Lembayung Senja

Lembayung Senja
Beauty And The Beast...


__ADS_3

 Dita


Setelah peristiwa penculikan itu... 1 bulan lamanya, aku mendekam di balik jeruji.


Dan aku di jerat dengan kasus Tindak Pidana Penganiayaan. Namun, penganiayaan yang terjadi di sini bisa dikategorikan dengan perencanaan yang memang sudah disiapkan dari semula, sehingga dapat dijeratkan kepada pelaku sesuai dengan Pasal 353 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


Yaitu, Penganiayaan dengan rencana lebih dahulu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun,Jika perbuatan itu menjadikan luka berat, sitersalah dihukum penjara paling lama tujuh tahun.Dan jika perbuatan itu menjadikan kematian, ia dihukum penjara paling lama sembilan tahun.


Namun, pihak korban.. yaitu Lembayung mencabut kasus ini dan dia bilang telah memaafkan tindakan kejahatanku terhadapnya.


Karena terhadap pelaku,delik aduan hanya bisa dilakukan proses hukum pidana atas persetujuan korbannya. Jika pengaduannya kemudian dicabut selama dalam jangka waktu tiga bulan setelah pengaduan diajukan, maka proses hukum akan dihentikan.


Lain hal nya, dengan abangku yang mendapatkan tindak pidana berlapis atas tindakan percobaan rudapaksa, juga kasus-kasus lain atas kejahatan terdahulu yang merembet nya ke meja hijau.


Aku menyesal.. Aku ingin meminta maaf dan bertemu dengan Lembayung. Namun berulang kali aku urungkan karena aku takut dan malu akan kejahatanku.


Karena rasa cemburu buta terhadapnya.. aku nekad melakukan itu, aku menyukai Senja diam-diam. Kurang lebih dua tahun aku memendam perasaan tanpa ada yang tahu.. He is my First love. Setiap kali ia ke rumah, atau nongkrong dengan abangku.. aku selalu mengikuti dan memperhatikan nya. Hingga akhirnya.. aku tahu dimana ia tinggal, ia sekolah.. dan apa saja kebiasaan nya.


Iyah.. aku seorang stalker Senja dan terobsesi padanya. Dulu.. pasca bangun dari koma,dan pemulihan operasi plastik yang memakan waktu 10-12 bulan sampai benar-benar terlihat sempurna, mamah memutuskan sekolah ku untuk home schooling saja.


Flashback on


Halloo...


Namaku Dita Prasetya, aku adalah anak dari salah satu pengusaha batu bara di Kalimantan..Bisa di bilang crazy rich Kalimantan.Dan mamahku dalah seorang mantan penyanyi dan aktris era 80an terkenal. Aku pindah ke Bandung karena orangtua ku bercerai.. Akhirnya aku dan abang-abangku ikut mama tinggal disini, sementara papah sudah menikah lagi.


Huh.. Di lihat dari luar memang aku memiliki segalanya kan? tapi tidak.. aku memiliki kekurangan, yang membuatku kadang di sisihkan. Mereka mungkin tak berani membully ku karna aku punya abang yang protective , bang Roy itu bisa di sebut sebagai mafia kelas teri di kota ini.. bisnis gelap nya melebar dimana-mana. Dan abangku yang paling besar bernama Doni, ia seorang pengacara kondang yang sudah tak di ragukan lagi kemampuannya.


Aku memang punya segala nya, tapi ada kekurangan yang membuatku merasa rendah diri..


Sebagai seorang perempuan.. pasti kita ingin kelihatan cantik kan? Tapi aku tidak bisa.. karena menurutku, tanda lahir hitam yang lumayan agak besar di pipi sebelah kananku merupakan aib terbesar bagiku.


Tidak ada yang mau berteman denganku.


Kecuali ada satu.. yaitu Lembayung.


Dia bukan hanya cantik.. tapi juga baik hati dan tidak pernah membeda-bedakan teman. Hingga kelas 3 SMP.. kami bersahabat dan kemana-mana berdua.


Jika ada yang meledek kami dengan sebutan Beauty and the beast. Ia akan marah besar dan mengeluarkan jurus bela diri nya dan tak segan memukul orang yang meledek kami.


Hingga suatu hari.. terjadilah kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan ku luka parah dan koma.Kata mamah.. Akhirnya papah ngotot membawaku ke Singapura.. setelah sadar dari koma, karena sebagian wajahku rusak, papah membawaku ke Korea Selatan untuk operasi plastik disana.


12 bulan masa pemulihan membuatku semakin menjadi orang yang introvert. Meski yang menurutku aibku itu telah hilang.. tapi aku masih saja rendah diri.


Padahal setiap orang di lahirkan unik dan mempunyai kelebihannya sendiri bukan? Bukan mau ku mempunyai tanda lahir itu.. tapi semua adalah anugerah-Nya.

__ADS_1


Aku masih ingat, hari dimana Bang Roy membawa Senja dan teman-teman nya ke rumah.. wajahku masih bengkak dan belum sempurna.Jadi aku hanya bisa mengintipnya.. memperhatikan nya, dari saat itu aku mulai mencari tahu segala hal tentang dia..


"Pokoknya Dita pengen sekolah di SMA itu! ga mau tau mah! "


Aku memaksa mamah untuk memasukkan ku ke sekolah tempat Senja sekolah.


Dengan segala cara yang di muluskan oleh mamah dan abangku, Akhirnyaa aku menjadi murid baru disana.


Di hari pertama sekolah, aku sangat kesulitan untuk beradaptasi. Tapi mamah rutin membawaku untuk konsultasi ke seorang psikolog agar aku bisa belajar bersosialisai.


Aku mempunyai teman di hari kedua ku, nyatanya.. hanya dengan memamerkan beberapa benda branded.Aku jadi banyak di dekati cewek-cewek populer seperti Carla.


Di hari ketiga sekolah.. saat di kantin beristirahat.Aku melihat Lembayung..


"Lembayung? " aku memanggil nya lirih.


"Kenapa? " Tanya Carla, ia merasa heran saat aku menyebut nama Lembayung.


"Ga ada apa-apa." Jawabku, belum ingin bercerita tentang sahabatku. Karena kulihat.. ia tengah bercanda dan tertawa bahagia bersama 3 orang teman nya.


"Kamu liatin cewek sok itu? "


"Ehh? " Aku mengernyitkan alis bingung. kenapa Carla berbicara seperti itu pada Lembayung.


"Aku ga suka gayanya yang sok agamis dan berasa paling suci, di sukai sama cowok-cowok trus guru-guru! " Ketusnya sambil melirik ke arah Lembayung.


Aku mencari kesempatan agar bisa bertemu berdua dengan Lembayung tapi.. selalu gagal.


Sampai pada suatu hari..


Lembayung sedang berada di perpustakaan sekolah.. ini adalah kesempatan emas mendekatinya. Dia tengah duduk sendiri dan membaca.


Saat akan masuk dan mendekati pintu. Ku lihat.. Senja sedang berada di balik rak-rak buku yang menjulang tinggi dan memperhatikan Lembayung.


Deg.


Kenapa?


Aku urungkan niatku untuk mendekati sahabatku itu. Padahal aku sangat kangen sekali dengan nya.. ingin banyak bercerita dan menjelaskan mengapa aku menghilang begitu saja.


Di hari-hari berikut nya.. aku tak bisa lagi mendekati Lembayung karena selalu saja ia bersama ketiga teman-teman nya itu. Dari kejauhan aku melihat dan terbersit rasa iri mengapa aku tak bisa dekat dengan nya lagi.. ia sudah memiliki teman baru.


Rasa iri dan dengki terus menyeruak seiring banyak cerita tentang Lembayung dari Carla..


Dari ia yang tak pernah bisa ku dekati..

__ADS_1


Semakin tumbuh besar seiring mengetahui kalau Senja ternyata menyukainya. Tidaak... jangan dia! Aku harus memiliki Senja bagaimanapun caranya.


Awal mula rencana yang telah ku susun dari lama, ialah diam-diam ingin menjebaknya. Apalagi Carla tengah mengeluh bahwa pacarnya Radith di rebut oleh Lembayung.


Aku membidik setiap moment Senja dan Lembayung bertemu. Hingga di Bali pun seperti itu.


Carla menyuruhku melakukan itu agar ia bisa kembali pada Radith.. lalu aku bisa mendekati Senja dengan caraku.


Puncak dari segala dengki di hati ialah saat mengetahui Lembayung dan Senja telah menikah diam-diam di Pasuruan.


Aku marah.. aku iri.. aku benci Lembayung.


Kenapa ia mempunyai segalanya yang aku inginkan?


Sejak dulu... kehidupan nya sangat bahagia.. mulai dari keluarga yang sangat menyayangi nya.


Sedangkan aku.. orangtuaku bercerai karena katanya menjelang pernikahan yang sudah belasan tahun.. mereka tidak ada kecocokan lagi. Mereka sering bertengkar dan saling melempar barang di depan ku.


Saling menyakiti dengan memiliki kekasih gelap masing-masing. Apa itu? apakah orang dewasa seperti itu?


Lingkungan pertemanan Lembayung yang luas dan sifatnya yang supel membuat ia sangat di sukai banyak orang.


Dan sekarang? Ia merebut Senja dariku. Satu-satunya cowok yang aku sukai.


Tidak boleh.. dia tidak boleh bahagia. Aku ingin orang-orang memandang jijik padanya termasuk Senja. Sama seperti dulu oranglain memandang kami... Beauty and the Beast...si cantik dan si buruk rupa.


Jangan tanya bagaimana aku bisa mengetahui perihal apapun tentangnya apalagi tentang ia menikah.. Apapun bisa ku lakukan dengan uang.


Flashback off


Aku menyeka sudut mata yang berlinang. Mengingat betapa hasad dan rasa iriku sangat besar pada Lembayung,hingga aku lupa diri..


Aku lupa bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai macam permasalahan dan jalan yang berbeda.


Dia yang sudah ku sakiti.. malah memaafkan ku begitu saja.


Kini aku kehilangan harapan..


Kehilangan Senja cinta pertamaku. . dan kehilangan Lembayung sahabat terbaikku.


Semua sudah terlambat...


Nasi sudah menjadi bubur.


Sakit Menimpa, Sesal Terlambat....

__ADS_1


Sesudah terlanjur terjadi dan menyesal tidak ada gunanya.


***


__ADS_2