Luxia System

Luxia System
Misi System Di Tengah Pendakian


__ADS_3

Guyuran hujan sama sekali tidak mematahkan semangat dalam dirinya, ia terus mendaki dan mendaki gunung yang curam ini.


Ada alternatif lain yang bisa membuatnya sampai di atas gunung dengan cepat namun dirinya tetap ingin menaiki gunung tersebut menggunakan kemampuan dirinya sendiri, merujuk pada ketahanan fisiknya.


Jdarrr...


"Tsk, apa mungkin aku akan mati kembali karena tersambar petir. Aku rasa itu adalah akhir paling buruk mengingat aku tidak bisa bangkit kembali sebelum membeli item khusus," gerutu Hyun saat mendaki.


Bukan hanya hujan saja yang mengganggu pendakiannya ada angin kencang, suara petir, medan curam, maupun tubuhnya yang lemah karena efek dari tidak makan selama 2 hari dan penyakit dideritanya.


Roarr!!


Di tengah pendakian, pada daerah banyak ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan Hyun Wo melihat macan putih tengah dibawah paksa oleh dua ras orc.


[Pemberitahuan sistem]


"Misi khusus menyelamatkan ras beast yang membutuhkan pertolongan, tuan akan mendapatkan 300 poin plus poin tambahan saat membunuh setiap orc yaitu 50-1000!"


"Lalu kenapa lebih besar bonusnya? Apa karena dua orc ini tidak sebanding ketika aku lawan, atau... Aku dapat memancing orc lain. Yang bahkan salah satunya adalah yang terkuat?"


"Tanpa dijelaskan saja tuan bisa memahaminya hi.. maksudku mengerti dengan kondisi sekarang."


Dan hampir saja Luxia mengeluarkan tawa kecilnya pada saat membalas perkataan Hyun Wo. Dalam hati Luxia tidak ingin dirinya diketahui oleh user bahwa dia itu sama seperti manusia yang hanya berbeda pada kemampuan di dirinya saja.


"Hahaha kali ini kita mendapatkan harta berharga, ketua pasti menyukainya!"


"Benar sekali, apalagi beast ini cocok dengan kategori langkah. Kita pasti akan naik jabatan!"


"Sepertinya kalian tidak akan pernah naik jabatan sama sekali, bahkan ketika kalian sudah di alam sana!" ucap Hyun dengan nada mengancam dan memperingati kedua orc didepannya. Dirinya saat ini seakan berubah menjadi orang lain dengan sifat yang berbeda.


"Siapa manusia sok hebat ini? Aku jadi ingin mencabut lidahnya," sahut salah satu orc dengan raut wajah marah kemudian menyeringai.


"Oh, dia ini cuma manusia yang akan mati. Dilihat dari tampangnya itu seperti tulang hidup," kata rekan orc menimpali dengan ejekan sarkasme kepada Hyun.


[Pemberitahuan sistem]


"Saat ini level diri tuan masih level 0 yang hanya memiliki kewaspadaan, pertahanan, kecepatan, dan daya tahan sedikit!"


"Tapi bagaimana dengan kekuatan supranatural dan magis yang aku miliki, aku bahkan belum mempelajari satu jurus pun?"


"Baiklah, saya akan membantu tuan saat melawan mereka!"


Wosh...

__ADS_1


Dammm...


"Ternyata mereka lebih memilih menyerang daripada diserang, bahkan serangan senjata gada tadi hampir saja mengenai ku!" ucap Hyun dalam hati setelah menghindari serangan gada dari salah satu orc.


"Terlalu lengah!"


Wosh...


"Sial!!"


Dhuarr...


"Hehe... mudah sekali membunuh bocah ingusan ini, dia terlalu cepat untuk di kalahkan atau sekedar dijadikan mainan kita."


"Tunggu dulu, lihat!"


"Kekuatan supranatural, energi pemberat tubuh!" ucap Hyun dengan gerakan telapak tangannya guna mengaktifkan jurus kekuatan supranaturalnya.


"Cih, bagaimana bisa kita tertipu olehnya!" ucap kesal salah satu orc, kini mereka berdua dalam keadaan menundukkan kepalanya.


Sebelumnya, saat Hyun Wo menghindari serangan gada, dari arah belakang rekan orc satunya hendak melayangkan pukulan keras dari atas kebawah kepada Hyun Wo.


Dikira pukulan tadi mengenainya orc tersebut lalu menunggu bekas pukulannya beberapa saat, karena tidak yang terlihat oleh mata seraya rekannya mendekati area tersebut. Namun.


Disebut energi pemberat tubuh karena dalam area berbentuk bundaran tersebut ada roh yang menahan tubuh dua orang orc tersebut. Lebih tepatnya beberapa roh yang sedang bertengger di atas kedua orc tersebut, atau bisa saja memaksa sasaran menekan tubuh hingga sulit untuk berdiri.


"Tentu saja karena kalian asal serang dan tidak memikirkan terlebih dahulu taktik penyerangan kalian berdua!" jawab Hyun.


"Benar, itu masuk akal. Harusnya kita dari awal memikirkan strategi penyerangan terlebih dahulu, dan jangan meremehkan lawan meski kondisi terlihat tidak memungkinkan untuk bertarung," ucap salah satu rekan orc memahami kesalahan dirinya dan rekannya.


"Apa yang kamu bilang! Dia hanya menggunakan trik licik saat pertama kali aku menyerangnya. Pada saat aku memukulkan dengan gada dia memang sengaja memancing kita untuk menuju jebakannya!" ujar rekan orc mengoceh.


"Ya... mau bagaimanapun kalian sudah di ujung tanduk."


Shut!


Splash...


[Pemberitahuan sistem]


"Tuan sudah membeli item demon sword, pilihan yang bagus tuan. Karena memiliki pasif dan damage luar biasa hanya dengan 500 poin bersifat selamanya!"


"Ya, tapi karena ini aku jadi kekurangan poin sekarang. Lalu apa aku berhasil menyelesaikan misi?"

__ADS_1


"Tentu saja misi tuan berhasil."


"Mudah ya, bahkan nggak ada pemberitahuan sebelumnya. Apa sistem sepertimu bisa lupa juga ya..."


"Maaf tuan, saya tidak memberitahukan akan hal itu sebelumnya, lain kali saya pasti tidak mengulangi kesalahan yang sama."


"Aneh, sistem ini berbeda sekali dengan novel-novel sistem lainnya. Walaupun begitu dia masih oke sih, suara perempuannya bikin candu!" ucap Hyun dalam hati.


Item demon sword memiliki berbagai tambahan atribut bagi si penggunanya dari mulai pemulihan mana, pemulihan diri, kecepatan serang, dan berbagai keuntungan lainnya.


Demon sword juga bisa menyalurkan sihir, kekuatan supranatural, dan magis. Berskala dengan level item atau pedang tersebut.


Hyun Wo lalu melepaskan ikatan kencang pada ras best tersebut dilihatnya sosok beast ini seperti macan putih namun memiliki ekor dan tanduk. Ekornya berwarna kristal mengkilap bagian ujungnya lancip serta memiliki tanduk kecil di samping kepalanya.


Roarr...


"Apa yang ingin kamu katakan? Aku tidak memahaminya?" ucap Hyun menyangka ras beast yang ia selamatkan sedang mengajaknya untuk berbicara, namun sama sekali ia tidak mengerti bahasa ras best.


[Pemberitahuan sistem]


"Ada item yang dapat membuat tuan dapat berbicara dengan hewan maupun dengan jenis ras best lainnya!"


"Kira-kira membutuhkan poin berapa?"


"Hanya 200 poin saja."


"Kalau begitu aku tidak membelinya sekarang, karena pengeluaran terbaik adalah pengeluaran yang di keluarkan secara bijak!"


"Baik, itu keputusan tuan."


Ras beast tersebut lalu lari saat Hyun Wo melihat pemandangan dibawah yang sulit terlihat karena ada kabut yang menutupi.


"Kenapa dia lari begitu saja??" Hyun hanya bisa pasrah memandang kepergian beast tersebut.


Itu dikarenakan ada segerombolan orc bersenjata yang menuju ke tempat Hyun Wo saat ini. Mereka para orc mungkin saja mendengar suara teriakan rekannya yang terbunuh.


"Kenapa bisa di gunung ini ada banyak sekali orc? ucap Hyun dalam hati bertanya-tanya.


[Pemberitahuan sistem]


"Ada desas-desus bahwa ras orc berpindah dari satu tempat ke lain, dikabarkan pula penduduk desa wanita sering hilang tanpa diketahui keberadaannya lagi!"


"Hmm, sepertinya ada hubungannya dengan para ras orc, kurasa aku akan mencari taunya."

__ADS_1


__ADS_2