
Senja
Sepulang dari rumah Lembayung, aku langsung duduk termenung. Memikirkan bagaimana caranya mendapatkan uang lebih agar aku bisa membeli cincin atau gelang untuk mahar nanti. Ada uang tabungan khusus hasil dari menang lomba fotografi satu bulan yang lalu.. Tapi jika di belikan emas, hanya cukup untuk 2 gram saja. Apakah cukup?
Ayo berpikir Senja!
Apakah bisa hobbyku menjadi peluang usaha?
Papah Lembayung memang bilang tentang jangan membawa apapun, termasuk mahar. Tadi itu hanya sebagai formalitas di depan Lembayung agar merasa di hargai sebagai calon ku nanti.Karena kata beliau, semua akan di persiapkan oleh mamah Lembayung.
Calon?
Unbelievable..
Mengingat nya aku terus senyum-senyum sendiri. Jika dulu aku tak pernah bermimpi hanya untuk sekedar memiliki nya.. Sekarang aku akan berjuang untuk mendapatkannya. Apapun yang terjadi.. aku akan tetap memilih jalan ini, meski harus menjalani masa yang tersulit sekalipun.
I choose her.. I'll chosee her over, over.. and over. Without Pause,without doubt.. in a heartbeat.
I'll keep choosing you, Lembayung.
Waktu menunjukkan pukul 1 siang,ibu sedang di kamar mem-packing baju untuk besok pergi ke Pasuruan.
Tiba-tiba aku teringat, bahwa keponakan Rian hari ini ulang tahun. Dan kemarin dia bilang ingin minta tolong padaku untuk menjadi photografer di acara b'day party keponakannya yang ke 2 tahun.
Masih ada waktu.. acaranya jam 4 sore di salah satu restoran fast-food yang ada di sebuah Mall di jl.Merdeka.Kebetulan sekali dekat dengan apartment ku.
Aku menghubungi Rian untuk mengkonfirmasi, ternyata katanya jam 3 nanti aku di tunggu disana.
Aku mengambil ponsel,masih ada waktu 2 jam sebelum pergi.. teringat tentang permintaan Lembayung yang ingin aku membacakan salah satu surat dalam Al-Qur'an. Pilihan nya ada dua.. antara Al-Mulk atau Ar-Rahman.
I choose Al-Mulk.
Mendownload aplikasi Al-Qur'an yang ada terjemahan nya,agar lebih memudahkanku untuk menghafal.. tak lupa ku download juga murrotal nya.
Mendengarkan dengan earphone dan mulai menghafal setiap ayat-ayat nya. Waktu menghafalku ku hanya 1 minggu sebelum akad.
Ternyata baru ku tahu, kalau pernikahan kami juga akan di resmikan secara negara juga atas pertimbangan papah dan mamah Lembayung.
Kudengarkan Murottal dari ponsel yang selama ini belum pernah aku lakukan selama hidupku. Meresapi setiap lantunan yang semakin lama bukan hanya semakin merdu terdengar di telinga,tapi menjalar ke seluruh aliran darah yang membuat hati tenang.. dan damai. Selama ini playlist hanya penuh di isi oleh music-music keras memekakan telinga,adapun juga music galau yang membuat hati semakin gundah gulana.
Tanpa terasa.. air mata menetes begitu saja mendengar kalimat-kalimat Allah.. Kemana saja kamu selama ini Senja?
Aku mencari-cari dimana kebahagiaan dan kedamaian melalui berbagai cara dan kebodohanku, dengan menikmati banyak kesenangan dunia yang ternyata fana.
Ketenangan tidak bisa di dapat dari hingar bingar suara music yang keras di klub malam.
Kedamaian tidak bisa di dapat dari mengedarkan obat-obatan terlarang.
Kesenangan tidak bisa di dapatkan dari menyalurkan hawa naf** dan s** bebas.
__ADS_1
Kegalauan tidak bisa hilang dengan menenggak minuman keras.
Kemarahan tidak akan hilang dengan meluapkan amarah melalui taruhan balapan liar.
Semua itu hampa.. aku ternyata tak mendapatkan kebahagiaan disana.
Kebahagiaan datang di saat aku mulai berniat untuk berubah.. dengan meluruskan niat kembali pada-Nya.
***
"Wooi broo.. thanks udah bantu kakak gue dokumentasiin acara ponakan gue. Ini ada titipan dari kakak gue! " Rian menyerahkan sebuah amplop putih.
"Ga usah Yan.. beneran gue cuma pengen bantu! "
"Udah terima.. ga baik nolak rezeki! "
"Makasih.. bilangin sama kakak lo! nanti hasilnya gue edit dulu terus gue kirim lewat google drive.Atau mau gue cetak sekalian?"
"Ga usah.. entar kakak gue aja biar bisa milih sendiri! "
"Ok.. gue cabut dulu ya.. makasih Yan! "
"Sipp.. "
Acara b'day party keponakan Rian berlangsung dengan meriah, banyak anak-anak yang hadir beserta orang tua mereka. Meski mungkin kebanyakan adalah rekan dari orangtua si anak yang berulang tahun.
Sepanjang acara.. kulihat tawa-tawa bahagia terukir dari wajah mereka, wajah polos dan suci.
Apa aku coba menjadi photografer saja ya? lebih serius menekuni nya dan belajar lebih banyak mengambil angle terbaik.
Mungkin aku bisa memulai dengan menjadi seorang Fotografer event atau acara menggunakan campuran gaya fotografi.
Untuk memberikan liputan jurnalistik foto dari acara-acara khusus, pesta, reuni, dan retret perusahaan. Termasuk fotografi wedding dan konser merupakan bagian dari fotografi event.
Wedding? bukankah ini bisa menjadi peluang besar? Wedding Photography?
Foto wedding mungkin merupakan gaya fotografi yang menggabungkan jenis jenis fotografi untuk memberikan liputan pernikahan yang lengkap.
Dan liputan pernikahan yang lengkap menuntut fotografer untuk mahir dalam fotografi makro, portrait, jurnalistik, seni rupa, mode, lanskap dan bahkan fotografi sport.
Salah satu peristiwa terpenting dalam kehidupan banyak orang adalah pernikahan dan itu artinya fotografer pernikahan memiliki tanggung jawab besar untuk mengabadikannya dengan baik. Fotografer wedding perlu memiliki keterampilan teknis kamera dan lighting, mereka juga harus tahu cara bekerja dengan orang-orang, menangkap emosi dan eskpresi yang tepat.
Benar.. ini bisa menjadi goals ku kedepan nya bukan? Aku harus banyak belajar.. untuk saat ini aku mulai punya cita-cita.
Sesuatu yang tidak pernah aku punya dan terpikirkan olehku yang selama ini hidup mengalir apa adanya tanpa impian.
Minggu depan in syaa Allah aku sudah menjadi seorang suami..bukankah seorang suami wajib memberi nafkah pada istri?
Membayangkan nya saja aku sudah berdebar.
__ADS_1
Mampukah aku?
Menjadi suami yang baik baginya?
Oh yaa.. aku lupa membuka amplop 'upah' dari kakak nya Rian. Kubuka amplop kecil itu dan..
Alhamdulillah.. bisa untuk membeli 3 gram emas. Totalnya menjadi 5 gram dan akan aku membelikannya cincin.
Dengan perasaan membuncah, aku segera meluncur ke sebuah toko emas dan berencana membelinya.
"Mas ga bawa calon nya kesini? untuk mengukur jari manis nya mas! " Tanya pegawai toko.
Aku lupaaa..
"Ya sudah.. kalau gelang adakah mba dengan nominal hagra segitu? "
"Ada mas.. sebentar saya pilihkan. "
Akhirnya aku memilih salah satu dari deretan gelang white gold yang paling simple dan sederhana. Memasukkan nya ke kotak yang sudah aku sediakan sebelumnya.
"Makasih.. " Kataku dengan berseri dan melangkahkan kaki untuk segera pulang ke apartment untuk mengedit hasil jepretanku, agar bisa ku kirim pada ka Rino kakak nya Rian.
Dearest,,
My Future wife..
I may never find words beautiful enough to describe all that you mean to me..
But, I will spend the rest of my life searching for them.
***
-
-
-
-
Dearest readers..
Jazakumullahu khairan.. terimakasih banyak sudah mau meluangkan waktu untuk membaca karya saya yg remahan ini yaaa.. apalah saya tanpa kalian..
Tolong Bantu like, comment, masukkin ke favorite yaaa.. Alhamdulillah banget kalau di kasih jg vote or hadiah...hehhe.. (Author nya malak)...
Makin banyak yg like jadi makin semangat update..
BarrakaAllah.. 😘💕💕
__ADS_1