
"Apa!? Tidak mungkin Porte menghilangkan kesempatan emas itu agar dirinya bisa lanjut ke babak selanjutnya. Dia terlalu egois menurutku!"
"Heh. Itu hanya omongan bagi orang yang kalah taruhan, kau tidak merasakan emosi maupun kekaguman saat berada di posisi Porte sekarang!"
"Benar apa yang dikatakan olehnya, mungkin Porte menyerah lantaran dia menghormati Lusius, Lusius bahkan mengundurkan diri hanya karena masalah sepele menurut kebanyakan orang."
Hyun Wo yang mendengar perkataan mereka langsung bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri mereka guna mengingatkan tentang taruhan itu.
"Maaf menyela tuan-tuan, kini pemenang taruhan sudah ditentukan," ucap Hyun dengan senyum penuh arti diwajahnya seketika mereka terperangah membayangkan Hyun adalah seorang penagih hutang.
Ronde pertama dibabak kedua pun berakhir tanpa adanya pemenang.
Dan langsung berlanjut pada ronde kedua yaitu Feng melawan Addison.
Beberapa menit kemudian ronde kedua sama halnya dengan ronde pertama tidak ada pemenang sama sekali, lantaran Feng diskualifikasi dengan dalih menggunakan kekuatannya secara berlebih.
Hal itu membuat penonton sempat khawatir, bahkan pelindung arena hampir saja pecah tak kuat menahan kekuatan Feng yang cukup berbahaya pada salah satu jurusnya.
Sebelumnya, duel tersebut sangatlah sengit kedua peserta menggunakan kemampuan, skill, dan jurusannya yang beragam.
Sementara Addison pada akhirnya menjadi peserta yang kalah di ronde kedua bersamaan dengan Feng yang diskualifikasi.
Detik terakhir pertarungannya melawan Feng, Addison tak mampu menghalau serangannya sehingga dia harus menerima telak serangan itu dan mengakibatkan dirinya tumbang setelahnya.
Suasana menjadi ricuh lantaran ada kubu yang tidak terima jika Feng diskualifikasi hanya karena kekuatannya hampir membahayakan penonton.
Alhasil Feng mengambil jalur tengah dia pergi meninggalkan arena maupun Colosseum begitu saja dengan tolakan pada kakinya dan melompat ke atas seakan melompati Colosseum yang tinggi dan lebar itu.
Dia seperti halnya menghilang lantaran tertutupi silaunya cahaya matahari meninggalkan sebuah jejak kaki kanannya pada arena.
Ronde ketiga lalu diumumkan untuk dilanjutkan setelah masalah pada ronde kedua telah diselesaikan oleh pihak terkait.
Hyun Wo ( ras manusia) Vs Eric( ras manusia)
Hyun Wo memenangkan ronde pertama di babak awal dengan cara licik menurut para penonton, namun tetap dihitung menang dan lanjut ke babak selanjutnya.
Eric mengalahkan peserta dari ras elf yang dinilai sangat kuat hingga membuatnya ketakutan dan memutuskan untuk mengakui kekalahannya.
"Mulai!!"
Saat ini penonton masih riuh bukan karena hal sebelumnya, tapi kesan Hyun Wo dibabak pertama yang buruk di mata penonton.
Bahkan ada yang bilang jika Hyun Wo adalah seorang pecundang. Dan banyak lagi cibiran serta umpatan yang keluar dari mulut para penonton kepada Hyun Wo tanpa henti sampai detik ini.
__ADS_1
Padahal alasan Hyun Wo menggunakan cara itu di babak pertama untuk menyingkat pertarungan, karena dirinya memiliki urusan penting yang harus diselesaikan.
"Hehe kau memiliki banyak penggemar ternyata, mereka sampai tak segan-segan denganmu," cibir Eric halus kepada Hyun yang masih menunggu serangannya.
"Lalu apa kita akan berduel menggunakan senjata atau tangan kosong, biar dirimu saja yang menentukan?"
Dalam situasi ini Hyun Wo tetap tenang kemudian membuka mulutnya dan berkata.
"Mulailah pertarungannya jangan terlalu banyak mengoceh, aku tidak punya waktu untuk ini."
Sesaat Eric terdiam lalu menyahut perkataan Hyun Wo.
"Oke. Aku tidak akan menggunakan senjata apapun seperti dirimu. Akan aku buktikan bahwa kesombongan dirimu patut merasakan akibatnya!"
"Dan ingat... jangan berbuat curang lagi..." ucapnya dengan senyum mengejek.
Eric kemudian melesat cepat ke arah Hyun Wo setelah dirinya diselimuti oleh aura hitam yang berkobar bagaikan api.
Dharr!!
Pukulan keras mengenai bagian bawah arena tempat Hyun Wo barusan hingga retak dan berlubang sedikit.
Sebelumnya Hyun Wo menghindarinya tanpa ekspresi diwajahnya dan itu diketahui oleh Eric, sehingga membuatnya langsung tersulut emosi.
Pukulan dan tendangan mengarah tajam pada Hyun Wo secara bertubi-tubi namun ia berusaha menghindari semua itu dan pada satu momen ia menggunakan skill miliknya.
Pukulan yang diperkuat setelah mengenai target seiring waktu tanpa batas.
Bugh!
Eric terhempas dari tempatnya saat menyerang Hyun Wo dari jarak dekat setelah menerima pukulan yang tak disangka-sangka dari lawannya.
Sebelumnya Hyun membeli beberapa skill demi melawan Eric maupun peserta di babak final nantinya.
Salah satunya adalah Clone punch skill yang digunakan dalam jarak dekat berguna untuk menghajar lawan secara bertubi-tubi dalam 10 detik. Mampu menciptakan bayangan pukulan lebih dari 10 pukulan berskala dengan level skill tersebut.
Memiliki batas penggunaan kembali 15 detik setelahnya dan berbeda batas penggunaan setiap level.
Dengan kecepatannya, Hyun Wo memanfaatkan celah pada diri Eric dan menggunakan skill tersebut.
Bugh! × 10
Brakk...
__ADS_1
Eric jatuh tersungkur setelah menerima pukulan dari Hyun Wo secara bertubi-tubi itu, kemudian dia bangkit kembali dengan amarah menggebu sampai-sampai aura kegelapan dibelakangnya menyerupai wajah monster.
Keduanya lalu saling melesat untuk berhadapan satu sama lain kemungkinan mereka berdua akan beradu kekuatan fisik dari jarak dekat.
Dan benar saja mereka saling serang hingga Hyun Wo sengaja membuat dirinya memiliki celah dan Eric melihat celah itu untuk menghajar Hyun Wo.
Namun Pukulannya tembus dan membuatnya terperangah.
Dash...
Tendangan keras mengenai perut Eric sampai dia benar-benar merasakan rasa sakit pada saat itu juga.
Para penonton terdiam dan tak percaya pada orang yang sebelumnya mereka hina sebagai seorang pecundang malah menunjukkan kebolehannya saat melawan Eric.
Malahan belum tersentuh sama sekali oleh lawannya dan Eric dibuat seperti mainan di tangan Hyun Wo.
"Sial! Dirimu ternyata memiliki kekuatan seperti itu ya. Aku pasti akan mengingatnya! ucap Eric kembali bangkit sembari mengusap darah pada mulutnya.
Di tempat penonton Liliana, Sayuri, maupun Momo bersorak secara bersamaan untuk Hyun Wo.
"Hei... para gadis itu sepertinya mendukung peserta bernama Hyun Wo itu, apa mereka saling kenal?" tanya seorang penonton pada sahabatnya yang sedang memakan buah.
"Mungkin."
Aura hitam itu kemudian membentuk wujud manusia berjumlah dua sekaligus berwarna hitam di seluruh tubuhnya.
Mengartikan bahwa Eric memiliki kekuatan supranatural sama halnya seperti Hyun Wo " kegelapan" pekat.
Wosh...
Eric menghilang sekejap yang mana sudah diketahui oleh Hyun Wo jurusnya barusan yaitu suatu jurus mampu memasuki waktu pada rentang kejadian tertentu dan Eric masuk sebagai order destroyer.
Bersamaan dengan jurus itu kedua aura kegelapan sudah berada disisi kiri dan kanan Hyun Wo dan siap menyerangnya.
Dam!!!
Pukulan dari Eric terlihat ditahan dengan satu tangan oleh Hyun Wo, itupun menggunakan telapak tangannya. Sementara kedua makhluk tercipta dari kegelapan yang berada disampingnya ia masukan kedalam penjara mistis berjumlah dua sekaligus.
Wus...
Eric masih melakukan perlawanan saat berhadapan dengan Hyun Wo dari jarak dekat. Dia kemudian menggunakan aura yang menyelimuti dirinya sebagai serangan tambahan.
Lebih tajam dari pedang dan lebih cepat dari cahaya sepertinya Eric menyalurkan kekuatannya pada aura kegelapan tersebut.
__ADS_1
"Heh.. memangnya aku tidak tahu, semakin dia memperkuat aura itu maka dirinya akan melemah!" ucap Hyun dalam hati.