
"Kurasa memang benar dialah ketua dari monster tengkorak yang asli. Aku bisa merasakan aura membunuh pada dirinya yang kuat, kurasa diriku beruntung karena bertemu dengannya dan bertarung di kedalaman ini. Aku menduga jika pertarungan ini terjadi di atas sana, kerusakan besar bisa saja terjadi!" ucap Hyun dalam hati sembari memperhatikan lawannya.
Sekaligus memikirkan sebuah rencana dan taktik guna mengalahkan ketua monster tengkorak tanpa waktu yang cukup lama.
Hyun Wo bahkan berinisiatif untuk bergabung dengan dirinya yang lain guna bersama-sama mengalahkan ketua monster dalam pertarungan melawannya.
Dalam ruang sistem Hyun Wo sedang mencari item maupun skill yang akan ia perlukan saat bertarung.
Item dan skill rekomendasi sistem.
Devil's wings : 2800
Fire and frost elemental immune bodies : 2500
Enemy tracker : 3400
Which adder : 4000
Puppet control : 3500
Pain relief pills : 1500
[Yang lain geser kebawah]
Klik.
Hyun Wo membeli item Which adder sebuah item penambah mana 40% dengan syarat mana pengguna dibawah 15% pasif unik menyerap mana lawan 5% per sepuluh detik saat berdekatan dalam jarak dekat.
Berlaku selamanya dan hilang jika pengguna menghabiskan mananya sebelumnya efek item tersebut menambahkan mana.
Lalu Hyun Wo membeli skill Devil's wings sepasang sayap iblis dengan kemampuan utama menambah kecepatan tubuh saat terbang serta kemampuan unik lain jika dipelajari secara otodidak.
Membuka jurus Devil's wings seiring kenaikan level skill. Atribut tambahan level awal menambah mana 2% perlima detik, akurasi, kelincahan, dan banyak lagi yang didapat seiring kenaikan level skill.
Selanjutnya membeli item Pain relief pills item dalam wujud pil yang dapat menghilangkan rasa sakit dari serangan apapun selama 3 menit dalam sekali telan.
Poin 1500 hanya mendapatkan satu pil saja dan Hyun Wo membeli lima pil sekaligus. Kelebihan pil tersebut dapat mengurangi rasa sakit saat terkena serangan lawan.
Hanya saja efek samping pil tersebut setelah berakhirnya durasi tahan terhadap rasa sakit. Misalnya luka bakar tetap akan terlihat bekasnya dan hanya menghilangkan rasa sakit dalam durasi item tersebut bekerja.
"Tuan, sebenarnya ada skill lain yang harus tuan beli, tapi jika tuan memiliki strategi tuan bisa mengabaikannya!"
"Apa itu Luxia?"
"Skill 'Enemy tracker' berguna di saat-saat tertentu, karena ketua monster itu memiliki kecepatan abnormal."
"Hmm, kurasa aku bisa mengatasinya Luxia. Lalu informasi berkaitan dengan..."
Dash...
Tendangan keras mengenai perut Hyun Wo saat sedang berbincang dengan sistem Luxia. Dengan ini Hyun Wo tahu jika kecepatan ketua monster tengkorak yang dibilang oleh Luxia tadi, yaitu memiliki kecepatan menembus ruang dan waktu.
Brakkk!!!
__ADS_1
Brakk!!!
Brakk!!!
Brakk!!!
Brakkk!!!!
Damm... (getaran dalam kedalam itu)
Menghempaskan tubuh Hyun Wo hingga menabrak dinding tempat ini sampai berlapis-lapis dengan ketebalan dinding yang terbilang cukup dalam.
Bahkan membuat keberadaan Hyun Wo jauh dari tempat awal dirinya berpijak.
"Harusnya serangan tadi dapat membuatnya terbunuh, jika tidak, dia adalah orang dengan tubuh terkuat yang aku temui. Meskipun begitu.. tubuhnya akan cacat," ucap ketua monster tengkorak mengamati bekas dinding yang berlubang serta lawannya yang terhenti dari hempasan serangannya barusan.
Shut..
Tap..
Ketua monster tengkorak mendekati tempat dimana penjara besar mengurung para penduduk desa berada, namun raut wajahnya berubah menjadi kesal lantaran tidak menemukan keberadaan penjara itu.
"Cih.. manusia itu ternyata pintar juga, memikirkan orang-orang tak berguna agar keluar dari tempat ini. Atau ku sebut antisipasi agar mereka tidak aku jadikan sebagai sandera!"
"Hehehe kita bertemu lagi ketua bodoh!" suara tak diketahui keberadaannya terdengar oleh ketua monster tengkorak sekaligus menghinanya.
Mendengar suara itu dan caranya berucap sarkas mengingatkannya pada lawan yang berhasil membunuh tiruan dirinya yang lain.
Dia adalah...
Tap..
"Tentu saja kau boleh, tapi setelah diriku mematahkan rahangmu terlebih dahulu kekeke.."
Karena tidak merasakan emosi dan selama ini ia selalu berpura-pura, dalam keadaan yang ia ketahui berbahaya ini pun, tiruan Hyun Wo tetap memandang biasa lawannya.
Dia tahu level ketua monster ini yang dihadapinya jauh lebih kuat berkali-kali lipat dibandingkan perubahan wujud terkuat dari tubuh lain ketua monster itu yang telah dikalahkannya.
Grep.
Tiruan Hyun Wo nampak mengepalkan kedua tangannya hendak menyerang lawannya lebih dulu. Namun...
Wosh...
"!??"
Blast..
Brakkk!!!
Pukulan keras satu tangan ketua monster tengkorak hampir saja mengenai wajah Hyun Wo secara tiba-tiba.
Wosh...
__ADS_1
Wugh.
Wosh...
Swosh... × 5
"Apa-apaan monster ini, pedangnya yang melesat saat ku lihat dengan seksama.. mampu membelah udara, dan kecepatannya..."
Grep..
"Kena kau serangga kecil, sepertinya kali ini kau akan mati tanpa bisa mengelak lagi. Tapi sebelum itu dirimu akan ku siksa terlebih dahulu, dendam pribadi harus aku balaskan. Kau tahu manusia lemah, tubuhku yang lain yang kau bunuh ku ciptakan selama ribuan tahun, dan lebih membuatku kesal.. terbunuh sebelum berubah wujud menjadi tubuh yang setara dengan dewa!"
"Jadi saat itu bukan wujud terkuat.. saat aku mengalahkannya."
"Lalu apa urusanku, kau yang terlalu pemula dalam mengendalikan tubuhmu itu dari balik layar!" sahut Hyun membuat ketua tengkorak bertambah marah serta kesal dan memperkuat cengkraman tangannya pada leher tiruan Hyun.
Grep..
"Bu-bukannya kau berkata akan menyiksaku.. Ku beritahu, siksaan apapun tidak mempan padaku.."
Mendengarnya membuat ketua monster tengkorak menyatukan alisnya lalu bersamaan dengan itu...
Bugh!
Kletak!
Siutt...
Draks...
Brakkk!!!
Bruk! ×30
...
Serangan dari arah belakang berkecepatan setara dengan kecepatan ketua monster tengkorak mengenai wajahnya hingga tubuhnya terhempas dan menabrak bebatuan dan berakhir menabrak dinding tempat ini.
Sampai-sampai bongkahan kristal dan langit-langit tempat ini menguburnya dengan cepat.
Hyun Wo dan dirinya yang lain pergi menjauh dari ruangan tempat ini lantaran sudah mulai runtuh.
Dalam pergerakannya itu Hyun Wo menghindari setiap jatuhan kristal maupun bongkahannya dengan lihai, tak mengenai sehelai rambutnya sekalipun.
Walaupun jatuhan kristal dan langit-langit ruangan ini memenuhi di udara.
Tap..
Tap..
Shut..
"Bagaimana dengan para penduduk desa, apa mereka sudah sampai di permukaan?" tanya Hyun kepada dirinya yang lain.
__ADS_1
"Oh, untuk itu kau tenang saja. Clone diriku dan Liliana membantuku. Dia sebelumnya berpapasan denganku dan bilang ingin membantu, tapi ku tolak dengan sempurna hingga membuatnya berubah pikiran. Bukannya itu yang kau mau?"
"Ya, terimakasih. Kedalaman tempat ini memang sangat jauh dari permukaan jadi untuk membawa para penduduk desa ke atas sana membutuhkan beberapa waktu. Ku harap mereka sampai dengan selamat, karena kemungkinan terburuknya ketua monster tengkorak itu mengetahuinya dan mengejar korbannya!" sahut Hyun sembari berspekulasi mengenai kemungkinan terburuk.