Luxia System

Luxia System
Takdir Menentukan Segalanya


__ADS_3

Tiruan Hyun Wo lalu berjalan keluar dari kumpulan asap berasal dari efek serangan tajam lawannya barusan.


Saat ini pun ia terkepung dalam area yang dikelilingi oleh asap bersama dengan ketua monster tengkorak.


Melihat lawannya masih hidup dan nampak baik-baik saja membuat ketua tengkorak menatap bingung.


Sementara tiruan Hyun Wo menyeringai dengan senyuman jahatnya.


Bukan karena lawannya saja yang membuat ketua monster tengkorak mematung, dia bahkan tidak mengira jika lawannya akan menggunakan lengannya yang putus pada tubuhnya.


"Hihi... pemimpin rendahan!" umpat Hyun Wo dengan senyum smirk kepada ketua monster tengkorak yang tak jauh darinya. Dirinya tak lain memang ingin memprovokasinya.


Seperti halnya sudah memahami taktik bertarung lawannya ketua monster tengkorak tidak ingin terprovokasi lagi oleh lawannya.


"Memangnya manusia sepertimu menggunakan lengan monster dapat memberimu kekuatan, kau mungkin sengaja menggunakannya untuk melengkapi anggota tubuhmu yang hilang!" duga monster itu menatap Hyun.


"Menjelaskannya akan sedikit rumit, lebih baik lihat ini baik-baik!" sahut Hyun sembari mengerakan jari tangannya milik ketua monster tengkorak yang kini menjadi bagian tubuhnya.


Wosh...


Bugh!


"Argh...!"


Drash...


Brakkk!


Barusan Hyun Wo dapat melesat cepat ke arah ketua monster tengkorak hingga bisa menghajarnya sampai terhempas kebelakang, bahkan membuat badannya terseret-seret dan menabrak pasukannya, berakhir menabrak dinding tempat ini hingga membekas dalam.


Yang ternyata tangan ketua monster tengkorak itu dapat memberi tiruan Hyun Wo kekuatan, membuatnya dapat bergerak dengan cepat setara dengannya.


Kembali mengingat flashback di awal saat Hyun Wo lengah hingga tangan satunya menjadi korban seakan kesengajaan.


Seperti halnya sebuah skenario agar dirinya mendapatkan tangan ketua monster tengkorak itu pada akhirnya.


Dan baru saja disadari oleh monster itu.


"Bagaimana bisa?" tanya ketua monster tengkorak masih berada didalam dinding setelah terkena serangan. Dan didengar oleh Hyun.


"Kekuatan supranatural, aku memiliki kekuatan yang dapat menyerap kemampuan, ketika bagian tubuh seseorang sekalipun monster dapat aku pasangkan pada diriku!" jelas Hyun.


"Hehehe... luar biasa sekali, kau manusia pertama yang bisa membuatku serius. Dan baru dirimu seorang!"


Kletak!


Drakk!!


Dinding yang mengubur ketua tengkorak hancur hingga berkeping-keping disebabkan oleh pancaran cahaya es pada tubuhnya.


Kini telah mengubahnya menjadi wujud baru.

__ADS_1



Dalam wujud itu anggota tubuhnya lengkap kembali yang sebelumnya kehilangan satu tangannya.


Sementara senjata miliknya berubah menjadi pedang.


"Tsk... apa dia sebelumnya tidak serius saat melawan ku?" tanya Hyun dalam hati sembari memperhatikan wujud terbaru ketua monster tengkorak itu dari kejauhan.


Monster tengkorak itu lalu mengangkat satu tangannya ke arah tiruan Hyun Wo, cahaya es pun mulai menyatu pada telapak tangannya, dan...


Siutt...


Srakk...


Crak!


Serangan seukuran bola melesat sangat cepat melewati pasukan tengkorak mengakibatkan mereka terluka parah.


Serangan itupun mampu mengenai tubuh tiruan Hyun Wo.


Hingga dirinya terluka parah sampai tangan satunya dan sedikit dari bagian tubuhnya menjadi korban.


Darah mengalir deras membasahi tempat dirinya berpijak, barusan kecepatan serangan wujud lain dari monster tengkorak itu lebih cepat dari wujud sebelumnya.


Sesaat yang lalu Hyun Wo memang sudah menghindari serangan itu, namun bundaran es itu selain cepat dapat bergerak tidak terkunci pada satu arah.


Seperti halnya dikendalikan oleh ketua monster tengkorak itu dengan melakukan tipuan arah dari serangannya.


"Cih, memangnya aku akan sebodoh itu menyerah kepadamu, monster sialan. Bukannya dirimu masih belum bisa membunuhku dalam sekejap!" sahut Hyun tak gentar sama sekali. Tidak ada rasa takut dan putus asa serta kegelisahan dari raut wajahnya.


Hal itu bahkan membuat ketua monster tengkorak menggertak kan gigi lantaran malu akan ketidakmampuannya dalam menghabisi manusia itu sekali serang.


Di satu sisi dia kagum kepada lawannya yang masih bisa bertahan meskipun tubuhnya terluka parah, bahkan tidak menunjukkan ekspresi kesakitan sama sekali.


Menurut tiruan Hyun Wo, kedua pilihan tersebut diambil bagi orang yang tak memiliki otak.


Menyisakan satu lengan dan itupun bukan lengannya yang asli, dapatkah tiruan Hyun Wo mengubah keadaan?


Tap..tap..tap...


Shut..


Ketua monster tengkorak itu mulai melangkahkan kakinya lalu mempercepat langkah kemudian melesat cepat ke arah lawannya.


Tap..tap..


Sementara Hyun Wo hanya melangkah pelan sembari menahan pendarahan dengan membekukan di area tangan kanannya.


Shut..


Mereka berdua kini berhadapan dan hendak saling menyerang di udara.

__ADS_1


Slash...


Sebuah kepala melayang di udara dan kepala itu adalah milik tiruan Hyun Wo.


Tap..


Duk.


"Berpura-pura sok kuat, dasar manusia bo..."


....


Duk.


"Bagaimana bisa? Apa yang aku lewatkan...?"


Kepala ketua monster tengkorak itu terpotong pula dari tubuhnya.


Tap.. tap.. tap..


Suara langkah kaki seseorang datang menghampiri kepala ketua monster itu.


"Kau? Masih hidup?"


"Bagaimana ya, aku hanya ditakdirkan untuk menang melawanmu!" jawab orang itu yang tak lain adalah tiruan Hyun Wo. Dia masih hidup dan nampak baik-baik saja, bahkan kedua lengannya tidak terpotong sama sekali.


"Jelaskan trik licik mu itu sebelum diriku pergi?" sahut ketua monster tengkorak itu yang tinggal kepala, namun dia masih bisa berbicara dan kesadarannya pun belum hilang.


"Ya, dari awal aku memang sengaja menyerangmu dan membuat diriku seakan lengah sampai satu tanganku terpisah. Serta diriku sudah mengincar lenganmu sebelum berniat menipumu!"


Mata ketua monster tengkorak membola, ketika mendengar penjelasan Hyun Wo.


"Alasannya sederhana, karena pasukan mu itu bukan monster asli, melainkan manusia yang dijadikan bawahan mu. Aku dapat mengetahuinya dari gerak-gerikmu!"


"Masih ada yang kurang! Lalu bagaimana dengan dirimu yang ada dua? Serta kepalaku yang ikut terpenggal setelah menebas lehermu?" tanya ketua monster tengkorak penuh penekanan, ingin sekali mengetahui taktik lawannya.


"Kau nampak ingin tahu sekali, jadi... Ya aku tidak akan mengatakannya, ups.. dirimu ternyata sudah mati. Kau terlalu memaksakan diri, sehingga waktu hidupmu tersia-siakan untuk bertanya hal yang tidak penting."


Tiruan Hyun Wo lalu membakar tubuh monster itu hingga menjadi abu. Kemudian tangan ketua monster itu yang menyatu pada tubuhnya yang telah mati terangkat, tak lama pasukan monster tengkorak ikut terbakar.


"Dia mati penasaran, kasian sekali hihihi..." gumam Hyun seraya melesat.


•••


Kembali pada Hyun Wo yang masih berhadapan dengan monster tengkorak raksasa.


[Pemberitahuan sistem]


"Saya sarankan tuan menggunakan keahlian alchemist, yaitu zat yang dapat membuat tulang keropos!"


"Ah... ide yang bagus Luxia, terimakasih. Cuma... kamu agak terlambat sampai tenaga agak terkuras."

__ADS_1


"Maafkan Saya tuan."


__ADS_2