Luxia System

Luxia System
Mendominasi Pertarungan


__ADS_3

Hanya saja dikarenakan sihir terbaru Hyun Wo masih lemah dan menguras tenaga lantaran melahap monster setara level kehancuran.


Nampak wadah yang memerangkap delapan belas monster serigala mulai terbuka.


Melihat lawannya tengah memaksakan diri Vampir itu menggunakan jurus serangan langsung, dinamakan death scratch.


Wosh...


Kali ini dia menghilang bak udara.


Crak..


Crak..


Dalam sekejap vampir itu sudah berada dihadapan Hyun Wo dan langsung melancarkan serangannya, membuat kedua tangan Hyun Wo seketika melayang di udara.


Darah segar mengalir deras dari bekas potongan tangan sampai siku.


Shut...


Hyun Wo lalu mundur kebelakang dikala vampir itu tersenyum puas.


"Kali ini aku berhasil membuatmu terluka cukup parah, tuan!" ucap vampir itu benar-benar mengecek sekali dari raut wajahnya.


"Ckk," Hyun hanya berdecak kesal sembari memandang lawannya.


Melihat kondisinya yang parah dan kehilangan dua tangannya dipastikan melawan monster itu akan sulit.


Di tambah para serigala yang kini lolos dari wadah yang melahapnya.


Detik berikutnya pun beberapa serigala lari dari pertarungan, sedangkan sepuluh dari mereka mendekati Hyun Wo dengan niat membunuh.


Bruk.


Bruk.


Bruk.


Ketika hendak menerkam mangsanya, sepuluh monster serigala itu mendadak jatuh tersungkur. Tidak diketahui apa sebabnya, sementara Hyun Wo melihat lawannya dengan seringai khas dirinya.


Melihat kejadian yang tak logis membuat vampir itu bertanya-tanya maupun kebingungan, semua itu terlukis dari raut wajahnya.


Menurutnya bagaimana bisa sepuluh serigala dalam kendalinya yang sudah dalam mode diperkuat, mendadak dilumpuhkan.


Bahkan lebih membuatnya tertampar lagi lawannya hanya diam saja saat serigala itu hendak menyerangnya.


Seketika vampir itu membisu sembari berspekulasi.


"Apa hanya ini saja yang bisa dilakukan oleh raja kegelapan sepertimu, menurutku malah cocok disebut vampir rendahan!" cibir Hyun dengan bagian akhir yang menekan.


Emosi merangkak naik hingga ke kepala vampir itu dia pun bersiap untuk menggunakan jurus lainnya.


Tiba-tiba saja dirinya menjadi kelelawar, tak lama kelelawar itu seperti halnya berkembang biak hingga jumlahnya mencapai ratusan saat ini.


Membentuk wajah vampir itu. Dan sepertinya kelelawar itu adalah kelelawar tingkat tertinggi yang dipanggil olehnya.


"Hahahaha tanpa kedua tangan, kau kira akan mudah meloloskan diri dari kelelawar darah ini. Aku akan memberimu kematian paling menyakitkan, sedikit demi sedikit kulit dan tubuhmu akan termakan habis!"


"Hal baiknya, dirimu akan ku hidupkan kembali dan secara terus-menerus menjalani kehidupan seperti di neraka heh..." lanjut vampir itu memperingatkan Hyun.

__ADS_1


Bosan mendengar celotehan lawannya Hyun dibuat mengantuk hingga mulutnya terlihat menguap diakhir vampir itu bicara.


Blash...


Sudah marah sejadinya, ratusan kelelawar itu bergerak cepat mengepung Hyun Wo.


Wuss...


Grep.


Tangan dari kegelapan kini menyatu pada tubuh Hyun Wo dan kembali lagi pedang ia keluarkan, pedang suci.


Dengan teknik sihir tornado.


Whosh... whosh... whosh...


Sebuah tornado terbentuk dan melindungi Hyun Wo didalamnya, sementara kelelawar itu berusaha untuk memasukinya. Walaupun beberapa dari mereka terkoyak hingga menjadi darah utuh.


Para penduduk desa Hawl sampai tercengang melihat dari kejauhan tornado dan kelelawar sebegitu banyaknya berusaha untuk menembus tornado.


Seiring waktu kelelawar itu bertambah banyak dan mampu menembus tornado itu hingga membentuk wujud vampir.


Keduanya lalu bertarung didalam tornado dengan beradu senjata, pedang dan tombak.


Srak..


Sretkt..


Terdorong disaat serangan tipuan lawannya mampu membuatnya lengah, Hyun Wo malah lebih terluka lagi daripada sekarang.


Wajahnya terkikis hingga berdarah namun dengan sigap menutupi luka itu dengan kegelapan.


Swosh...


Swosh...


Swosh...


Vampir itu merasakan kesenangan yang tiada Tara semenjak terakhir pertarungan dengan raja Fredrick, yang telah dikalahkannya hingga kabur saat ia lengah. Yang padahal dirinya membiarkannya.


Dengan maksud agar lawan terkuatnya mampu membuatnya serius dalam sebuah pertarungan hidup dan mati.


Kini mendapati lawan terkuat jauh lebih kuat dari raja Fredrick membuatnya sangat bersemangat.


Swosh...


Swosh..


Beberapa kali serangan Hyun Wo mengenai tubuh lawannya, hanya saja tidak berefek apapun sama sekali.


Vampir itu terus menyembuhkan dirinya meskipun harus terkena serangan pedang suci.


Seperti halnya lawannya itu sengaja menerima berbagai serangan tadi agar menguras tenaga.


Hyun Wo lalu menyimpulkan jika wujud vampir didalam tornado ini bukalah wujud asli.


Dan benar saja, di luar tornado tak jauh dari sana empat wujud vampir tiruan terkekeh melihat lawannya tersudutkan. Bahkan senjata makan tuan, dikala Hyun Wo terkena bagian tornado yang melindunginya.


Jurus vampir tersebut dinamakan "Blood imitation" dimana darah berjumlah banyak yang selama ini dikumpulkan oleh vampir itu diubah menjadi beberapa clone.

__ADS_1


Hyun Wo lalu membuka mulut dan berucap "Sihir elemen, gelombang api biru!!"


Blarr...


Api biru itu mengubah tornado menjadi pusaran api dan membakar ribuan kelelawar dan juga wujud palsu vampir didalamnya, berserta Hyun Wo.


Namun siapa sangka Hyun Wo berhasil keluar dari dalam tornado dengan skill berpindah tempat dengan makhluk hidup.


"Sihir elemen, air bah!"


Byurr...


Menit berikutnya Hyun Wo berhasil pula memadamkan pusaran api itu dengan sihir air miliknya.


"Manusia itu ternyata memiliki dua kekuatan, yang disebut dengan God's grace! Menarik."


Shut..


Shut..


Shut..


Tidak tinggal diam, empat tiruan vampir itu menyerang Hyun Wo secara bersamaan dengan senjata yang dipegangnya berbeda-beda terbuat dari dari.


Brakk!!


Swosh...


Swosh...


Saat ini Hyun Wo berusaha menghindari setiap serangan dengan hati-hati, bahkan sebelumnya kapak berukuran besar hampir saja menindihnya.


Mendapati celah, Hyun Wo dengan cepat mengeluarkan wadah kecil dari dalam ruang tanpa batas.


Brack..


Lalu ia memecahkan wadah itu hingga asap menutupi keberadaannya dan tiga tiruan vampir itu.


Di atas gereja.


Sementara itu wujud vampir yang asli sedang berspekulasi memikirkan rencana lawannya. Menurutnya baru kali ini dirinya harus ekstra tajam dalam memperhatikan gerak gerik dan taktik lawannya pada pertarungan ini.


"Manusia itu sebenarnya memiliki taktik apa lagi, ckk. Tubuhnya sebagian terluka dan hilang, tapi tekadnya untuk melawanku masih sama saja seperti di awal! Perasaan ini membuatku sedikit... Argh! Untuk apa aku khawatir pada manusia itu!" gumamnya.


Saat asap itu menghilang nampak dua tiruan vampir terbunuh secara mengenaskan.


"Ckk.. lagi-lagi, apa yang akan lewatkan!" ucap vampir itu emosi, sementara dua tiruan dirinya kini menjauh dari area itu.


"Ada apa raja kegelapan, ku lihat wajahmu begitu ketakutan dan khawatir! Apa dirimu sudah ingin lari dari pertarungan ini!?" ucap Hyun yang mana membuat lawannya itu sudah melewati batas amarahnya.


Hingga wujud asli vampir itu kini berubah menjadi lebih gelap dan berbahaya dari auranya saat ini.


Dia kemudian mendekati dua tiruan dirinya hendak memberinya kekuatan yang sama. Sementara ratusan kelelawar di udara lenyap seketika.


•••


Di satu sisi didalam gereja, Hyun Wo masih terlihat dalam keadaan bersih tak terluka sedikitpun sedang duduk disebuah kursi dengan kaki menyilang, sambil menikmati segelas anggur.


Dirinya bahkan di temani oleh Amaryllis.

__ADS_1


__ADS_2