Luxia System

Luxia System
Menghadapi Masalah Dengan Tenang


__ADS_3

"Maaf tuan, saya sering mendengar seseorang yang menipu dengan identitas palsu. Apa tuan yakin percaya pada mereka berdua, dan memberikan kapal megah tuan begitu saja?" ucap boss penjual kapal berbisik kepada Hyun. Memperingati aksi kejahatan yang kerap kali terjadi di pelabuhan terbesar ini.


"Begitu ya, aku pikirkan dulu matang-matang."


Hingga akhirnya Hyun Wo memilih untuk percaya pada insting dan keberuntungannya. Setidaknya jika mereka benar-benar mau menipu akan ada balasan pada mereka suatu hari nanti, pikir Hyun Wo.


"Terimakasih banyak tuan baik, saya sangat..." ucap wanita tersebut yang sempat tertahan.


"Sama-sama, panggil saja saya Hyun, semoga kedepannya kita bisa bertemu lagi. Oh ya, bos tolong jelaskan pada mereka tentang kapal ini!" ucap Hyun sembari menunjuk kapalnya. Di balas antusias oleh boss penjual kapal.


"Aku harap kita bisa bertemu lagi, oh ya. Panggil saya Rose. Kalau begitu kami ijin pamit sekarang, karena sebenarnya kami sedang terburu-buru!" ujar wanita bernama Rose sembari melenggang pergi, di balas lambaian tangan oleh Hyun.


Namun belum jauh dari tempatnya berbicara dengan Hyun Wo, wanita itu kembali seraya mengangkat gaun panjangnya. Lalu memberikan Hyun Wo token masuk kerajaan Milan disertai ciuman di pipi kiri Hyun secara tiba-tiba.


Yang di cium pun merasa terkejut sekaligus pasrah karena kejadiannya berlangsung secara mendadak dan tidak disangka-sangka.


Untungnya orang yang berlalu lalang sibuk pada urusanya masing-masing dan hanya menanggapi dua insan tersebut dengan biasa-biasa saja.


Lalu Hyun Wo menuju ke kedai daging asap dimana disana Sayuri dan Liliana sedang menunggunya. Sampai disana Hyun Wo langsung memesan makanan utama yaitu daging domba gunung.


Meski keduanya merasa keberatan dan agak kecewa mendengar Hyun Wo yang memberikan kapal megah yang dibelinya dengan harga mahal kepada orang lain secara cuma-cuma. Tapi pada akhirnya mereka berdua bisa memahami maksud hati Hyun Wo yang ingin berbuat baik mau menolong sesama tanpa pamrih.


Selesai sarapan mereka bertiga langsung menuju tempat pemandian air panas sebelum pergi ke guild untuk melaporkan misi yang diselesaikan.


Hyun Wo sendiri berharap dari menyelesaikan misi tersebut dapat mengisi wadah tak terbatasnya dengan banyak koin emas. Cukup untuk bekal kelangsungan hidupnya selama berpetualang.


"Kehidupan seperti ini yang dulu aku harapkan, bebas dari hiruk pikuk kota yang berpolusi, yang bahkan aku sendiri harus berjuang dengan keras hanya sekedar untuk mendapatkan sesuap nasi," ucap Hyun dalam hati.


Sesampainya di tempat pemandian air panas mereka bertiga disambut hangat oleh gadis-gadis cantik berpakaian anggun. Dan mempersilahkan mereka bertiga untuk masuk diselingi oleh sesuatu.


"Tempat pemandian utama sangat ramai, aku lebih memilih menyewa tempat VIP agar aku sendirian disini. Akan lebih baik jika aku tidak berada di tengah keramaian."

__ADS_1


Sementara Sayuri dan Liliana berada di tempat berbeda yaitu pemandian yang dikhususkan untuk perempuan. Mereka juga menerima pelayanan VIP.


"Hmm, aku masih penasaran dengan kejadian aneh terjadi di desa tempat tinggalku, dalam satu malam mayat penduduk desa seakan lenyap tak tersisa sama sekali. Menurutku kejadian tersebut ada sangkut pautnya dengan monster, dan aku belum bisa memastikan pelaku utamanya dengan pasti. Karena masih ada ras lain yang kemungkinan saja terlibat pelakunya."


Selesai mandi dan berganti pakaian Hyun Wo ijin pergi terlebih dahulu ke guild kepada orang pelayanan VIP nya, dan menyuruhnya untuk menyampaikan hal tersebut kepada Sayuri dan juga Liliana.


Karena Hyun Wo tidak ingin menunggu lama hanya untuk wanita yang berdandan, yang menurutnya bisa sampai hitungan jam.


Guild masih ramai seperti biasa dan banyak petualangan dan orang-orang dengan profesi masing-masing disana.


Hunter, evil race catcher, monsters slayer dengan rank tertentu, dan masih banyak lagi. Hari ini Hyun Wo baru mengetahuinya.


"Kamu!? Kenapa masih hidup?" ucap gadis anak dari ketua guild tertegun melihat Hyun Wo dihadapannya.


"Hey, dia takut padamu anak muda. Apa kau melakukan sesuatu padanya?"


"Atau mungkin mereka berdua memiliki hubungan rahasia, kalau begitu akan jadi berita hangat harian ini."


Terlihat dua pria dengan dua anak buahnya yang melihat Hyun Wo dengan kesal karena mengabaikan perkataannya barusan.


Dia pun mendekati Hyun Wo diikuti oleh anak buahnya.


Puk.


"Hah, ada yang bisa aku bantu?" ucap Hyun bertanya karena ada yang menepuk pundaknya dari belakang.


"Katakan padaku kenapa dia bisa takut padamu dan pergi begitu saja masuk kedalam, yang menyebabkan yang lain menunggu layanan guild, padahal antrian masing panjang, jawab perkataan ku anak muda?"


"Entahlah, aku tidak tahu. Mungkin dia cuma kurang tidur!" jawab Hyun menurut pendapat dirinya.


"Hey semuanya, dia bilang pengurus guild kurang tidur sehingga ketakutan saat melihatnya. Apa kalian percaya dengan anak muda ini?" ucap pria tersebut dengan nada tinggi yang dapat didengar oleh orang-orang yang ada didalam guild.

__ADS_1


Hyun Wo kini menjadi pusat perhatian membuat dirinya tidak enak dalam posisi ini. Apalagi karena ulah orang yang tidak ia kenal.


"Orang ini sepertinya minta dihajar!"


Bukan cuma memperhatikan, bahkan orang-orang membicarakan sesuatu pada Hyun Wo begitu tanpa disaring perkataannya.


Situasi semakin memanas pria itu terus memanas-manasi Hyun Wo dengan menuduhnya yang tidak-tidak sampai Hyun Wo mengepalkan tangannya dan ingin menghajar pria disampingnya itu. Namun suasana berubah jadi hening dikala ketua guild datang dengan aura mengintimidasi.


"Habislah anak muda itu, ini pasti hari terakhirnya hidup."


"Stts... jangan berisik, aku tidak ingin kena batunya juga dari kata-katamu itu."


Ketua guild mendekati Hyun Wo dengan wibawanya yang dihormati oleh orang-orang yang ada disana. Sementara Hyun Wo menatapnya dengan datar.


"Celaka, dia bahkan tidak sopan kepada ketua guild."


[Pemberitahuan sistem]


"Tuan, ketua guild ini memiliki kekuatan sihir tertentu yang dapat menguatkan tubuhnya hingga mencapai batas manusia normal, pukulan seriusnya bisa menghancurkan bangunan hingga terhempas jauh!"


"Aku baru tahu dia sekuat itu, pantas saja orang-orang yang ada disini menghormatinya."


Ketua guild membuka mulutnya dan berkata.


"Aku mendengar kalian semua membicarakan sesuatu kepada anak muda ini, asal kalian tahu saja. Anak muda ini berhasil membunuh monster laut "Hydra" hanya dalam waktu hitungan menit!"


Semua orang yang ada didalam guild terkejut bukan main mendengar perkataan ketua guild barusan, mereka percaya begitu saja karena yang berbicara tampak serius.


Sementara pria yang ada di samping Hyun Wo yang tadi memanas-manasi nya ciut nyali dan perlahan menjauh dari Hyun Wo dengan ekspresi malu.


Ketua guild lalu menyuruh Hyun Wo untuk masuk keruangan pribadinya seraya membungkukkan badannya sedikit pada Hyun Wo. Sebagai rasa hormat dan terimakasihnya kepada anak muda yang telah menempati janjinya.

__ADS_1


__ADS_2