Luxia System

Luxia System
Strategi Tidaklah Cukup Untuk Mengalahkan


__ADS_3

Beberapa saat yang lalu disisi berbeda.


Di tengah perjalanan, Hyun Wo asli dihadang oleh seseorang berpakaian serba hitam yang tengah membawa tombak.


Tak lain menurut pandangan Hyun Wo pria yang menghadangnya saat ini adalah salah satu dari boneka monster itu.


Melihat sorot mata tajam pria itu membuat para monster bergidik ngeri, karena mereka mengetahui siapa yang menghadangnya ini.


Seorang pemuda disebut sebagai pendekar tombak angin timur dengan segudang prestasi yang dimilikinya.


Pernah mengalahkan monster terkuat yang tercatat dalam sejarah telah menghancurkan wilayah kerajaan Kalva sampai menjadi debu, salah satu kerajaan terbesar di seluruh benua.


Serta banyak lagi aksi luar biasa yang dilakukannya semasa hidupnya, membuatnya banyak disegani oleh orang-orang dan dikenal sebagai pendekar. Namun sayangnya dirinya ditemukan meninggal di sebuah kediaman sederhananya dengan keadaan bahagia, wajahnya nampak tersenyum.


Setelah dirinya diketahui telah tiada kabar itu merebak ke mana-mana para monster bersorak ria atas kabar itu, sementara orang-orang yang mengenalnya sangat baik dan sebagainya merasa sangat berduka atas kepergiannya itu.


Kini dirinya dihidupkan kembali meskipun setengah hidup, namun menurut penuturan Luxia sebelumnya kekuatan Zhang Gi tidak bisa diremehkan.


Sama seperti saat dirinya masih hidup, untuk itu Hyun Wo harus berhati-hati saat melawannya.


"Sial... kita malah bertemu dengannya...!"


"Hari ini kita menggali kuburan sendiri, tsk aku menyesal mengikuti bocah ini."


"Memangnya siapa dia, kenapa kalian bisa takut dengannya?"


"Kau monster yang belum lama hidup pastinya tidak tahu, intinya dia orang yang sangat berbahaya bagi ras kita!"


"Ada rumor mengatakan jangan sampai membuatnya marah, karena dia akan sangat kuat dari sebelumnya!"


"Darimana kau tahu tentang rumor itu?" tanya Hyun ikut menyela pembicaraan para monster dibelakangnya dengan suara kecil.


"Tentu saja, dari monster terkuat yang pernah dibunuhnya. Yang pernah memproklamirkan diri sebagai rajanya pada monster, di detik dirinya akan mati. Dia sempat menyampaikan kabar itu melalui telepati kepada para monster!"


Hyun Wo mengerti informasi barusan dan sangat cocok dengan informasi dari sistem mengenai Zhang Gi.


Drap..


Wosh...


Crak! crak!


Jleb!


Mengejutkan, pria itu langsung bergerak membabi buta pada incarannya tanpa berpikir terlebih dahulu, karena yang diserangnya ini adalah para monster.


Sementara Hyun Wo dia abaikan begitu saja. Hyun Wo menduga jika monster yang mengendalikan Zhang Gi merasa benci kepada para monster yang kini terlihat seperti halnya berpihak kepada manusia.


Atau mungkin marah lantaran monster yang ditahannya lepas dan memiliki niat untuk membunuhnya. Di waktu senggang ini Hyun Wo berusaha mengumpulkan informasi saat dirinya menerka-nerka.

__ADS_1


[Pemberitahuan sistem]


"Tuan, seperti Zhang Gi sengaja menghabisi semua monster disini agar bisa berduel dengan tuan. Kesadaran dirinya yang dikendalikan mengira jika tuan adalah raja monster, itulah mengapa..."


"Yah, aku sudah mengetahuinya. Hanya saja aku tidak bisa merencanakan tipuan tertentu karena tidak ingin membuatnya marah!"


"Benar tuan, membuatnya marah malah akan menyulitkan tuan saat menghadapinya, serta mengulur waktu perjalanan begitu lama sampai ke tempat tujuan."


"Tempat tujuan, ya... aku punya ide. Kurasa aku lebih baik fokuskan saja pada monster itu, yang mengendalikan Zhang Gi. Saat ini tiruanku sedang melawannya bukan. Jika aku bekerjasama dengannya mungkin saja sempat membunuh monster itu, paling tidak membuatnya agar tidak bisa menggunakan kekuatan pengendalian!"


Hyun Wo lalu saling berkomunikasi lewat telepati dengan diri gelapnya dan membahas apa yang tengah terjadi antara keduanya di tempat berbeda.


Merencanakan sebuah taktik guna mengalahkan monster itu.


Tiruan Hyun Wo itu bilang membutuhkan bantuannya saat dirinya berhasil menipu maupun menjebak monster itu.


Kemudian Hyun Wo asli menyerang dari bawah monster itu saat lengah dengan kekuatan supranatural kegelapan, karena didalam tempatnya dirinya berpijak lumayan jauh didalam sana ada ruangan-ruangan tertentu.


Menuju ke tempat diri tiruannya berada. Yang kondisinya sangat gelap gulita.


Hyun Wo asli mengerti, karena dirinya sempat berada di ruangan itu. Malahan bertemu para monster yang ditahan di sana.


Ting!


Hyun Wo menahan serangan mematikan dari tombak Zhang Gi agar tidak membunuh terlalu banyak monster, karena mereka masih dibutuhkan nantinya.


Tap..


Yang bisa disimpulkan oleh Hyun Wo jika Zhang Gi sangat benci kepada ras monster, mungkin dia memiliki masa lalu kelam berhubungan dengan monster.


"Ternyata genjatan senjata ini sangat bermanfaat ya, hampir saja aku terbunuh karena lengah."


"Hati-hati. Dia memang menargetkan kalian!"


"B-baik, baik aku akan menyampaikannya pada yang lain!" tatapan Hyun saat menoleh membuat monster itu mengerti apa yang Hyun maksud.


Namun di saat yang bersamaan.


"Kurang ajar kau pria sok kuat, matilah!!!"


Crakk!


Belum sempat menyerang incarannya monster bertubuh besar itu sudah terbunuh dengan perut berlubang.


Brukk!


"Dia pasti monster yang belum mengenal orang yang di lawannya seperti apa!" ucap salah satu monster sedikit merasa ngeri melihat rekannya tumbang karena gegabah.


Sebelumnya, Hyun Wo menggunakan Demon sword dalam menghalau tombak milik Zhang Gi. Hanya saja ia baru menyadari jika bagian tajam pedangnya terlihat hancur sedikit.

__ADS_1


Tubuh pria itu nampak diselimuti aura hingga menyalur pula ke tombaknya.


Set..


Ting!


"Dia bergerak lebih cepat dari sebelumnya, dan kini berganti target kepadaku," ucap Hyun dalam hati disaat dirinya menghalau serangan lurus mematikan lagi tajam Zhang Gi.


Tap..


Drap..


Ting! ×30


Wosh...


Ada momen dimana Hyun Wo menghindari tombak itu yang mengarah langsung ke kepalanya. Di waktu lambat, helai rambutnya sempat terkena bagian tajam tombak hingga terbang tertiup angin.


Ting...


Senjata mereka bertemu dan menimbulkan suara berdenging.


"!?"


Tap..


Menyadari tubuhnya terluka pria itu langsung mundur kebelakang.


Sebelumnya Hyun Wo memanfaatkan celah pertemuan dirinya dengan Zhang Gi yang tidak terkena cahaya matahari. Sehingga ia memanfaatkan celah itu untuk menggunakan kekuatan supranatural "kegelapan" sesuai syarat penggunaannya.


Kini Zhang Gi tidak bisa mengerakan tubuhnya lantaran melalui luka itu Hyun Wo telah memasukkan kegelapan kedalam tubuh pria itu.


Karena dalam tubuh manusia memiliki ruang minim cahaya.


Kini dirinya hampir sepenuhnya mengendalikan tubuh Zhang Gi dari jarak jauh sama halnya dengan monster itu.


Para monster kemudian menyerang Zhang Gi yang dalam keadaan tak bisa bergerak.


Crash...


Crak...


Jleb!


"Dia? Ternyata sengaja membuat dirinya dalam keadaan terluka olehku, itu artinya... dia sudah memperkirakan tujuanku sebelumnya! Dan menggunakannya sebagai sarana termudah untuk membunuh para monster yang mendekatinya!"


"Aku mengerti sekarang, aura tubuhnya itu membuat organ dalamnya pula bercahaya. Sehingga tidak mempan pada kekuatan supranatural milikku!" imbuh Hyun masih didalam hati.


Senyuman sinis pria itu terlihat oleh Hyun Wo saat dirinya menyerang dan membunuh para monster yang mengira Zhang Gi dalam keadaan diujung tanduk.

__ADS_1


__ADS_2