
Senja
Aku, Rian dan Dion sedang di kantin sekolah karena sekarang sedang jam istirahat. Saat sedang mengobrol.. Istriku Lembayung datang bersama teman-teman nya duduk bersama dan asyik bercerita.
Dari sudut ini.. netraku tak lepas memperhatikan gerak-gerik nya yang salah tingkah saat aku tersenyum padanya dan ia terlihat malu diperhatikan intens olehku.
Lucu sekali..
Padahal beberapa bulan lalu, aku masih menjadi pengagum nya dan diam-diam hanya bisa memperhatikan nya dari kejauhan.
Takdir Allah memang seringkali mengejutkan bukan? Aku dan dia ternyata punya keterikatan sejak dalam kandungan ibu kami masing-masing.
Melalui video call saat aku di Pasuruan,ia memperlihatkan foto-foto masa bayi kami dan menceritakan kepadaku setiap detail kejadian saat detik-detik kami di lahirkan.
Karena ibu tak pernah sekalipun bercerita.. aku mengerti, ibu sudah sangat menderita selama ini.
Aku jadi ingin tahu, banyak hal yang mengganjal di pikiranku tentang kejadian belasan tahun lalu.. hingga menjadikan ibu bekerja seperti sekarang. Mengapa ibu tak bisa lepas dari kubangan itu?
Apakah karena tua bangka itu?
Aku berjanji bu.. Aku akan bekerja keras agar bisa memenuhi kebutuhan ibu dan keluarga kecilku. Aku akan membebaskanmu dari jeratan baj**** itu.
Aku terus memandang indahnya Lembayung yang sedang tersenyum.
Lihat bu.. Menantu ibu itu bukan cuma cantik, tapi sangat baik hati.Tadi ia membuatkanku sarapan dan kami sekarang pergi bersama ke sekolah.
"Wooii.. lo ngeliatin dia mulu! " Rian mengguncang badanku.
"Taulah yang udah dapat lampu hijau.. pepeeet terooos Ja! jangan kasih kendooor! " Dion menimpali.
"Beruntung banget lo.. sialaaan! " Umpat Rian.
Aku tersenyum kecil.Mereka tidak tau saja.. kalau kenyataan nya aku dan Lembayung sudah menikah.
Kenyataan nya kami telah di takdirkan bersama.. meski sangat jauh perbedaan yang membentang antara kami. Tapi jika Sang Maha Kuasa sudah berkehendak,maka tak ada yang tidak mungkin bukan? Dan kini keajaiban pun terjadi..
It was Miracle..
"Ja.. kata ka Rino, temen nya bilang pengen di acara wedding nya nanti lo jadi photografer nya.. "
Aku terperanjat "Seriuuus lo? "
"Yoii.. dia liat hasil jepretan lo di sosmed.. katanya bening banget, trus editan lo keren.. angle yang lo ambil juga bagus! Apa gue bilang.. lo berbakat jadi photografer bro! " Puji Rian.
"Waah.. jangan lewatin,kesempatan bagus Ja! " Seru Dion.
Aku mengangguk. "Thanks Yaan.. "
"Info nya nyusul.. nanti gue kasih nomor lo ke ka Rino! "
"Siip.. gue duluan!" Aku beranjak dari duduk, saat melihat Lembayung berjalan menuju toilet.
"Kemana lo? "
"Toilet.. "
Aku menyandarkan tubuh di tembok dekat toilet, menunggu Lembayung keluar.
"Sudah? " Tanyaku.
"Astaghfirullah.. kaget ihhh! " Ia terperanjat.
"Kamu mau ke kantin lagi atau ke kelas? "
"Aku mau ke kantin lagi.. minuman aku belum abis.. kamu ngapain disini? a-aku duluan yaaa... " Katanya agak gugup.
__ADS_1
"Tunggu.. " Aku meraih tangan nya.
"Ehh..? "
"Cuma pengen liat kamu dari dekat, dan pegang tangan kamu sebentaaar aja.. " Kataku sambil mendekat ke arahnya.
"Senjaaa.. ini di sekolaah tauu! gimana kalau ada yang liat? " Dia Berusaha melepaskan genggaman ku.
"Just for a second.." Aku pun tersenyum lalu terpaksa melepaskan genggaman.Tak rela.
"Nanti pulang dari cafe, langsung hubungi aku ya! "
Ia mengangguk. "I-iyaah.. udah yaa.. aku duluaann..semangat belajarnya suami! Upps! " Ia menengok ke kanan kiri takut ada yang mendengar lalu berjalan dengan tergesa menuju kantin lagi.
How can I be.. away from you.
Tak bisa jauh.
***
Cafe xxx
Gadis
"Ayung.. ayo dong ceritain, kenapa tiba-tiba kamu ke Pasuruan? liburan kali ini kita jadi kepisah-pisah semua! " Tanya Nindy.
"Ga ada apa-apa.. biasa tiap taun juga kan aku sekeluarga pasti pulang kesana.. " Jawab Ayung.
"Tapi ko lamaa? tumben? " Tanyaku, tak biasanya Ayung liburan lama disana karena katanya bosan setiap kali kesana pasti cuma diem dipondok.
Drrrt.. Drrrt..
2 message unread
Ka Radith : Dis.. kamu lagi sama Lembayung?
Duuuhh.. gimana nih, aku bingung!
Ka Radith selalu menghubungiku setiap hari cuma untuk bertanya tentang Ayung.
Aku ga enak sama Ayung karena setelah kejadian di Bali itu, aku dan temen-temen sepakat ga akan lagi nyebut nama Radith di depan Ayung.
Tapi... kasian ka Radith!
Aku pun membalas pesan.
Gadis : Ka Radith.. udah dong, jangan ganggu lagi Ayung!
Ka Radith : Ga bisa Dis.. aku sayang banget sama dia.
Gadis : Ya kalau sayang kenapa nyakitin Ayung?
Ka Radith : Udah berulang kali aku bilang, khilaf!
Ka Radith : Dis.. please! kali ini aja.. kasih tau dimana posisi kalian?
Aku berpikir sejenak..dan akhirnya membalas pesan terakhir Ka Radith. Maafin aku Ayuung!
Gadis : Di cafe xxx.
***
Lembayung
"Ayung.. ayo dong ceritain, kenapa tiba-tiba kamu ke Pasuruan? liburan kali ini kita jadi kepisah-pisah semua! " Tanya Nindy.
__ADS_1
"Ga ada apa-apa.. biasa tiap taun juga kan aku sekeluarga pasti pulang kesana.. " Jawabku. Tak mungkin aku cerita kalau aku menikah dengan Senja kan?
"Tapi ko lamaa? tumben? "
"Ituuu lho.. mamah ngajak teman lama nya kesana, jadi ya sekalian aja jalan-jalan. " Untuk kedua kali nya aku membohongi mereka.
"Kamu kenapa Dis? " Tanya Risa pada Gadis yang terlihat sibuk pada ponsel nya.
"Gapapa.." Jawabnya kaku.
Setelah menghabiskan waktu sekitar kurang lebih 2 jam, kami bercerita banyak hal..akhirnya kami memutuskan untuk pulang.
"Ayung.. kamu mau ikut mobil aku? " Tanya Nindy.
"Aku nunggu jemputan aja Nin.. kamu duluan aja sama Gadis dan Risa.. "
"Aku mah tungguin kamu di jemput mang Asep aja dulu yaa.. " Kata Gadis.
"Ga usaaah.. beneran kalian duluan aja! lagian adekku nitip sesuatu.. aku mau beli dulu titipan dia.." Bohongku lagi.
"Beneran? "
"Iyaah.. "
"Ya udah kita duluan ya Yuung.. hati-hati lho! " Ucap Risa.
"Iyaaah bawel! hehhe.. sana.. kalian juga hati-hati! "
"Bye Ayuung.. ketemu lagi besok di sekolah! "
"Bye... "
Mereka bertiga meninggalkan cafe dan tinggallah aku duduk sendirian.
Calling Senja..
"Assalamu'alaykum.. "
"Wa'alaykumusalam ..kamu udah selesai? "
"Udah.. kamu dimana sekarang? aku tunggu di dalam yaaa.. "
"Aku udah mau nyampe bentar lagi.. "
"Ok.. hati-hati.. Assalamu'alaykum! "
"Wa'alaykumusalam.. "
Aku menunggu Senja datang sambil memainkan ponsel.Membuka sosmed dan iseng mencari akun suamiku itu.
Lucu juga.. Kita udah nikah tapi aku baru mau follow sosmed nya dia.
Huuh.. aku mendengus. Pasalnya, follower dia itu kebanyakan cewek semua. Dan apa ini? Postingan nya cuma 6 dan semua Cuma foto pemandangan aja.
Tapii tunggu.. ini foto siapa? ini kaaaann..bukankah ini foto waktu aku duduk di jalan dago? saat petang itu?
Dan ini..
Foto di Bali.
Yang terakhir foto di atas pasir berbisik.
Aku jadi senyum-senyum sendiri di buatnya..
Karena keasyikan memandang foto, aku tak sadar akan keadaan di sekeliling. Aku terperanjat kaget... demi mendapati ada seseorang yang duduk di depan ku dengan tiba-tiba.
__ADS_1
"Lembayung... "
***