya aku pengen punya kenang-kenangan... when my belly was bump! " Ia mendengus lalu memalingkan wajahnya, manatap ke arah balkon.
"Iyaah boleeh.. tapi pakai baju yang simple aja yaaa... trus di fotonya sama aku aja.. aku ga mau nanti kamu misalkan di liat sama laki-laki lain,trus dia nyuruh-nyuruh kamu pose sambil pegang -pegang... NEVER! " Tegasku, pasalnya aku ga rela ada yang memandang istriku.
"Ga mungkin atuh pegang-pegang enak aja, emang aku apaan! " Lembayung malah cemberut dan beranjak lalu berdiri menghadap taman belakang.
"Iyaah.. maafin.. bukan begitu maksud aku,aku kan bilang misalkan sayang... aku ga rela istriku yang cantik ini di liat sama yang bukan makhrom.. aku ga ikhlas! " Aku menyusul dan berdiri di belakang nya.
"Ya udaah atuh... di foto nya sama kamu aja gapapa... " Akhirnya dengan nada yang masih kesal, ia setuju di foto olehku.
"Nah gitu dong... bentar aku bawa dulu kamera yaa.. kamu siap-siap! "
"Aku mau pilih baju dulu sama mau make-up an dulu yaaa.. masa foto maternity muka aku nya kucel. "
"Iyah.. iyah.. boleh."
"Yeeess... come on baby... " Ia pun mengelus perut dan segera mendekati lemari dan mulai memilih baju mana yang akan ia pakai.
Hilang juga wajah kesal nya dan tergantikan dengan senyuman yang sumringah.
***
Lembayung bersorak riang saat melihat foto-foto maternity hasil bidikanku.
"Aku boleh posting yang ini ga? " Tanyanya saat memilih -milih foto.
"Ke medsos? "
"Iyaaah.. boleh ya.. ya.. ya..? "
"Tapiii.. aku takut kamu nanti... "
"Gapapa.. aku ga peduli omongan orang... mereka udah pada tau ko kalau aku udah nikah sama kamu! "
"Sayaaang... " Aku sungguh tak tega, jika sesuatu terjadi padanya lagi seperti berbulan-bulan lalu saat ia sempat di bully dan di pojokkan di sekolah.
"Just trust me! " Katanya dengan senyum yang mengembang.
***
__ADS_1
Author
Caption : "Hallo Assalamu'alaykum baby... Umma and Baba can't wait too meet you and hold your tiny fingers...! we really loved you before we met ..."
#countingthedays
(Halo Assalamualaikum sayang... Umma dan Baba tidak sabar untuk bertemu denganmu dan memegang jari kecilmu...! kami sangat mencintaimu sebelum kita bertemu..)
#menghitunghari
Lembayung memposting foto dirinya tengah memegang perut,sesuai dengan tema yang Senja bilang... boleh foto tapi dengan pakaian sederhana dan backround home maternity.
Tak lama kemudian.. munculah banyak comment dalam kolom postingan nya.
"Baby E..... aunty Risa loved you .... "
"Onty Gadis.. ga sabar pengen uwel-uwel kamu sayaaang..!"
"Oh My God.... love you both "
Lembayung pun membalas comment ketiga sahabatnya.
"Assalamu'alaykum aunty... aku sayang kaliaaan.."
Bermunculan lah comment-comment dari akun lain yang juga sangat exited ataupun hasad melihat Lembayung memposting sesuatu yang mengejutkan bagi sebagian orang yang tidak mengetahui.
"Sudah go puclic nih ceritanya say? "
"Lembayung dan Senja... congrats ya kaliaaan! "
"Ga nyangka banget lhoo ternyata gosip nya beneran... badboy vs goodgirl.. "
"How lucky he is... "
"Senjaaaa... gue benci elo! "
"Such a ******* good! "
"Selamat Lembayung.. semoga anaknya menjadi anak yang shalih/shalihah yaaa.. "
"Definisi jodoh di tangan Allah... "
"Definisi ukhti santriwati vs napi! "
"Boleh hate comment ga sih? "
"*Happiely ever after.. "
"Long last yaaa*.. "
Dan masih banyak lagi ucapan pro dan kontra dalam kolom komentar. Ada yang di balas dan ada yang tidak... do'a yang baik di Aamiini.. yang kurang baik hanya Lembayung balas dengan senyuman.
"Congratulations.. wishing you a wonderful journey being a mother.. as you build your life together .
__ADS_1
(Selamat.. semoga perjalananmu menyenangkan menjadi seorang ibu.. saat kamu membangun hidup bersama.)
Lembayung meletakkan ponselnya setelah membaca comment terakhir. Pasalnya comment tersebut adalah dari Radith.
Ia menghela nafas panjang dan menghembuskan perlahan, duduk di samping Senja.
"Senjaa.. "
"Mhhm.. " Jawab Senja sambil sibuk mengedit foto di Macbook.
"Tahun depan.. kalau aku lanjut kuliah, bolehkah?" Tanya Lembayung ragu-ragu.
"Boleeh.. Aku juga berencana mau lanjutin kuliah tahun depan, aku harus kejar target tahun ini bisa ngumpulin biaya buat anak kita.. buat ibu.. buat kuliah.. do'ain yaa. " Ia menoleh ke arah Lembayung dan tersenyum.
"Aku kan ada uang dari papah.."
"Jangaan! kamu udah jadi tanggung jawab aku.. jangan pakai uang pemberian papah..kalau di beri di terima tapi jangan minta!"
"Oh iyah... kenapa kamu ga buka WO aja? " Usul Lembayung, melihat Senja mengedit foto-foto wedding yang akan ia posting di berbagai media sosial.
"Hmm.. aku juga udah terpikir ke arah sana, semoga aku mendapatkan koneksi atau channel agar bisa masuk, lumayan..prospek bisnis WO sekarang menjanjikan. "
"Aku boleh bantu ga? "
"Ga usah.. kamu jangan sampe capek!"
"Aku ga akan capek ko.. cuma bantu menghubungi vendor-vendor yang sekira nya punya potensi di bidang masing-masing. Kira-kira kamu mau mengusung tema apa? "
"Apa ya.. aku mulai pengen belajar sesuatu yang mengarah pada syari'ah.. aku pengen usahaku berkah.. "
"Tema syar'i aja yaaa! "
"Tapii.. kalau syar'i terbatas."
"Gapapa... Bissmillah aja suamikuuu... aku dukung penuh! nanti aku hubungi vendor attire yang kemarin aku pake untuk wedding kita ya.. aku mau ajak kerja sama. " Kata Lembayung antusias.
"Mhhmm.. aku nanti hubungi vendor dekor sama cattering.. untuk saat ini kita collabs dulu.. setelah sekiranya dana terkumpul, kita bikin sendiri... " Senja tak kalah antusias.
"Gimana kalau nanti kamu collabs sama vendor attire untuk photoshoots.. bikin portofolio, anggap saja sebagai hubungan saling menguntungkan.. simbiosis mutualisme! kamu sama vendor tersebut punya portofolio..bisa di share di media sosial.."Usul Lembayung,"Ooh iyaah.. "Aku mau cari referensi MUA yang syar'i juga buat ikut collabs yaaa.. "
Senja mengangguk, lalu ia menangkup kedua pipi Lembayung,"Makasih sayaaang... buat semua dukungan yang ga pernah putus buat aku.. semoga ini menjadi awal bangkit nya aku untuk bergerak maju dan berdiri.. jangan kemana-mana tetep temenin aku... karna aku ga tau.. gimana jadinya hidupku tanpa kamu... gimana jadinya kalau bukan kamu yang berdiri di sampingku.. mungkin sekarang aku masih mendekam di penjara dan terpuruk.. hidupku hancur... "
"Jangan bilang gitu dong Senjaaa... Ada Allah.. cukup Allah yang jadi Pelindung kamu... Aku ga akan selamanya ada di samping kamu, dan kamu juga ga akan selamanya ada di samping aku.. masing-masing dari kita udah di beri qada dan qadar, jauh sebelum kita di lahirkan. Semua sudah tertulis di Lauhul Mahfuz... "
"Yang terpenting sekarang tuh kita jalani semua bersama.. tulus karena Allah.. kita sama-sama belajar...Udaah iih jangan sedih-sedihan.. anak kita nanti ikut sedih! Oh iyaaah... kita kasih tau clue buat para readers yuuuukk... jenis kelamin anak kita."
Senja mengangguk.
Hallo.. my name is Baby E....
***
__ADS_1