
"Tempat ini! Langsung berubah secara drastis menjadi Padang kering, semua yang ku lihat sebelumnya lenyap. Tunggu..." gumam Hyun dalam hati ia lalu teringat dua perempuan itu yang sepertinya berada dalam radius asap tadi.
Hyun Wo menoleh kemudian mengedarkan pandangan mencari dua perempuan itu, beruntungnya ia mendapati perempuan itu tidak kenapa-kenapa lantaran melindungi diri dengan sebuah Shield bersama-sama.
Perasaannya kini menjadi lega hanya saja rasa kehilangan semenjak keadaan alam berubah ini dan mengubahnya secara drastis menjadi rusak akibat ulah monster musang.
Membuat Hyun Wo emosi dalam diam. Hanya saja ia tahan kembali untuk lebih tenang dalam pertarungan nanti.
"Jadi begitu, pasukan dan monster itu kebal terhadap asap yang mampu melelehkan bebatuan besar sekalipun!" ucap Hyun dalam hati memahami efek asap yang berasal dari monster musang. Diketahui tidak berefek kepada dirinya sendiri, maupun pasukannya.
"Saatnya pertarungan raja yang sesungguhnya akan segera dimulai!" ucap monster itu spontan sembari berjalan mendekati Hyun dengan santainya.
"Siapa namamu, aku akan mengingatnya apapun hasil dari pertarungan ini?"
"Hyun Wo, aku kemari hanya akan memberantas monster seperti kalian. Terutama monster Lust!" jawab Hyun sembari menerangkan pula maksud tujuannya kemari. Entah mengapa.
Monster musang itu mengerutkan dahi.
[Pemberitahuan sistem]
"Tuan, kenapa memberitahukan tujuan tuan kemari kepadanya? Bisa saja monster itu akan memberitahu monster Lust?"
"Tenang saja Luxia, menurut informasi monster di tempat ini saling membunuh. Jadi aku memiliki sebuah rencana agar monster musang ini menjadi rekan!"
"Menjadikannya rekan?"
"Ya, lebih tepatnya sebagai rekan tambahan untuk menghadapi monster Lust. Mengingat pasukan monster Lust memiliki 60.000 ribu untuk tambahannya, sementara mereka yang bergerak bebas belum diketahui berapa jumlah pastinya!"
"Kalau begitu akan saya cek tuan."
"Ya, terimakasih Luxia. Mungkin untuk keadaan dimana monster Lust sadar akan sebuah pertarungan, monster musang sudah berada di pihak kita!"
Kini monster musang sudah tepat berada dihadapan Hyun Wo masih belum ada niat membunuh dan aura serius dalam pertarungan yang belum dimulai ini.
Ternyata monster itu memang serius mengajak Hyun Wo untuk berduel dengannya, entah apa alasan pastinya monster itu hanya berucap tentang raja yang sesungguhnya.
"Aku setuju melawanmu dalam sebuah duel, namun kurang menarik jika tidak membuat sebuah kesepakatan tertentu. Yang menang bebas mengatur yang kalah dalam satu hari! Bagaimana, seru bukan?"
"Kedengarannya menarik."
"Baiklah, ucapanmu itu menandakan setujunya akan sebuah kesepakatan yang telah kita buat, seorang raja sejati tidak akan pernah mengingkari janji bukan?" sahut Hyun menekankan kalimatnya diakhir.
"Benar sekali, kalau begitu kita mulai sekarang!" monster itu pun menekankan katanya guna memulai pertarungan dalam arena yang dibuat khusus ini, walaupun tak disangka harus mengorbankan area hijau sepanjang 500 meter hingga menjadi Padang kering hanya ada tanah.
Luxia kemudian memberitahu Hyun Wo jika pasukan aktif monster Lust berjumlah 200 lebih, itupun memiliki peranan masing-masing.
Ada yang ahli bertarung dengan menggunakan fisik maupun kekuatan tertentu, ada yang bertugas melatih pasukan, dan lainnya.
__ADS_1
"Keke.. pertarungan sengit antara tuan dan manusia hebat itu akan segera berlangsung!" ucap salah satu pasukan monster musang, berada tak jauh dari perempuan itu.
Sekarang ini mereka berada dalam genjatan senjata untuk sementara waktu, sampai hasil pertarungan ditentukan.
"Hei.. kenapa bos kalian begitu tertarik dengan sebuah pertarungan, dan kenapa dia memakai pakaian seperti manusia dari tumbuhan?" tanya Amaryllis.
"Tuan hanya mencintai sebuah pertarungan, apa nona tahu, tuanku telah mengalahkan 99 monster level tinggi! Kebetulan sekali merasakan kehadiran seseorang yang menurutnya kuat daripada monster yang dilawannya sebelumnya, tuan jadi memilih manusia itu untuk menjadikannya lawan yang ke 100!"
"Masuk akal, tapi kalau boleh bertanya apa kalian pernah membuat kekacauan?" sambung Amaryllis bertanya lagi.
"Seingat saya selama mengikuti tuan, belum pernah kami membunuh satu manusia maupun ras lainnya sekalipun! Yang berhubungan erat dengan manusia, bahkan saat ada kejadian monster level tinggi menyerang suatu kota tuan malah lebih memilih untuk menjadikan monster itu sebagai lawannya!"
Mendengar penuturan dari salah satu bawahan monster musang entah benar atau tidaknya hal itu tetap membuat Amaryllis terkejut.
Pasalnya monster kuat seperti monster musang itu tidak sekalipun membuat kerusakan seperti monster lain pada umumnya.
Dan mungkin saja kerusakan sekarang ini adalah pertama kalinya monster itu lakukan.
Shut...
Brakk!!
Shut...
Wosh...
Setelah salah satu pasukan monster musang memberi aba-aba dimulai pertarungan, ketuanya pun langsung menyerang Hyun Wo dengan serius.
Tubuh monster itu yang lumayan lebih tinggi dan besar dari Hyun Wo serta dapat berdiri seperti manusia dan serangannya yang bagaikan pegulat bebas membuat Hyun Wo teringat akan tonton yang pernah ia saksikan di TV.
Sebuah live menampilkan ajang gulat bebas.
Shut...
Kini terlihat dengan jelas pergerakan monster musang yang menuju kearahnya dengan terarah, melesat bagaikan angin berkecepatan lurus kedepan. Hyun Wo menunggunya dan...
Dash...
Sebuah manuver berawal dari loncatan dengan satu kaki sembari menghindari serangan lawannya, saat berada tepat di atas kepala lawannya Hyun melakukan tendangan keras pada bagian belakang tubuh monster musang hingga membuatnya terdorong kuat kedepan secara paksa.
Krek..
Sampai lawan Hyun Wo memperbaiki keadaan tubuhnya yang barusan sempat membengkok.
"Hehe.. gerakan yang bagus, kalau begitu giliran-ku."
Shut...
__ADS_1
Drep.
Wosh..
Drep.
Wosh.
Melesat lalu melakukan gerakan zig zag kesamping kanan dan kiri dengan cepat menuju Hyun Wo yang tengah bersiap menghadapi.
Drashh..
Detik ini monster musang siap melancarkan serangannya didepan Hyun Wo ketika sudah dekat karena melakukan gerakan tadi.
Wosh...
Namun siapa sangka monster itu membatalkan serangan dan melesat kesamping dengan cepat hingga berada dibelakang Hyun Wo dan...
Bugh!
Serangan balasan tak diduga hampir saja mengenai kepala bagian belakang Hyun Wo, sebuah pukulan yang harusnya dilancarkan sebelumnya malah sebaliknya, dilakukan pada momen dadakan.
Untungnya Hyun Wo menghalau pukulan tersebut dengan satu tangan yang dengan sigap diarahkan ke belakang kepalanya untuk melindungi.
Shut...
Shut...
Keduanya lalu berbalik dan melesat hendak berhadapan.
Bugh! ×67
Pukulan masing-masing secara berhadapan seperti tinju dengan gerakan cepat kini terlihat sulit untuk diamati.
Seiring waktu kecepatan keduanya bertambah hingga tak terlihat pukulan beruntun dari Hyun Wo atau monster musang itu.
Bugh!
Dan berakhir dengan keduanya saling mengenai lawannya pada bagian pipi.
Monster itu lalu tersenyum seperti menikmati pertarungan ini. Darah segar pun keluar dari mulutnya, sementara Hyun pada hakikatnya nampak seolah-olah terkena pukulan barusan dari lawannya.
Hyun Wo saat ini masih bersih belum terluka.
"Hebat, hebat... dalam serangan dibawah milidetik pun dirimu masih bisa menghindar seperti memperlambat waktu. Kurasa inilah pertarungan yang sesungguhnya!! Arghh!!"
Bugh!
__ADS_1
Tiba-tiba saja monster itu melesat seakan menghilang di tempat dan muncul secara dadakan tepat dihadapan Hyun Wo seraya menendangnya hingga berada di udara dalam ketinggian 10 meter.
Kedua perempuan itu pun terkejut dan sangat khawatir pada Hyun Wo. Sampai-sampai ketika akan membantu, monster lain mencegah dengan mengatakan acuan genjatan senjata.