
Swosh...
Swosh...
"Bukannya dirimu bilang 'tidak akan menggunakan senjata' heh.. menjilat ludah sendiri! cibir Hyun seraya mengelak dari serangan aura gelap disekitar tubuh Eric yang bagaikan pedang itu. Dengan wajah menyeringai.
Semakin lama kecepatan serangan dari lawan lebih berbahaya dan berisiko dibandingkan sebelumnya, Eric terus saja menyerang Hyun Wo menggunakan berbagai macam jurus.
Serangan fisiknya dibarengi dengan aura kegelapan pun ikut meramaikan aksinya.
[Pemberitahuan sistem]
"Saran saya tuan jangan sampai membuatnya marah, jika itu terjadi dan secara terus-menerus maka bisa saja dia berubah wujud menjadi wujud sejatinya, monster!"
"Yah. Aku paham maksudmu Luxia, terimakasih. Misalnya dalam skenario terburuknya, wasit menghentikan babak kedua ini maupun jalannya turnamen sementara. Lantaran salah satu pesertanya adalah monster yang menyamar."
"Tuan memang mengerti situasinya dengan baik."
Hyun Wo terus menghindar dari berbagai serangan Eric yang tak lepas darinya sembari memikirkan sebuah rencana sesuai dengan misi.
Yaitu mengalahkan Eric tanpa membunuhnya dan akan sangat sulit jika tidak memikirkan rencana maupun strategi sejalan dengan tujuan.
Beberapa penonton terus berteriak agar salah satu dari mereka bertarung lebih brutal lagi dan perkataan itu kebanyakan dikatakan oleh mereka yang senang melihat pertarungan epik.
Berbeda dengan kebanyakannya lainnya yang masih fokus dan sedikit berbicara, lantaran terbawa suasana seperti halnya berada diposisi Hyun Wo disana.
Momo terlihat khawatir melihat tuannya terus menghindar tanpa melakukan serangan balik, bahkan mengira jika Hyun Wo dalam kondisi terdesak.
Liliana akhirnya menggunakan kekuatan supranaturalnya untuk dapat melihat jalannya ronde ketiga ini, meskipun akan membuatnya kekalahan sesudahnya.
Dia sendiri berharap agar Hyun Wo mampu mengalahkan lawannya tanpa luka dan cidera serius. Serta menyemangati Hyun Wo dalam hati.
Sayuri yang sebelumnya menutup matanya karena tak kuat kini melihat duel di arena dengan satu mata, sementara mata satunya lagi masih tertutupi.
"Heh..." Hyun Wo menunjukkan senyuman yang tak diketahui oleh Eric saat mengelak.
Terlintas sebuah ide di kepalanya yang menurutnya ada plus minusnya.
Bugh!
Semua yang melihatnya langsung tercengang saat Hyun Wo mendadak terkena pukulan Eric terlihat dengan sangat kerasnya.
Hyun Wo menundukkan wajahnya sedikit yang membuat rambutnya seperti menutupi sebagian wajahnya, Eric yang melihatnya memandangi Hyun Wo dengan remeh.
"Hyun!?" ucap serentak ketiga perempuan itu.
__ADS_1
"Hehehe ternyata sebelumnya adalah masalah waktu ya, saat dirimu mencapai batasnya, replek dari tubuhmu terhadap serangan akan berkurang!" pungkas Eric menyimpulkan kelemahan lawannya.
Shut!
Hyun Wo melesat ke arah Eric dan...
Dash...
Dirinya terkena serangan untuk yang kedua kalinya dari Eric dan kali ini adalah tendangan tajam mengenai perutnya hingga ia terhempas ke udara.
Berakhir dengan mendarat keras pada permukaan arena.
Hyun Wo mencoba bangkit dengan kedua tangannya sementara Eric perlahan mendekatinya seakan memberikan jeda bagi lawannya.
"Tubuhmu saja terlihat gemetaran, apa masih mau lanjut huh!?" ucap Eric dengan angkuhnya.
[Pemberitahuan sistem]
"Tuan, apa tuan sedang tidak fokus atau...?"
"Mungkin aku terlalu banyak pikiran, selanjutnya akan aku panggil kelelawar darah dari buku itu!"
Penonton dibuat terperangah melihat kelelawar dengan jumlah yang amat banyak berada di atas Hyun Wo setelah ia keluarkan dari bundaran bersimbol di bawah kakinya.
Memutari Eric bagaikan tornado mengigit maupun mencakar.
"Ini kah yang bisa kamu lakukan! Sangat payah..." cibir Eric.
"Hei... bukannya dia seorang ahli beladiri kenapa sifatnya tidak mencerminkan dirinya, dia seakan menyombongkan dirinya yang berada di puncak dalam sesaat!" ucap Calista.
Sementara di ruang sistem Hyun Wo memilih skill yang akan dibelinya.
God kick adalah salah satu skill mendekati dewa yang mampu memberikan damage yang dapat disesuaikan dengan keinginan si pengguna.
Memperkuat kecepatan serang secara langsung dan masa pengaktifan selamanya hanya saja akan mengurus mana.
Disaat kelelawar yang berada di dekat Eric tersisa sedikit hingga dua berada dibelakang dan samping, Hyun Wo jatuh tak sadarkan diri.
Itulah yang disimpulkan oleh para penonton dengan mata kepalanya sendiri mungkin saja Eric pun menyimpulkan hal sama.
Tentu saja Eric masih belum percaya sepenuhnya jika lawannya itu tumbang tanpa perlawanan sengit mengingat serangan di awal sangat mendominasi.
Wosh...
Dash...
__ADS_1
"Arghh!!!"
Dikala Eric mendekati Hyun Wo dan dirinya sekejap memalingkan muka tak disangka Hyun Wo dalam waktu yang sama menghilang.
Lalu berada di samping Eric dan menendang lehernya dengan skill Kick God yang sebelumnya ia beli dari sistem.
Seketika Eric tumbang tak sadarkan diri setelahnya dalam 10 menit.
Pemenang ronde ketiga pun dimenangkan oleh Hyun Wo.
"Lagi-lagi dia menggunakan cara curang, dia memang penipu handal ya..."
"Tapi dengan cara itu dia berhasil mencapai tujuannya, bukannya aku membelanya, tapi jika kita ingat lagi kejadian sebelumnya. Dia mengorbankan dirinya sendiri demi kemenangan di akhir!"
"Hmm, kau benar. Dia sebelumnya menerima dua serangan lumayan mematikan dari Eric, meskipun hanya pukulan dan tendangan saja. Tapi melihat aura pada dirinya mungkin kedua serangan barusan memberi bekas pada Hyun Wo!"
Ucap tiga penonton yang mengomentari berakhirnya ronde ketiga ini.
Sementara di tempat peserta turnamen Lalui memperhatikan duel di ronde ketiga dengan serius sampai akhir.
Dirinya tidak menunjukkan ekspresi apa-apa hanya fokus pada arena, namun di detik Eric tumbang dia dibuat menunjukkan senyum miringnya.
"Si penipu yang pintar juga dalam memainkan akting, aku tertarik untuk berhadapan dengannya..." gumamnya masih dengan senyumannya yang sama.
[Pemberitahuan sistem]
"Tuan ternyata menggunakan skill pemindah dan bertukar keberadaan dengan satu kelelawar yang berada didekat Eric, saya sendiri sampai dibuat tertipu, dengan aksi tuan barusan!"
"Maafkan aku yang tidak memberitahukan kepadamu strategi barusan, aku terlalu mendalaminya akting sehingga aku lupa memberitahu kepada orang yang tepat!"
"Yang tuan maksud orang saya?"
"Begitulah, aku menganggap dirimu seperti perempuan yang sangat akrab denganku!"
"Ta-tapi tuan, jika Eric melenyapkan semua kelelawar pasti akan berbeda cerita. Terus kenapa yakin strategi itu akan berhasil?"
Hyun Wo diam sesaat merasa jika sistem Luxia gugup saat menyahut ucapannya.
"Sebenarnya strategi itu terinspirasi dari sifat manusia saat dirinya mulai besar kepala dan yakin jika dirinya berada di puncak, mengira dirinya tidak ada yang bisa mengalahkannya. Dan jika semua kelelawar telah dilenyapkan oleh Eric, mungkin aku akan menggunakan rencana cadangan."
[Quest menemukan monster yang menyamar pada turnamen "manusia setengah dewa" berhasil diselesaikan]
[Misi mengalahkannya tanpa membunuhnya sesuai]
[Hadiah yang didapatkan menyelesaikan keduanya : skill tingkat tinggi dan 5000 poin]
__ADS_1
[Silahkan gacha skill tingkat tinggi sekarang]