
Blash...
Hyun Wo menghempas serpihan arena yang mengurungnya dalam sekali hempasan dengan kedua tangannya.
Tap..
Membuat pria yang mengaku sebagai Kakak Noah berdecak kesal melihat Hyun Wo yang mampu bertahan terhadap serangan barusan.
"Kembalikan adikku, atau kau akan mati. Aku berani menjamin!" ancam pria itu sembari menunjuk Hyun dan bertanya mengenai keadaan adiknya yang sebelumnya masuk kedalam penjara mistis kekuatan supranatural Hyun. Mengira jika adiknya terperangkap didalam sana.
"Oh, tenang saja. Adikmu baik-baik saja!" tandas Hyun sembari memunculkan penjara mistis kemudian mengeluarkan Noah yang dalam keadaan luka-luka.
"Dengan ini artinya duel dimenangkan olehku, lagian siapa yang memulai duel dengan kekuatan yang dapat membunuh seseorang dengan sangat seriusnya!" ucap Hyun setelah mengeluarkan Noah disertai perkataan menekan di akhir, mengungkap aksi berlebihan Noah saat duel berlangsung tadi.
Noah hanya menundukkan wajahnya sembari satu tangannya memegang pipinya yang membiru dan terdapat bekas terkena pukulan keras.
Melihat adiknya yang dalam kondisi seperti itu membuat kakaknya naik pitam.
Wos...
Tak disangka dia melesat sangat cepat dan hampir saja mengenai wajah Hyun Wo dengan pukulannya yang diselimuti oleh bayangan naga.
Tentu saja Raja agak kesal dengan aksi Wu Sang barusan yang mana hampir saja membahayakan nyawa seseorang.
Kecolongan tersebut seakan memberi Raja tamparan keras bahwa dia tidak menyadari pergerakan Wu Sang barusan. Dan terlalu lambat dalam bertindak.
"Aku tidak peduli dengan siapapun, hari ini, aku akan mengambil nyawamu bocah sialan!"
Drash... shut...
Dap..
Kembali Wu Sang melancarkan serangannya namun kali ini dia di tahan oleh Raja dalam sekejap, padahal jaraknya cukup jauh dari posisi Raja sebelumnya.
__ADS_1
"Tuan Wu Sang, saya tahu anda sangat kesal dengan saya karena membuat adik anda seperti ini. Sebagai kakak tuan mungkin ingin membalaskan dendamnya, tapi jika tuan marah karena wajah dan tubuh adik tuan yang seperti sekarang ini, saya bisa menyembuhkannya seperti semula!" ucap Hyun mengakhiri permasalahan baru yang datang padanya, dengan mengambil jalur damai. Serta menduga kemarahan Wu Sang secara terus terang.
Mendengar perkataan Hyun Wo barusan Wu Sang masih saja memasang ekspresi kesal dan aura ingin tetap melanjutkan balas dendam, meskipun dihadapannya ada Raja yang terus memperhatikan dirinya maupun gerak-geriknya.
"Cih, emangnya kenapa kalau kamu bisa mengembalikan adikku seperti sediakala. Di kediamannya pun ada banyak orang yang pandai melakukannya, jadi sia-sia saja kau..."
Aura menekan kuat menyeruak dari tubuh Raja yang memiliki level diri 50 keatas. Sontak membuat Wu Sang menciut ketakutan merasakan aura menekan itu dengan niat tak segan membunuhnya.
"Tsk... saya memohon maaf pada Yang Mulia, sebelumnya saya telah bertindak berlebihan. Mohon Yang Mulia hukum saya setelahnya!" ucap Wu Sang sejurus kemudian menundukkan tubuhnya pada Raja. Tak ingin nyawanya melayang hanya karena kemarahannya.
Pada akhirnya Amaryllis terlepas dari perjanjian pernikahannya dengan Noah setelah duel itu dimenangkan oleh Hyun Wo dan sudah disepakati maupun disetujui oleh berbagai pihak penilai duel.
Walaupun begitu masalah yang tak disangka-sangka datang menghampirinya dirinya lagi, Hyun Wo menyebutnya begitu.
Saat Raja merestui pertunangan dirinya dengan Amaryllis dan mengira jika Hyun Wo mempunyai rasa kepadanya.
Hyun Wo kemudian berterus-terang bahwa alasannya membantu Amaryllis hanya sekedar membantu kenalannya saja, tidak lebih dari itu.
"Baiklah, kalau begitu saya hanya bisa menyerahkan nona Amaryllis kepadamu setelah mendengar pengakuannya ingin mengunjungi banyak tempat sama sepertimu!" ucap Raja.
"Ya... saya akan menjaganya dengan baik."
"Kenapa Amaryllis berkata seperti itu kepada Raja, bukannya malah akan membuatnya terikat denganku. Dia juga kehilangan tempat tinggal di Colosseum?" ucap Hyun dalam hati.
[Pemberitahuan sistem]
"Mungkin saja Amaryllis menginginkan kebebasan tuan, dia sepertinya haus akan itu lantaran hidupnya selama ini seakan terkurung dalam sangkar. Yang memang sengaja dilakukan oleh Noah sebagai bentuk penjagaan terhadap tunangannya yang terlalu berlebihan. Merujuk pada Amaryllis yang memiliki paras cantik bak bidadari, dia pasti selalu menghawatirkan dirinya saat di tinggal pergi!"
"Hmm, masuk akal. Aku mengerti Luxia, dan baru kali ini kamu berbicara lumayan panjang, ya seingat ku. Dan juga bisa saja kebebasan Amaryllis membebani pikiran Noah saat dalam medan perang jika Amaryllis bebas masuk keluar dari Colosseum."
"Benar tuan. Lalu apa tuan akan mengajak Amaryllis untuk mengikuti jejak tuan?"
"Sepertinya aku tidak akan mengajaknya, bukan karena terlalu banyak wanita yang ikut bersamaku, dan aku menganggapnya sebagai beban dan sesuatu yang merepotkan. Tapi wanita cantik sepertinya tidak seharusnya berpetualang bersama denganku, aku kasihan padanya. Kebebasannya harus dirinya yang menentukan."
__ADS_1
"Perkataan tuan memang benar, saya setuju."
Amaryllis lalu mendekati Hyun kemudian menyentuh lengannya seperti merangkulnya.
"Aku akan ikut dengan Hyun Wo Yang Mulia, karena aku sangat mencintainya..."
Perkataan itu membuat siapapun yang mendengar disana langsung mengalihkan perhatiannya kepada Amaryllis.
Mereka bahkan terkejut mendengar pengakuan tersebut keluar dari mulut Amaryllis, perempuan yang mereka kenal sangat dingin dan lebih memilih untuk tidak terlalu mendekati laki-laki selain tunangannya serta memiliki sifat tegas malah menyatakan perasaannya cintanya begitu terang-terangan.
"Apa!? Bagaimana bisa kamu berkata seperti itu Marry, aku tidak salah mendengarnya kan, tidak mungkin kamu menyatakan perasaan pada orang lain selain diriku... pendengaran ku pasti kacau karena duel tadi!?"
"Tidak, kamu tidak salah dengar Noah, aku memang memiliki perasaan kepada Hyun Wo! Aku bahkan sedesa dengannya, dan sejak kecil aku terus memendam perasaan cintaku padanya." tandas Amaryllis agar Noah mengerti.
Noah mengigit bawah bibirnya masih tak percaya pada kenyataan yang tidak mungkin terjadi padanya.
Selama ini dia yakin jika Amaryllis mencintainya namun karena dirinya mengekangnya membuat Amaryllis jadi kesal dengannya.
Sehingga Amaryllis merencanakan pelarian agar keluar dari Colosseum yang seakan membelenggu dirinya.
"Bukannya kamu hanya menginginkan kebebasan Marry, aku janji mulai detik ini aku tidak akan mengekang dirimu lagi. Jadi beri aku kesempatan untuk memperbaiki kesalahanku, aku mohon padamu..."
Meskipun kondisinya lumayan cukup parah Noah tetap memaksakan diri untuk tidak ditangani saat ini. Memilih untuk tetap terjaga hingga Hyun Wo, orang yang tidak disukainya pergi.
Tapi sebuah ungkapan telah membuat dirinya terguncang.
"Pada awalnya aku memang begitu, dan jujur aku juga mencintaimu pada awal-awal kamu menyambut diriku dengan hangat di kediaman mu. Tapi rasa cintaku mulai memudar saat aku beralih tinggal di Colosseum, bukan karena tempatnya. Tapi karena kelakuanmu terus mengekang diriku!"
"Aku mengerti dan memahaminya, jadi bisakah kamu mempercayai diriku.. sekali lagi. Aku akan menjadi aku yang dulu saat kamu suka kepadaku."
"Maaf, aku sudah berpegang teguh pada perkataan ku dan tidak akan menariknya kembali. Keputusanku sudah bulat akan mengikuti jejak Hyun Wo kemanapun dia pergi!" jelas Amaryllis terakhir melirik Hyun dengan senyuman manis.
"Ya, ya tidak apa-apa. Kamu boleh bersama dengannya, dari nada bicara dan ekskresi mu aku sudah tahu jika kamu serius. Ku harap dirimu dapat hidup bahagia dengannya..." ucap Noah yang akhirnya mengikhlaskan kepergian kekasihnya serta menerima keputusannya dengan lapang dada. Hanya saja tatapan matanya tampak memiliki maksud tertentu walaupun tertangkap sekilas di mata Hyun.
__ADS_1