Luxia System

Luxia System
Langsung Ke Akar-akarnya


__ADS_3

Di waktu yang sama, tiruan Hyun Wo menyatu dalam kegelapan pekat. Membuat dirinya berkuasa dan leluasa di dalam ruangan luas itu yang berisi monster Lust dalam keadaan mematung belum dibangkitkan.


Crakk ×5000


Tak disangka ribuan prajurit monster Lust yang sudah ditempa sangat lama dan menunggu waktu untuk dibangkitkan kembali pada penyerangan besar-besaran nanti, harus menelan pil pahit. Kini dirasakan langsung oleh ketua monster Lust yang sedang berada di luar.


Mereka terbunuh dalam keadaan mengenaskan tercabik-cabik, terkelupas, tertusuk, terpotong, dan banyak lagi di dalam kegelapan pekat itu.


Seperti bentuk penyiksaan di neraka, jika aksi tersebut diketahui oleh umum maupun Amaryllis secara langsung dia pasti akan shock dan tak sadarkan diri.


Saat ini diri tiruan Hyun Wo sedang dalam kemarahan yang sesungguhnya dan melampiaskan seluruh amarahnya itu kepada pasukan monster Lust yang belum pernah berbuat kejahatan sama sekali itu.


Tak lama api biru membakar tubuh pasukan monster Lust hingga lenyap menjadi abu. Tentunya mereka tidak dapat meregenerasi diri lagi.


Drakss...


Guncangan hebat dirasakan oleh Amaryllis dalam keadaan minim cahaya tersebut, dia sekarang ini berada di dalam sebuah pelindung yang diciptakannya. Terbuat dari kristal terkuat miliknya dari sihir kristal.


Kini dirinya bersama orang-orang yang telah lepas dari pengaruh monster Lust, Amaryllis juga berusaha agar keras untuk membuat mereka tak takut lagi.


Pancaran cahaya dari dinding kristal pelindung tersebut akhirnya menghilangkan kegelapan pekat di dalam pelindung itu.


Kini mereka dapat bernafas lega dan melihat diri sendiri lebih lama lagi dengan jelas, meskipun beberapa dari mereka shock melihat kondisi dan keadaan dirinya sendiri.


Amaryllis juga menciptakan kaca dari kristal dan membagikan makanan yang dikeluarkannya dari ruang tanpa batas, disesuaikan dengan level diri. Kepada orang-orang yang nampak kelaparan.


"Yam..."


"Yam..."


"Yam..."


Di ruang tersebut Amaryllis melihat pemandangan langka yang belum pernah ia saksikan seumur hidupnya.


Banyak orang dalam keadaan kurus kering dan keadaan terbilang mengerikan, lantaran para perempuan terlihat memiliki perut buncit.


Tak lain berisi janin monster Lust yang ditanamkan kepada mereka. Amaryllis yang tak bisa membantu para perempuan guna menghilangkan janin itu pada perut mereka yang dirasa bergerak-gerak, hanya bisa pasrah. Menunggu bantuan dari Hyun Wo.


"Hyun... cepat datang kemari..." gumam Amaryllis.

__ADS_1


Amaryllis yakin jika Hyun Wo ahli dalam segala bidang dan dapat melakukan apa saja. Layaknya keajaiban yang dicipta.


Saat ini ia hanya dapat membantu mereka yang sedang kelaparan dan butuh sesuatu yang bisa dilakukannya.


Ia juga menetralisir guncangan hebat tadi dengan sihir khusus yang dapat membuat keadaan di dalam pelindung ini normal-normal saja.


Padahal di luar pelindung tersebut, gua tempat monster Lust gunakan sebagai markas sedalam 20 meter terangkat ke atas.


Ketua monster musang yang melihat hal tersebut nampak mengernyitkan dahi dengan ekspresi kesal.


Tiruan Hyun Wo yang sekarang ini berada di posisi terang terkena sinar matahari dan tertawa tak henti-hentinya sembari menunjukkan senyum mengejek, atas kelakuannya yang saat sudah membunuh semua pasukan monster Lust yang berjumlah ribuan itu.


Membuat ketua monster Lust marah dan menggunakan kekuatannya untuk mengangkat area meliputi jurang, dari markasnya. Setinggi 200 kaki jauh dari daratan hanya dengan teknik kaki.


Area jurang yang terangkat itu selain luas dan terlihat panjang juga seperti pulau yang melayang di udara.


Gret...


Gret...


Perubahan wujud terkuatnya, siapa sangka ketua monster Lust dapat merubah dirinya menjadi bentuk raksasa setinggi 30 kaki.


Hyun Wo asli mulai bangkit seraya melesat cepat untuk keluar dari kedalaman bermeter-meter tadi, akibat terkena serangan mematikan dari ketua monster Lust sebelumnya.


Ia tidak shock, saat melihat perubahan wujud monster itu yang sudah benar-benar dalam wujud terkuatnya.


Sementara pasukan monster musang dan monster lain yang sebelumnya bersembunyi menunggu waktu yang tepat untuk memangsa dikala mereka lengah, kini mons dibuat lari terbirit-birit.


Dan ketua monster musang yang memang memperingati seluruh pasukannya.


Hanya beberapa monster saja yang masih sibuk pada aktivitasnya maupun tetap berdiam diri di tempat.


Wugg...


Nampak saat ini ketua monster Lust akan meninju area yang melayang itu dengan keras, lantaran dendamnya mewakili ribuan pasukan yang telah terbunuh. serta mengetahui didalamnya ada rekan dari orang yang membuat pasukannya terbunuh. Bahkan orang itu sendiri kini terlihat duduk seperti menanti serangan dari monster itu.


Membuat ketua monster Lust marah hingga memusatkan seluruh kekuatannya pada serangan ini.


Saat tinjuan cepat itu dalam keadaan lambat tiruan Hyun Wo terlihat melesat ke arah pukulan itu dari posisi duduknya. Hendak beradu tinju yang jika dipikir dengan logika akan mustahil bagi Hyun Wo menahannya, bahkan menyentuhnya agak lama pun masih dalam spekulasi.

__ADS_1


Dikarenakan ukuran tinjunya yang jauh berbeda dengan ukuran tinjuan ketua monster Lust yang sudah menjadi raksasa.


Buk!!!


Wuss...


Brakkk!!


Srakk!!


Di ketinggian, ketika pukulan ketua monster Lust itu berlangsung terjadi hempasan yang membahayakan, sampai-sampai burung yang ada disekitar dan dalam jangkauan tertentu dibuat hancur menjadi gumpalan darah akibat pertemuan pukulan keduanya.


Sementara di daratan, lebih tepatnya tempat yang menjadi pijakan kaki monster Lust di titik pusat keduanya kakinya hancur hingga menyebar luas.


Area hutan yang hijau dan rapat akan pepohonan sekali lagi harus musnah dalam sekejap.


Tak lama hujan darah membasahi daratan yang sudah hancur berantakan itu, Hyun Wo sendiri mengetahui jika ketua monster Lust telah kehilangan satu lengannya. Yang dibuat hancur saat adu tinju barusan dengan diri tiruannya.


Sebelumnya Hyun Wo menggunakan teknik penyatuan kekuatan dengan diri tiruannya dan mengorbankan setengah mananya untuk dikonversikan menjadi energi.


Di pusatkan pada serangan diri tiruannya saat beradu tinju tadi.


Liliana kini terlihat menghampiri Hyun Wo setelah sebelumnya, dirinya dilindungi sekali lagi dari efek berbahaya pada daratan dari ulah monster itu.


Menemukan keberadaan Hyun Wo ia langsung melesat dan menghampirinya dengan wajah lega. Karena sebelumnya, Hyun Wo telah diketahui terkena serangan mematikan dari ketua monster Lust.


Ia kemudian memeluknya erat seakan tak ingin melepaskan Hyun Wo lagi dari pelukannya yang tiba-tiba itu.


"Hyun... hiks..."


Meskipun tubuh Liliana dipenuhi oleh darah segar Hyun Wo tetap membalas pelukan Liliana, yang menurutnya memang sedang membutuhkan momen seperti ini.


Tak lupa Hyun Wo mengelus rambut Liliana dan juga punggungnya dengan lembut.


Mengatakan bahwa semuanya akan berlalu cepat atau lambat dan kemenangan akan selalu berada di jalan yang benar.


Lain lagi dengan ketua monster Lust yang kini dalam keadaan shock maupun tertegun pasca kekalahan dirinya pada adu tinju barusan.


Yang terbilang tak pernah diprediksinya sama sekali.

__ADS_1


"Argh!!!!"


__ADS_2