Luxia System

Luxia System
Tempat Bahan Obat Terkahir


__ADS_3

"Momo, kamu memiliki kemampuan apa, maaf aku hanya penasaran saja?"


"Best menggunakan kekuatan skill yang dimilikinya sejak lahir tuan, kebetulan saya memiliki skill yang cocok untuk dijadikan pengawal bagi tuan. Yaitu skill pelindung!" ucap Momo sembari menguyah kue di mulutnya.


"Skill ya hmm."


[Pemberitahuan sistem]


"Ras best memang tidak memiliki penyerapan murni sejak lahir tuan, tapi berkati oleh kekuatan skill mirip dengan sihir dan kekuatan supranatural maupun lainnya!"


"Tapi bukannya mereka masuk kedalam salah satu musuh manusia yang dapat meningkatkan level diri, aku bingung sekarang?"


"Maafkan saya tidak menjelaskan hal ini, ras best dibagi menjadi dua jenis. Jenis pertama berwujud seperti binatang namun memiliki kekuatan elemen dan unsur yang ada di dunia, lalu jenis kedua berwujud setengah manusia seperti Wanita bernama Momo ini."


"Aku mengerti sekarang."


Sesampainya kerata kuda di penginapan mewah itu Hyun Wo lalu mengajak Momo untuk memasukinya agar dia bisa berkenalan dengan Liliana dan Sayuri.


Dalam perjalanan Hyun Wo sedikit menceritakan tentang Sayuri maupun Liliana kepada Momo.


Momo yang pertama kalinya melihat penginapan mewah seperti yang ada didepannya membuatnya shock hingga dirinya hampir jatuh. Namun Hyun Wo sempat menangkapnya.


Kini keduanya terjadi pandang-pandangan bersamaan dengan itu mereka berdua datang dan Sayuri melihatnya.


Liliana tidak mengetahui hal tersebut tapi dirinya menyadari keberadaan Hyun Wo yang tak jauh darinya. Sedangkan Sayuri menyorotkan mata kepada wanita best tersebut dengan tajam.


"Ini cuma kesalahpahaman saja, dia sebelumnya jatuh. Jadi aku berusaha menyelamatkannya!" jelas Hyun sembari menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Terus kamu kemana aja, kita berdua sudah mencari mu kemana-mana, tapi kamu belum kunjung ketemu?" tanya Sayuri dengan raut cemberut diikuti oleh Liliana.


Momo yang merasa tidak enek akhirnya turun tangan untuk menjelaskan apa yang dilakukan oleh Hyun Wo sebelumnya.


Akhirnya setelah mendengar cerita Momo ditambah penjelasan Hyun Wo meraka berdua pun terlihat bernafas lega.


"Hyun... apa dia bakal ikut sama kita, bukannya berbahaya bagi dirinya?" tanya Liliana, sementara Momo kebingungan.


Hal itu lantaran Hyun Wo belum mengatakan kepada Momo jika dirinya berpetualang guna mengalahkan monster jahat.


Ia sempat berpikir akan hal itu sebelumnya, namun disengaja untuk tidak memberitahukan hal tersebut kepada Momo dengan maksud tertentu.

__ADS_1


"Sebentar, aku berbicara dengannya dulu!" jawab Hyun seraya menarik tangan Momo untuk masuk kedalam kereta kuda.


"Tuan... aku belum bisa menyenangkan tuan sekarang."


"Apa? Bukan itu alasan aku membawamu kemari. Jadi aku ini berpetualang untuk mengalahkan monster jahat, jadi jika menolak tidak apa-apa. Aku akan memberimu uang untuk tinggal di kota ini dan memulai hidup baru!"


Momo nampak berpikir keras untuk memutuskan dua pilihan tersebut yang menurutnya berpengaruh besar bagi masa depannya kelak.


Selama Momo berpikir Hyun Wo mengeluarkan kantung berisi koin sejumlah nilai rata-rata pada harta kekayaan pria gemuk, tapi tidak semuanya ia keluarkan.


Baru setelah Momo setuju untuk tidak ikut Hyun Wo akan memberikan semuanya sama rata dengan para budak itu.


"Aku ikut tuan aja, lagipula aku sudah akrab sekali dengan tuan. Jadi tidak masalah kan aku ikut?" ucap Momo dengan senyuman manisnya.


"Hehe ya sudah, tidak apa-apa."


Meskipun begitu Hyun Wo tidak menyangka jika Momo akan ikut dengan alasan sepele dan tidak logis itu.


Mereka semua lalu masuk kedalam penginapan kembali sementara kereta kuda Hyun Wo menyuruh seseorang untuk menjaganya.


Mereka dua jam mendatang akan pergi meninggalkan penginapan mewah tersebut, karena masa penggunaan tiket VIP penginapan akan habis pada jam yang sudah ditentukan dan di beritahukan secara langsung oleh pemilik tempat ini.


Setelah beberapa saat akhirnya luka pada tubuh Momo menghilang dengan sepenuhnya sama yang seperti budak lainnya yang ditinggalkan pada kediaman pria gemuk.


Hyun Wo sebenarnya sudah menyembuhkan luka pada tubuh mereka semua tanpa sepengetahuan sama sekali.


"Tubuhku rasanya jauh lebih baik dari pada sebelumnya, terimakasih tuan dan kalian berdua!" ucap Momo sumringah.


"Eh, aku tidak ikut membantu?!" tolak Liliana merasa tidak enak jika dirinya dikatakan telah membantu penyembuhan padahal selama ini dirinya hanya berada didekat Hyun.


"Enggak papa kok, aku yakin nona membantuku juga."


Hyun Wo terlihat mengerutkan dahi berasumsi jika Momo sedang melihat masa depan dimana Liliana akan membantunya.


Setelah masa penggunaan tiket VIP penginapan telah habis mereka pun meninggalkan tempat mewah tersebut.


Kebetulan ada kereta kuda maka Hyun Wo akan menggunakan sebagai transportasi perjalanannya menuju tempat terdapat monster jahat, dalam arti tersembunyi monster pada Quest maupun misi yang Luxia berikan.


Sebelumnya Hyun Wo sempat membeli bahan obat langka yang tak disangka-sangka terjual di tempat bahan seseorang alchemist maka ia membelinya dengan harga murah, sebab menang tawar menawar.

__ADS_1


Tinggal satu bahan lagi yang harus Hyun Wo dapatkan guna membuat ramuan herbal pengingat ingatan.


Perjalanan kali ini Hyun Wo tidak tahu harus kemana lagi dirinya hanya menunggu sistem Luxia memberikannya Quest maupun misi.


Teringat pada bahan obat terakhir itu Hyun Wo jadi memiliki tujuan kemana dia akan pergi yaitu mendatangi lembah Yaoi tempat tumbuhan herbal langka berada.


"Apa kalian memiliki informasi tentang lembah Yaoi?" tanya Hyun.


Ruang pada kereta kuda ini rupanya muat di masuki oleh empat orang sekaligus.


"Aku tidak tahu maaf," sahut Sayuri.


"Aku tahu, aku tahu. Lembah itu berisi tanaman langka dengan banyaknya khasiat khusus, hanya saja untuk menemukan lembah itu cukup sulit!" ujar Momo.


"Tunggu, kenapa sulit untuk menemukan lembah itu?" tanya Hyun bingung.


"Karena lembah Yaoi tidak tergambarkan pada peta manapun dan kalau ada itu hanya peta palsu, lembah itu memiliki nama lain lembah hantu. Siapa saja yang memasukinya katanya tidak bisa kembali lagi. Tapi... itu hanya rumor yang aku dengar."


Informasi dari Liliana barusan membuat Hyun Wo termenung sesaat bagaimana bisa lembah yang dijelaskan berisi tumbuhan ajaib dan berkhasiat tidak terdapat pada peta.


Lalu siapa yang menjelaskan isi lembah itu hingga diceritakan secara turun temurun.


"Tidak salah lagi, pasti ada seseorang yang pernah memasuki lembah itu. Atau teoriku informasi tersebut berasal dari wasiat orang yang pertama kali menemukan lembah Yaoi. Tapi tunggu, lembah itu memiliki nama lain lembah hantu hmm?" ucap Hyun dalam hati.


[Pemberitahuan sistem]


Informasi terkait Lembah Yaoi


-Disebut lembah hantu karena sulit untuk ditemukan


-Memiliki banyak rumor baik dan buruk menyertainya


-Berisi tanaman langka, ajaib, dan berkhasiat menyembuhkan segala penyakit


-Berada di gunung Yuhai pada titik berikut


[Geser kebawah]


"Heh, sistem ini beneran seperti cheat. Aku benar-benar beruntung. Terimakasih Luxia!" ucap Hyun dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2