Luxia System

Luxia System
Derita


__ADS_3

Jebakan yang sudah dibuat sedemikian rupa melalui pengalihan, membuat tiruan Hyun Wo terluka parah dan tak dapat memprediksi hal tersebut.


Cla..


Bugh!


Darah segar mengalir deras saat monster itu mencabut tangannya yang menusuk pada Hyun Wo dengan gerakan cepat, diiringi dengan serangan lanjutan pada perut.


Membuat lawannya jauh dari tempat awalnya.


"Hahaha.. hahaha."


Merasa bangga dan mengira sudah mengalahkan monster musang dan juga lawan dari ras manusia yang begitu kuat, wakil ketua monster Lust lalu berjalan santai. Namun...


Deg.


Tubuhnya overdosis lantaran pemaksaan diri yang berlebihan sebelumnya, secara sadar kini monster itu merasakan rasa sakit yang sangat teramat pedih dan menyakitkan.


Tap..


Slash...


"Ah..."


Beberapa menit kemudian monster musang terlihat kembali, bergerak dengan cepat setelah dirinya bangkit lantaran tertutupi oleh reruntuhan tanah. Kemudian menuju ke arah musuh untuk membalas dendam.


Dia memperkuat cakarannya agar lebih tajam terlebih dahulu, lalu dari arah samping menebas leher monster Lust tersebut tanpa bisa dihindari.


Bruk.

__ADS_1


Tubuh monster Lust pun ambruk dengan leher terpisah. Menit berikutnya pun tak ada tanda-tanda regenerasi.


"Apa bocah tiruan itu mati dengan mudahnya oleh monster ini? Dan untuk monster sok kuat ini sepertinya dia tidak bisa meregenerasi lagi. Ini sangat aneh.." ucap ketua monster musang dengan nadanya yang serak.


•••


Beberapa saat yang lalu, Hyun Wo dan kedua perempuan itu sibuk dengan urusan masing-masing.


Dengan kata lain mereka bertiga membagi tugas atas perintah Hyun Wo sendiri.


Hyun Wo melawan ketua monster Lust di tempat yang berbeda, sedangkan kedua perempuan itu salah satunya memiliki peranan penting.


Liliana mengemban amanah dari Hyun Wo untuk tidak membunuh ras manusia maupun ras lainnya yang sedang dimanipulasi. Tugasnya sedikit rumit karena terbilang menangkap mereka.


Satu persatu ras yang dalam manipulasi pun ditangkap dengan cara yang beragam, Liliana memasukkannya kedalam ruang gelap kekuatan supranatural miliknya.


Sedangkan Amaryllis diperankan kabur dari kondisi saat ini, yang sebenarnya dari kejauhan mengamati pergerakan lawan. Guna mencari keberadaan orang-orang di dalam jurang dari atas.


Mereka adalah orang-orang yang ditangkap maupun diculik kemudian dijadikan budak oleh monster Lust dalam kurun waktu bertahun-tahun.


Siapa sangka persembunyian monster Lust baru diketahui sekarang.


Amaryllis kemudian turun saat dirasa situasinya aman.


Tap..


Mendarat dengan sempurna tanpa adanya suara, ia kemudian mengendap-endap mengamati mereka.


Ternyata para monster Lust tidak terlihat sama sekali setelah Amaryllis menunggu kedatangan monster Lust.

__ADS_1


Terlihat ada orang-orang dari anak kecil sampai dewasa dan tua yang menempati tempat lembab ini.


Kegelapan seakan dijadikan penerangan yang sesungguhnya. Anehnya mereka melakukan aktivitasnya dengan begitu tenang.


Kembali mengendap hingga Amaryllis dibuat menjerit lantaran melihat gumpalan seperti daging dalam jumlah banyak memenuhi suatu ruangan.


Yang membuatnya sangat terkejut karena banyak perempuan yang menempel disana dengan perut membesar.


Amaryllis juga mengenali salah satu perempuan hingga membuatnya menangis.


"Hiks... Rinie..." ucapnya lirih melihat temannya dalam keadaaan mengerikan.


Slash...


Slash...


Satu persatu orang yang terperangkap Amaryllis selamatkan.


"Rinie, apa kamu sadar sekarang?"


"Ugh.. umm..." dari wajahnya saja Amaryllis dapat menebak jika temannya tidaklah sadar, ditambah rasa sakit yang dia rasakan.


Di luar.


Pertarungan sengit antara ketua monster Lust melawan tiruan Hyun Wo berlangsung tanpa adanya jeda.


Daerah hutan hijau yang lebat pun menjadi korban dari duel sengit itu.


Tak tanggung-tanggung goa berukuran besar pun hancur terkena jurus jarak jauh dari monster Lust.

__ADS_1


Tentu saja Hyun Wo tidak tinggal diam, dia terus menghindar dan melakukan serangan tajam. Tingkat keseriusannya pun bertambah seiring waktu.


Selain melesat kesana kemari mereka berdua juga melakukan aksi tertentu tersendiri. Semacam jurus-jurus andalan baru pertama kali di perlihatkan dalam pertarungan ini dimana keduanya menganggap sangat sengit.


__ADS_2