Luxia System

Luxia System
Kemenangan Yang Telah Ditentukan


__ADS_3

[Pemberitahuan sistem]


"Sepertinya tuan harus berhati-hati pada sentuhan fisik monster Hydra, karena sentuhannya saja bisa membahayakan tubuh. Racun adalah hal favorit baginya tuan!"


"Hm, terimakasih informasinya Luxia. Akan aku lawan dia dengan hati-hati menggunakan serangan jarak jauh."


Hyun Wo melihat burung yang terbang seolah-olah diam di tempat 'glicth' lalu dengan burung itu ia berpindah tempat bersama Liliana yang telah dipegangnya.


Wosh...


Monster Hydra terkejut dan beralih pandangan ke arah lain yang terdapat dua orang yang tadi menghilang, namun menurutnya keduanya berteleportasi.


Memajukan satu lengan kanannya Hyun Wo lalu memunculkan kegelapan disekitar telapak tangannya. Dan menggunakan kegelapan murni tersebut sebagai serangan jarak jauh.


Hingga monster Hydra terus menghindar dan kini bersebelahan dengan burung-burung yang terbang namun diam di tempat.


Swosh...


"Lumayan sekali taktik licik mu anak muda, tapi sayangnya kau terlalu ceroboh!"


Sebelumnya Hyun Wo berpindah tempat menggunakan skill Exsistence charger menuju salah satu burung yang berada di belakang monster Hydra.


Dengan cepat Hyun Wo hendak menebas lawannya namun pergerakannya berhasil terbaca hingga membuatnya panik.


"Apa?"


Jleb!


"Hyun!?" ucap Liliana berteriak dari kejauhan.


Keduanya kemudian menusuk tubuh satu sama lain, Hyun Wo dengan Blood sword miliknya sementara monster Hydra dengan senjata trisulanya.


Di detik setelahnya Hyun Wo menghilang yang menurut lawannya sendiri kabur dari kematian. Kini dirinya berada didekat Liliana kembali.


"Percuma saja, kabur pun kau akan mati karena racun mematikan dari trisula ku ini!"


"Yakin trisula mu mengenaiku, khawatirkan dirimu terlebih dahulu yang telah tertusuk pedang Blood sword milikku!" sahut Hyun terkekeh sambil menyeringai.


Di kala keduanya saling menusuk pasif dari skill Firm remover Hyun Wo menyelamatkan dirinya dari tusukan trisula. Dirinya saat tertusuk tembus seperti hantu dan tidak menimbulkan luka sehingga racun pada trisula monster Hydra tidak berefek apapun.


"Aku tertipu, ternyata kau sebelumnya tidak benar-benar tertusuk. Kali ini aku jadi bersemangat, karena lawan ku adalah orang yang menggunakan otaknya ketika bertarung."


Bersamaan dengan ucapan monster Hydra tersebut Hyun Wo terkejut melihat tubuh lawannya yang telah tertusuk blood sword perlahan pulih kembali. Luka barusan tertutup kembali seperti sedia kala.

__ADS_1


Dikala mengamati luka lawannya tersebut dengan teliti, Hyun Wo jadi ngeri. Namun dengan mengetahui hal tersebut dirinya paham bahwa lawannya dapat memulihkan diri dengan cepat.


"Hyun, aku bantu kamu ya!" ucap Liliana antusias memutuskan untuk membantu Hyun Wo. Kini dirinya kembali bernafas lega karena orang yang dia khawatirkan sebelumnya dalam keadaan baik-baik saja.


"Boleh saja, tapi kamu harus dengarkan instruksi dariku dan jangan bertindak gegabah. Aku pikir monster ini menyembunyikan kekuatannya!"


"Hm aku mengerti."


Wuss...


Keduanya lalu melesat secara bersamaan setelah Hyun Wo menjelaskan rencana dalam mengalahkan monster Hydra. Butuh kerjasama antar kekuatan supranatural untuk menahan lawan agar tidak memulihkan diri setelah terluka.


Ting!


Ting!


Hyun Wo saat ini berduel senjata dengan monster Hydra sementara Liliana menunggu saat yang tepat untuk menyerang monster Hydra tersebut dari jarak jauh.


Seraya mengendalikan burung-burung yang kini berterbangan mengelilingi Hyun Wo dan juga monster Hydra.


Ting!


Wosh...


Crak!


Jleb!


Perpaduan menyerang dan berpindah tempat adalah serangan bertubi-tubi yang tak terduga dari skill Exsistence charger secara terus-menerus. Hyun Wo berpindah tempat dalam 1 detik setelahnya.


Di satu sisi lawannya tidak bisa memulihkan diri dari luka parah lantaran pikirannya sedang dikacaukan oleh Liliana dengan kekuatan supranatural "pengacau pikiran" bersamaan dengan dirinya yang mengendalikan gerak burung di sekeliling Hyun Wo dan monster Hydra.


Wosh...


Hyun Wo kini berada di dekat Liliana kembali setelah lawannya terluka parah, kedua pun kemudian menggunakan kekuatan supranatural secara bersamaan dan mengarahkan serangan pada monster Hydra dari jarak jauh.


Dhar!!


"Berhasil, kita mengalahkannya Hyun."


Liliana terlihat gembira karena kerja samanya dengan Hyun Wo membuahkan hasil yang memuaskan. Kini monster Hydra lenyap tak tersisa.


Flashback on

__ADS_1


"Rencananya kita akan menuju kearah lawan, lalu diriku menyerang secara langsung monster Hydra dan berduel senjata dengannya, sementara kamu Lia, kendalikan burung-burung dari jarak jauh agar mengelilingi diriku dan juga monster Hydra. Lalu langkah selanjutnya kacau kan pikirannya!" ucap Hyun panjang lebar.


"Tapi untuk apa aku mengacaukan pikirannya?"


"Pertanyaan bagus, sebab aku tahu kapan dirinya bisa memulihkan diri, yaitu pada saat dia ingin menyembuhkan lukanya, atas kemauan dirinya. Jadi pada saat kamu mengacaukan pikirannya dia tidak punya waktu untuk memikirkan dirinya yang terluka dan memulihkan diri, malahan agar lolos dari kekuatan supranatural pengacau pikiran milikmu terlebih dahulu!"


Liliana merasakan hawa membunuh yang kuat saat dirinya berada di dekat Hyun Wo, bahkan bertanya-tanya kenapa Hyun Wo bisa mengetahui kekuatan supranatural miliknya.


Sebelumnya Hyun Wo meminta kepada Luxia untuk memberikan informasi khusus terkait kekuatan supranatural milik Liliana, dari skill beserta kegunaannya.


Seusai menyampaikannya Hyun Wo jadi terpikirkan sebuah ide penyerangan yang akan berhasil jika dirinya mengintruksikan kepada Liliana untuk menggunakan salah satu skill supranatural miliknya. Sesuai yang perintahkan oleh Hyun Wo.


Saat itu Hyun Wo menamakan rencana mereka berdua sebagai rencana merenggut nyawa monster Hydra.


Flashback off


Tak lama langit kembali cerah persis seperti keadaan di sore hari. Dan kini keduanya bisa langsung menikmati sunset yang indah.


Langit gelap perlahan-lahan terang kembali karena awan mendung mulai bergerak tidak menutupi matahari. Pancaran cahaya pun menyoroti mereka berdua.


[Pemberitahuan sistem]


"Tuan, kekuatan supranatural "kegelapan" akan hilang jika terkena cahaya. Maka sekarang ini sayap tuan..."


Sadar akan hal yang disampaikan oleh Luxia dirinya pun panik hingga sayap dibelakang tubuhnya perlahan menghilang membuat Hyun Wo jatuh kebawah.


"Sial. Aku lupa akan hal ini," ucap Hyun menggerutu di dalam hati pasrah dengan dirinya yang jatuh ke laut.


Grep!


Saat membuka mata, Hyun Wo tidak menyangka jika Liliana akan menangkapnya saat dirinya jatuh.


"Untungnya masih sempat hihi..."


Liliana terkekeh geli saat dirinya di posisi seperti menggendong teman masa kecilnya yang kini sudah besar.


Wajah Hyun Wo sendiri tersipu malu di saat Liliana menatap intens dirinya di posisi memalukan seperti ini.


"... Kita sebaiknya kembali ke kapal Lia, sepertinya kemenangan kita memang sudah di takdirkan," ucap Hyun berbasa-basi, namun Liliana tetap tak bergeming terus melihat wajah Hyun yang memerah.


Keduanya pun kembali ke arah kapal sembari berbincang di tengah perjalanan.


"Lia, kekuatan supranatural milikmu berbeda ya dengan kekuatan supranatural milikku. Bahkan sayapmu ini tidak hilang saat terkena cahaya, beda denganku yang malah sebaliknya!"

__ADS_1


"Fufufu... sayapku ini asli lho."


"Apa?"


__ADS_2