
Awan gelap semakin lama semakin berkumpul menjadi satu hingga di bagian barat langit terlihat gelap sedangkan sisi lainnya masih dalam batas wajar, dengan pancaran cahaya pada celah awan mendung.
Angin kencang menerpa kapal megah milik Hyun Wo bersamaan dengan gelombang disekitar yang semakin bergejolak.
Kapal tersebut terasa bergoyang-goyang mengikuti arus laut, kanan dan kiri hingga Sayuri keluar dari kamar tempat istirahatnya hanya untuk mengejek kondisi luar kapal.
Dia berjalan tidak proposional karena kapal menerima tekanan gelombang begitu besar.
Sementara kapal ini Hyun Wo perhatian sedang berusaha keras pada keadaan genting seperti ini. Tali temali dan layar bergerak dengan sendirinya untuk mengatur jalannya kapal agar tidak karam akibat gelombang air laut.
Karena saat ini angin kencang lebih berbahaya lagi dari yang sebelumnya.
"Liat. Sekawanan monster laut sepertinya menuju kemari!" ujar Sayuri yang berada tak jauh dari Hyun. Dia kebetulan melihat air seakan bergerak menuju kearahnya.
"Kamu melihat monster itu Yuri?"
"Emm, mereka berwujud ikan dalam bentuk aneh, dan ada dari mereka yang nampak seperti ular!" jelas Sayuri dengan ekspresi ketakutan, tubuhnya bahkan gemetaran.
"Pandangan Sayuri sangat tajam, dia mampu melihat sekawanan monster dari kejauhan. Yang bahkan aku lihat tanpa teropong hanya air seakan bergerak kemari.
Srak!
Di atas tiang kapal Liliana menebas burung gagak yang diduga sebagai mata-mata, menurutnya. Yang tak lain adalah perantara bagi ketua guild untuk mengamati sesuatu melalui mata gagak tersebut.
Sayap berwarna hitam lekat dan pedang yang dipegangnya menambah kesan malaikat pencabut nyawa, apalagi Liliana dikeliling oleh kegelapan.
Shut...
Dalam sekejap dirinya melesat cepat menuju arah datangnya sekawanan monster yang dibilang oleh Sayuri. Bahkan dia meninggalkan kapal tanpa sepengetahuan Hyun Wo.
"Liliana. Yuri, apa kamu melihat Istriku sebelumnya?" tanya Hyun yang baru menyadari jika Liliana sudah tak lagi berada didekatnya.
Blash...
Muncul kepala gurita berukuran raksasa dari dalam air hingga memperlihatkan sebagian tubuhnya di tengah ombak dashyat yang menerpanya.
Sayuri dibuat tercengang melihat monster air berukuran besar yang pernah dilihatnya. Sampai-sampai dirinya mematung saat memerhatikan gurita raksasa tersebut dari jauh.
"Itu bukan lagi ukuran untuk monster, malah ukuran super besar yang sangat mengejutkan. Aku menyebut monster tersebut sebagai Kraken berukuran super mega!"
[Pemberitahuan sistem]
__ADS_1
"Ada yang ingin saya beritahu kepada anda tuan, bahwa Liliana telah pergi meninggalkan kapal dengan kekuatan supranatural miliknya!"
"Apa!?"
"Menurut pendapat saya Liliana hendak melawan sekumpulan monster yang sedang menuju kemari seorang diri!"
"Tch, gadis itu selalu gegabah. Kalau begitu aku akan gunakan lagi "Floating soul" untuk membantunya. Sementara ragaku yang ada di kapal ini aku inisiatif kan untuk melawan Kraken tersebut!"
"Tuan, sebenarnya monster besar tersebut bukan monster hydra yang dimaksudkan oleh Quest. Melainkan hanya hewan peliharaannya saja!"
"Bukan ya hehe..."
"Jika hewan peliharaanya itu sebesar gunung, bisa saja monster hydra yang sesungguhnya lebih besar daripadanya?"
Blash...
Dikala Hyun Wo masih memikirkan rencana untuk tindakan selanjutnya hal yang tidak disangka-sangka telah mengejutkannya.
Monster gurita tersebut tiba-tiba loncat menuju arah kapal megah milik Hyun Wo, yang bahkan efek loncatan dari gurita raksasa tersebut dapat menyebabkan gelombang besar dengan ketinggian 10 kaki.
"Ini lebih gila dari yang aku kira, harusnya dia menyerang dengan kekuatannya tapi... dia sendiri yang turun tangan," gumam Hyun gelisah.
Langsung saja Hyun Wo berlari kearah kemudi kapal untuk menghindari jatuhan monster gurita tersebut, yang memang tepat mengarah pada kapalnya.
Tiga layar sudah terangkat sempurna siap untuk menerima angin kencang yang Hyun Wo gunakan untuk pergerakan kapal dengan cepat.
Tubuh besar monster gurita tersebut sudah semakin dekat, sebentar lagi akan menghantam apa yang ada di bawahnya.
Dash...
Jatuhan tubuh besar monster gurita tersebut berefek pada air disekitarnya hingga membentuk gelombang ke segala arah dengan ketinggian 14 kaki.
Kapal layar yang ditumpangi Hyun Wo berhasil menghindari jatuhan tubuh monster gurita raksasa tersebut, hanya saja kapal layar megah tersebut karam akibat hempasan gelombang.
"Bulp..."
"Sayuri, dimana dia sekarang?"
Kapal kini berada didalam laut dalam posisi miring ke kiri namun tetap tengelam menuju dasar laut.
Meskipun kapal dalam keadaan karam sampai seperti ini, bagian-bagian kapal dari layar, tiang, dan sebagainya tidak ada satupun yang rusak.
__ADS_1
Seperti ada kekuatan tersembunyi yang melindungi kapal megah ini, yang katanya tedapat kekuatan mistis.
Hyun Wo melihat Sayuri berpegangan pada bagian kapal dengan ekspresi yang menurutnya sangat tidak sesuai.
Senyuman manis tertuju pada Hyun Wo seraya Sayuri mengerakan satu tangannya. Dan dalam sekejap Hyun Wo merasa dirinya bisa bernafas dalam air.
"Apa ini sihir yang dapat membuat seseorang bernafas di dalam air?" ucap Hyun dalam hati penasarannya.
Setelah mendekati Sayuri, Hyun Wo menerima instruksi darinya melalui bahasa isyarat. Mengharuskan agar Hyun Wo membetulkan kondisi kapal seperti semula.
[Pemberitahuan sistem]
"Maaf tuan, sebelumnya saya tidak menyarankan sebuah skill khusus agar kapal ini bisa teleport ke area yang aman."
"Tidak apa-apa, terkadang sistem juga pernah salah dalam mengambil keputusan bagi user pilihannya!"
"Apa tuan tahu sebenarnya saya..."
"Aku hanya menebak saja, ku harap kamu dapat belajar dari kesalahanmu ini. Jujur saja, aku sendiri menganggap dirimu sebagai teman pertama diriku saat awal berada di dunia ini. Meskipun dirimu hanya "System" namun aku menganggap bahwa dirimu adalah seorang wanita yang baik hati."
Menggunakan kemampuan supranatural "kegelapan" Hyun Wo mengembalikan kondisi kapal seperti semula tanpa berpikir lagi.
Dengan kegelapan ini Hyun Wo bisa membuat sosok apapun yang ia diinginkan, yang sekarang ini adalah sosok mermaid yang dikerahkannya untuk mengembalikan posisi kapal.
Kegelapan di dalam laut ini membuat kekuatan supranatural miliknya menjadi kuat, dalam beberapa detik kapal ini berhasil dikembalikan pada kondisi semulam
Lalu tanpa disadari kapal ini seakan menuju ke permukaan hingga Hyun Wo memastikannya, yang saat ini ia berada di dekat kemudi kapal sambil memegang tangan Sayuri.
Dirinya merasa seperti tertekan dan Sayuri pun merasa sama sehingga keduanya yang seolah-olah mengambang tidak menyentuh lantai kapal dan kini menyentuhnya. Akibat tekanan kapal ini yang menuju ke permukaan.
Blash...
"Akhirnya... uhuk, kita keluar dari dalam air. Saatnya waktu pembalasan tiba, aku akan membalas apa yang diperbuat oleh gurita itu berkali-kali lipat," ucap Hyun bertekad membalas dendam.
"Aku bersyukur bisa selamat dari tragedi ini, nenek... aku masih diberi kesempatan hidup," ucap Sayuri sembari menyatukan kedua tangannya.
Kapal ini rupanya terlalu jauh dari posisi awal monster gurita itu jatuh, yang mungkin disebabkan oleh hempasan gelombang setelah tubuh monster gurita mendarat di permukaan air.
"Hyun, kamu tidak apa-apa?" tanya Sayuri dengan kondisi pakaian yang basah dan rambutnya yang acak-acakan.
"Hmm, aku baik-baik saja, kamu?"
__ADS_1
Hyun Wo pun sama kondisinya berbeda dari yang sebelumnya.