
[Skill tingkat tinggi Illusion effect berhasil anda dapatkan]
[Skill pencipta ilusi sesuai imajinasi pengguna dalam batas waktu tertenteu]
Sebuah skill tingkat tinggi yang memungkinkan si pengguna mempengaruhi korban di tengah pertarungan maupun dalam keadaan normal.
Memiliki 2 menit waktu penggunaan dan penggunaan kembali pada 20 menit setelahnya.
Pasif unik saat berlangsung adalah membuat lawan mengantuk perlahan-lahan.
Berakhirnya ronde ketiga di babak kedua ini menjadikan Hyun Wo masuk dalam salah satu peserta yang akan menuju ke babak final.
Diakibatkan sedikitnya peserta di ronde sebelumnya di babak kedua ini yang tidak lanjut.
Aslinya masih ada babak semi final jika dalam dua ronde sebelumnya tidak berakhir tanpa adanya pemenang.
Maka penentuan final melawan Hyun Wo nantinya ditentukan pada akhir ronde keempat ini yang segera di mulai.
Lalui(ras manusia) Vs Castalia(ras best)
Lalui dia sebelumnya mengalahkan peserta dari ras monster di babak pertama bernama Zoom dengan satu teknik mematikan menggunakan samurainya.
Castalia disebut best rubah iblis dalam sejarah yang pernah diceritakan secara turun-temurun hingga ribuan tahun. Dan ia diyakini adalah reinkarnasinya, namun hanya sebagian persen yang percaya.
"Mulai!!"
Lalui menarik samurainya secara perlahan tanpa adanya kuda-kuda sebagai persiapannya dia nampak tenang jika dilihat dengan seksama seperti hal dirinya tidak berada di arena.
Dan acuh pada lawannya yang saat ini menandinginya dengan intens.
"Dua pilihan, kau bisa memilihnya dengan bijak. Ingin mati mengenaskan atau menyerah?" ucap Lalui dengan wajah datar memandangi Castalia.
"Diriku tidak suka membuang waktu hanya untuk mengalahkan ras best sepertimu yang dirumorkan reinkarnasi dari rubah iblis. Menurutku, dirimu masih belum mengimbangi pedangku ini dan bukan tandingan ku!" imbuhnya.
Orang yang di omongkan pun emosi hingga mengeluarkan pedang diselimuti bara api.
Shut!
Calista melesat cepat ke arah lawannya sambil hendak menebasnya dengan pedang miliknya. Namun...
Swosh...
Bugh!
__ADS_1
"Ah!!!"
Lalui menghindar pada serangan tajam yang bisa saja membelah dirinya menjadi dua, bahkan membakar tubuhnya sekaligus.
Seperti seseorang yang memiliki replek cepat ia mengambil momen lengah Castalia untuk menyerang balik.
Sementara pedangnya diyakini oleh penonton hanyalah gertakan Lalui saja dirinya saat ini gagal menarik pedangnya.
"Satu kesempatan lagi, apa kamu mau mencobanya? Kali ini jika dirimu melawan pasti lebih sakit dari yang sebelumnya!" tegas Lalui kali ini wajahnya menyiratkan keseriusan dalam ucapannya.
Darah segar keluar dari mulut Castalia dan baru kali ini dia mengalami luka dalam setelah terkena serangan fisik dari jarak yang dekat begitu keras.
"Kasian sekali ya dia...?" ucap Momo mengomentari.
"Hm, ku harap dia bisa melaluinya dengan mudah," sahut Sayuri khawatir pada peserta perempuan yang melawan Lalui.
Banyak dari penonton mengomentari Castalia terlalu lemah yang menurut mereka telah mengotori nama legenda rubah iblis.
Dalam suatu pertempuran besar-besaran di zaman dulu ras manusia dalam kondisi di ambang kepunahan lantaran pengetahuan maupun kekuatan diri masih belum dipelajari dengan baik.
Tercatat dalam sebuah legenda 50 ribu dari ras manusia harus mati dalam pertempuran itu.
Beberapa tahun kemudian manusia mulai membuka diri mereka kepada ras lainnya, guna mencari partner terbaik yang bisa diandalkan.
Ras elf adalah ras pertama yang bekerjasama dengan manusia, lantaran memiliki masa lalu hampir sama pernah dilanda ketakutan, kegelisahan, dan banyak lagi yang mereka alami dari perbuatan ras monster.
Kedua, ras best jenis kedua yang memiliki wujud setengah manusia, sementara jenis pertama netral.
Ada sebuah momen dimana salah satu dari ras best terpandang ikut bertempur melawan monster.
Dia dijuluki "rubah iblis" oleh rasnya sendiri sebab diketahui telah membunuh ribuan monster dalam kurun waktu dua hari.
Hal itu memberi ancaman besar bagi ras monster sehingga mereka agak mengurangi kemunculannya.
"Apa dia bisa menang melawan Lalui, Luxia? Kurasa aku memiliki firasat jika dirinya akan kalah."
"Kemenangannya tergantung pada dirinya tuan, dalam legenda terakhir 'rubah iblis' sebelum dirinya meninggalkan dunia fana ini. Dia Telah menyegel tubuhnya maupun kekuatan terbesarnya!"
"Ya... aku paham. Dengan kata lain Castalia yang disebut-sebut sebagai reinkarnasinya ada kemungkinan besar menang telak jika kekuatan tersegel lepas dan ia gunakan."
Selanjutnya Castalia memilih untuk melawan Lalui dan mengabaikan ancamannya sebelumnya.
Berbagai serangan jarak jauh dia coba untuk dapat melukai lawannya, namun masih tetap sama. Lalui dengan mudahnya menghindari setiap serangan, bahkan ada satu serangan dari Castalia yang ia hancurkan dengan teknik samurai.
__ADS_1
Para penonton pun sempat dibuat kagum melihat aksi Lalui di babak kedua ini yang terbilang berbeda dengan dirinya di babak pertama.
Membayangkan jika kecepatan tangannya dalam menghunuskan pedangnya telah melampaui beberapa swordman.
Pada akhirnya Lalui mengalahkan Castalia tanpa membunuhnya. Dirinya bahkan sempat melirik tempat peserta dimana Hyun Wo maupun peserta yang gugur sedang menonton.
Ronde keempat pun dimenangkan oleh Lalui dari ras manusia sekaligus membuat dirinya lanjut ke babak final.
Di saat yang sama pula para ras best yang ikut menonton maupun mendukung Castalia turun sendiri ke arena dan menolongnya serta membawa Castalia.
"Sudah ku tebak, dia juga menyembunyikan kekuatan terbaiknya dan teknik pedang. Menurutku dia melakukannya karena ada maksud lain!" ucap Hyun dalam hati.
Flashback on
Sebelumnya Hyun Wo sempat meminta bantuan kepada Amaryllis untuk mengurusi Eric.
"Oh ya, untuk Eric setelah aku kalahkan kamu bebas melakukan apapun kepadanya. Dan ini sebuah bukti yang aku tulis mengenai kejanggalan identitas Eric, kamu bisa menggunakannya saat benar-benar dibutuhkan!" ujar Hyun.
"Baiklah, saya mengerti perkataan tuan barusan."
Flashback off
Babak final kini segera dilangsungkan hanya dalam jeda 10 menit saja.
Dan kedua peserta yang berhasil memasuki final pun sudah berada di arena menunggu keputusan wasit untuk memulai.
Penonton pun terdengar ramai dengan berbagai teriakan berbeda mengenai babak terakhir ini.
Yu'an yang masih menonton jalannya turnamen kini terlihat antusias mendukung Hyun Wo.
Amaryllis bahkan menunjukkan ekspresi wajah tergila-gila pada Hyun Wo dengan wajahnya yang memerah dan terlihat sedang membayangkan sesuatu.
Ketiga perempuan itupun bersemangat mendukung Hyun Wo bersamaan dengan suara penonton yang menggema pada seisi Colosseum.
Sementara di luar pada pondok taruhan sangat ramai di padati oleh orang-orang yang ingin mendapatkan kekayaan instan.
Hyun Wo (ras manusia) Vs Lalui ( ras manusia)
Hyun Wo dijuluki oleh penonton sebagai penipu pintar yang telah membuatnya berada di babak akhir, karena cara Hyun Wo mengalahkan lawannya terlihat seperti seorang penipu ulung berbakat akting.
Lalui(ras manusia)
Salah satu peserta dengan rekor mengalahkan lawan tercepat. Teknik pedang dari samurainya pun sangat indah menurut sebagian penonton seperti sebuah sini.
__ADS_1
"Mulai!!"