Luxia System

Luxia System
Dua Kepribadian Dalam Satu Tubuh Dalam Berbeda Keadaan


__ADS_3

Sementara Hyun Wo asli harus berhadapan dengan monster tengkorak dengan ukurannya yang besar. Bak raksasa karena dirinya terlihat seperti semut dihadapan monster itu.


Sebenarnya monster itu menampakkan diri ketika Hyun Wo akan menuju penjara pada penduduk yang terselimuti oleh cahaya.



Lalu monster tengkorak berukuran besar itu datang dari bagian atas ruangan yang seluruhnya terselimuti oleh es ini sama halnya dengan dirinya.


Pedang besar yang terlihat membeku dalam bongkahan es sebelumnya hancur setelah dipegang oleh monster itu.


Kini menatap Hyun Wo dengan tatapan tajam sementara para penduduk desa yang melihat dalam terpenjara merasakan ketakutan melebihi ketakutan mereka selama ini.


Wus...


Serangan hembusan dari nafas monster itu dapat membekukan segalanya hingga Hyun Wo harus berhati-hati dalam menghindarinya.


Bahkan sepatu yang dikenakannya dibuat membeku sebagian saat asal berpijak.


Beruntung karena dirinya memiliki kekuatan tertentu yang dapat mencairkan es dalam singkat membuatnya kembali fokus pada lawannya.


"Ternyata efek dari pembekuan monster itu sangat berbahaya, apa yang membeku dalam es serangannya akan sulit untuk keluar. Karena batu yang membeku dalam es saja sangat sulit untuk dihancurkan saking kerasnya!" ucap Hyun dalam hati.


"Gyaaaaaa....!!!"


Suara memekikkan telinga teriakan dari monster itu bahkan membuat gempa sesaat hingga kristal yang berada di langit-langit berjatuhan.


Hyun Wo saat ini tidak mengurusi penduduk desa ketika dalam situs seperti ini, karena mereka terlindungi oleh penjara itu.


Brak!!


Yang sepertinya sangat kuat dan mampu menghancurkan bongkahan besar kristal saat jatuh menimpa penjara itu.


Brakk!!!


Wus...


Hempasan pedang berukuran besar lagi cepat bersamaan dengan jatuhnya kristal hampir saja merenggut nyawa Hyun Wo dalam waktu singkat.


Sampai-sampai bekas pedang pada lantai tempat ini pun membekas dalam.


Lebih menyulitkan lagi serangan hembusan es yang membahayakan turut hadir dalam situasi menyulitkan ini.


[Pemberitahuan sistem]


"Tuan, kelemahan monster tengkorak itu ada pada dirinya, lebih tempatnya inti biru di dalam tubuhnya yang saat dihancurkan akan membuatnya lenyap!"


"Jadi itu kelemahannya, tapi aku lihat inti itu sepertinya tertutupi oleh tulangnya yang membentuk tubuh itu, dan keras menurutku. Tapi aku memiliki ide, karena ukuran ku dalam posisi terbilang menguntungkan!"


Brakk!!


Swosh...


Brakk!!!


Kletak!


Menghindar dan menghindar terus Hyun Wo lakukan dari berbagai serangan monster yang sepertinya sudah jengkel dengannya.

__ADS_1


Suhu kemudian naik drastis dan lebih dingin dari sebelumnya saat Hyun Wo menyadari penyebabnya dari tatapan monster itu.


Kletak!


Dan benar saja, apa yang dilihatnya dapat bekukan sesuatu dari jarak jauh hanya dengan penglihatannya.


Karena monster itu mulai mengeluarkan kekuatannya Hyun Wo jadi terpaksa harus mengalahkannya secepat mungkin.


Meminimalisir hal membahayakan dirinya yang akan datang padanya jika berlama-lama berhadapan dengan monster tengkorak ini.


Hyun Wo lalu menggunakan Floating soul bersamaan dengan dirinya yang bergerak menghindari serangan monster itu.


Mengendalikan jiwa dirinya kemudian menuju ke arah monster itu.


Dan saat pedang besar itu sudah hampir akan menebas tubuhnya, ia lalu mengorbankan hewan summom sebagai pijakan.


Tang!!!


Sehingga yang terkena pedang itu bukan dirinya, melainkan hewan summon.


Dan hewan summon itu bukan hanya dijadikan sebagai korban semata saja dia bisa menahan serangan pedang besar itu, dikarenakan tubuhnya dapat berubah menjadi materi apapun di dunia ini.


Dan sepertinya hewan summon itu mengubah dirinya menjadi materi paling keras. Dan Hyun Wo sudah memperkirakan hal itu.


Brakk!!!


Membuat hewan summon itu lolos dari kematian namun sayangnya tubuhnya terhempas hingga menembus kedalam dinding ruangan ini begitu dalam.


Sementara Hyun Wo yang berada di atas bagian pipih pedang besar itu berlari sembari menuju ke arah monster itu yang semakin dekat dan bersiap untuk melakukan serangan.


Namun monster itu tidak sebodoh yang Hyun Wo kira dia langsung saja membekukan pedangnya.


Kletak!


Kletak!


Merambat perlahan-lahan menuju pijakan Hyun Wo yang bisa berakibat fatal apabila terkena pembekuan itu.


Shut!


Hyun kemudian melesat ke arah kepala monster itu sembari memunculkan Devil sword yang digabungkan dengan kekuatan supranatural miliknya.


Bersamaan dengan itu monster tengkorak tidak tinggal diam dan melancarkan serangan dari hembusan nafasnya ke arah lawannya.


Terlihat hembusan itu seperti udara disertai butiran es yang mengepung targetnya.


Srakt!


Srakt!


"Arrrrgh!!!!!"


Kedua bola mata monster itu yang berwarna biru menyala tertusuk Devil sword hingga membuatnya mengeram kesakitan.


Sebelumnya, ketika hembusan es hampir menyentuh tubuh Hyun Wo jiwa dirinya melesat dan berada tepat dihadapan mata monster itu, lalu Hyun wo melakukan perpindahan tempat dengan jiwanya.


Dan berakhir dengan Hyun Wo yang melakukan serangan tepat di depan wajah monster tengkorak raksasa itu.

__ADS_1


Beberapa saat yang lalu.


"Gyaaaaaa....!!!"


Suara didepan sana terdengar menggema dalam tempat ini hingga menggetarkan dinding yang sebagainya terselimuti oleh kristal.


Klek..


Klek..


Bongkahan kristal di langit-langit pun dibuat retak akibat suara keras barusan. Hingga ada yang jatuh menimpa pasukan tengkorak.


Suara memekikkan telinga itu bahkan dapat menghentikan pertarungan adu senjata tiruan Hyun Wo dan ketua monster tengkorak.


"Ternyata kau membawa rekan hehe... dia begitu bodoh membuat dirinya melawan bawahan ku."


"Memangnya kenapa, pemimpinnya saja tidak dapat membunuhku dalam sekejap!" sahut Hyun mencibir ketua monster tengkorak.


Yang tentu saja perkataannya itu membuat emosi lawannya naik drastis dalam sekejap. Akibat terprovokasi oleh perkataan Hyun Wo.


Wos...


Ketua monster itu menghilang tanpa meninggalkan bekas pada bongkahan batu yang menjadi pijakannya.


"Cepat sekali.. lebih secepat dari sebelumnya!?"


Ting!!!


Kemudian muncul secara tiba-tiba dan hampir saja menewaskan tiruan Hyun Wo dengan tebasan kapak berkecepatan dibawah detik.


Menghancurkan pedang milik tiruan Hyun Wo hingga hancur berkeping-keping dan terpaksa Hyun Wo lepaskan.


Shut...


"Cih, ketakutan sampai lari. Dasar pecundang!" umpat ketua monster dikala lawannya melesat cepat pergi meninggalkan dirinya.


Melihat lawannya menuju pasukannya ketua monster tengkorak berpikir lawannya menggali kuburannya sendiri.


Menanggapinya dengan seringai kemenangan. Namun...


Blash...


Damn!!!


Saat tiruan Hyun Wo hendak mendarat sayapnya mengeluarkan serangan yang melesat cepat pada segerombolan pasukan monster tengkorak di bawahnya.


Terakhir menjadikan satu sayapnya sebagai serangan terkuat dan membuat pasukan tengkorak yang diarahkan serangan itu tidak menahannya dengan tameng, melainkan menghindarinya.


Saat mendarat pun tiruan Hyun Wo menggunakan satu sayapnya lagi guna menghempaskan pasukan tengkorak yang hendak mendekat kearahnya.


Hyun Wo terlihat seperti mengambil sesuatu, sementara dari arah belakang ketua monster melesat ke arahnya tanpa disadari.


Brakkk!!!


Asap dari efek serangan ketua monster tengkorak barusan mulai merambat hingga beberapa barisan pasukan tengkorak dibuat tertutupi oleh asap tersebut.


"Hahahaha mati kau manusia bodoh hahahah..."

__ADS_1


"Siapa yang kau panggil bodoh huh, atau ku sebut dirimu... masih belajar heh...!"


__ADS_2