Luxia System

Luxia System
Ancaman Masa Depan


__ADS_3

Di darat dan langit kini para monster tengah bergerak. Bergabung membentuk suatu pasukan, pasukan itu dipimpin oleh monster peringkat tiga, tangan kiri dari pemimpin mereka yang sesungguhnya.


Raja dari raja para monster. Kini pasukan itu terbagi menjadi empat kelompok.


Pasukan pertama dipimpin oleh Garru disebut sebagai monster "Dimensions" peringkat empat.


Memimpin para monster terbang yang memiliki bentuk dan tubuh berbeda-beda. Tentunya dengan kekuatan setara monster kelas atas.


Pasukan kedua dipimpin oleh Rogg memiliki julukan "Layered life" dimana tubuhnya memiliki banyak jiwa orang mati.


Memimpin pasukan monster darat, Rogg terlihat seperti manusia pada umumnya. Namun dirinya menyimpan misteri mengenai kekuatannya.


Pasukan ketiga dipimpin oleh Myru, monster bertubuh raksasa setinggi dua belas kaki. Monster tersebut tidak memiliki julukan, namun banyak orang yang menjadi korban dari keganasannya.


Memimpin pasukan monster tingkat rendah, meskipun begitu mereka bertugas di garis depan dan belakang.


Pasukan keempat dipimpin oleh Ternad peringkat tiga. Kemampuan dan kekuatannya masih menjadi misteri dan tanda tanya bagi monster lain.


Hanya saja peringkat tiga bukan sekedar omongan saja. Ada alasan mengapa Ternad di beri peringkat tersebut oleh tetua.


Di saat yang sama Hyun Wo mendengarkan informasi penting berkaitan tentang pemimpin pasukan monster yang menuju kemari dari sistem Luxia.


Di dalam ruang sistem.


"Tuan, sepertinya mereka memiliki tujuan utama. Mungkin saja mereka mengincar tuan lantaran mengetahui monster monster terkuat di bunuh dalam waktu dekat, kabar dari kematian mereka pasti terdengar oleh..."


"Pemimpin para monster, tidak salah lagi."


"Benar tuan, kalau begitu saya sarankan agar tuan bergerak terlebih dahulu mengamankan orang-orang yang telah diselamatkan!"


"Ya, aku akan melakukannya Luxia. Lalu mencari tahu alasan lain mereka mengincar diriku sampai mengutus banyak monster sekaligus.."


Usai berbicara di dalam ruang sistem Hyun Wo langsung membicarakan hal yang diketahuinya kepada Amaryllis maupun ketua monster musang.


Beberapa saat hingga mereka mulai bergerak dengan tugasnya masing-masing.


Amaryllis bertugas mengantarkan mereka para tawanan ke tempat aman menjauhi area gersang tersebut.


Dibantu oleh beberapa pasukan monster musang yang akan mengamankan jalan mereka.


Amaryllis juga mengemban tugas penting yaitu menjaga Liliana dari ancaman selagi dirinya pulih dan sadar dari pingsan.


Sementara Hyun Wo yang akan berada di garda depan bersama ketua monster musang.


Beberapa pasukan monster musang juga dibagi menjadi beberapa bagian dengan peranan masing-masing.


Sebagai persiapan dalam pertempuran sengit nantinya.

__ADS_1


Berbeda dengan diri tiruan Hyun Wo yang bebas dalam bertindak. Tidak diketahui keberadaannya untuk saat ini.


•••


"Hehe.. sepertinya manusia itu akan menjadi samsak yang bagus, dia begitu hebat dan luar biasa. Jadi tidak akan mudah terbunuh bukan!?" ucap Rogg.


Monster lain bersuara serak menyahut "Dikatakan bahwa manusia itu mampu membunuh monster-monster terkuat, bahkan diketahui vampir egois itu mati di tangannya!"


"Heh..heh.. dia teryata bukan sekedar samsak..." gumam Rogg setelahnya.


"Grrr aku akan memakan pengkhianat itu hingga *****!!" kata Myru dengan rahang yang terlihat menegang, urat urat dilehernya pun terlihat jelas.


Hingga membuat pasukan yang dipimpinnya merasa hidupnya sedang terancam.


Grauuk...


Dan benar saja, Myru memakan rekannya sendiri dalam jumlah banyak sekaligus. Barusan satu lengannya mengibas kesamping, sembari perubahan dari telapak tangannya yang membesar.


Menangkap banyak monster dalam sekali kibasan, bagaikan jaring yang berbahaya.


"Hehe.. selagi membunuh manusia kotor itu dan menghabisi pengkhianat beserta pasukan konyolnya, perjalanan ini akan aku habiskan untuk mengenyangkan perut!"ucap Myru yang seakan mendeklarasikan perkataannya. Diiringi dengan senyuman smirk nya.


Para pasukannya pun terlihat dengan ekspresi masam.


Bahkan ada dari mereka yang bersikukuh guna lari, dan adanya yang memiliki niat untuk membunuh Myru karena dendam lama.


Crakk...


Crakk...


Setengah dari pasukan Myru hanya diam tak mengikuti tindakan para pemberontak.


Beberapa saat hingga mereka mati secara mengenaskan dan bahkan dijadikan santapan.


Melihat aksi tersebut sebelum perang berlangsung membuat Ternad akhirnya turun tangan.


Hanya dengan tatapan biasa mampu membuat Myru terdiam.


Berbeda dengan para pasukan Garru yang hanya diam seperti batu serta tanpa emosi.


"Sudah selesai, sekarang kita dapat langsung menyerang mereka!" ucap Garru dengan emosi meledak ledak. Di depannya terlihat portal yang terhubung dengan lahan tandus lokasi Hyun Wo berada.


Wosh...


Dalam sekejap Ternad sudah berada didekat Garru dengan satu tangan dilehernya. Seperti sebuah peringatan darah agar Garru tak berbuat lebih jauh lagi.


"Ingat. Rencana awal kita adalah untuk bernegosiasi dengannya, dan bagi siapa saja yang menghalangi rencana utama tuan, aku... akan membunuh penghalang itu!" ucap Ternad dengan senyuman lebar.

__ADS_1


Tak diketahui bahwa perjalanan mereka dan segala ruang gerak serta perkataan mereka terekam oleh sosok hitam.


•••


Kini para pemimpin pasukan monster berada tak jauh dari tempat Hyun Wo berdiri. Mereka telah sampai dengan cepat berkat bantuan kekuatan Garru.


Setelah sesi pengamanan akhirnya kedua belah pihak memutuskan untuk bicara tanpa ada niat dan jebakan untuk saling membunuh.


"Apa tujuan kalian datang kemari dalam jumlah besar hanya untuk membunuhku?" tanya Hyun.


Pembicara di pihak monster adalah Ternad. Dia lalu menjawab.


"Bisa seperti itu, namun persentasinya kecil."


"Kami kemari bukan sebagai algojo yang akan membunuhmu karena telah melenyapkan rekan kami yang berharga, namun sebuah undangan agung dari pemimpin tertinggi kami! Untuk bergabung dengan para monster."


Di tengah pembicaraan Ternad, Myru maupun Garru terlihat tidak senang dengan pihak musuh.


"Tidak tertarik."


Hyun Wo langsung saja to the point tidak ingin terpedaya oleh Ternad. Lantaran Hyun Wo tahu kekuatan Ternad yang sesungguhnya.


"Tunggu, pikirkan sekali lagi. Kami akan memberikan posisi dan berbagai keuntungan untuk dirimu, bahkan pemimpin kami akan mengampuni perbuatan mu!" jelas ternad meyakinkan Hyun.


Sayangnya perkataan manisnya tidak diabaikan kali ini, hingga beberapa kata diucapkan.


Suara para monster dibelakang Ternad mulai riu, namun dalam beberapa saat diam. Keadaan menjadi hening.


"Sekali lagi, apa kau ingin bergabung dengan kami, tuan?" tanya Ternad seakan terakhir kali dia mengucapkan kalimat tersebut dengan nada pelan.


"Tentu saja hal itu mustahil kulakukan, karena kalian adalah kanker kedua paling berbahaya di bumi selain manusia!"


"Hahahaha hahahah baiklah, jika itu mau mu."


"Aku akan membunuhmu! Manusia rendahan!"


Shut.


Hyun Wo lalu bergerak mundur kebelakang, bersamaan dengan pendaratannya para pasukan monster musang bersiap untuk bertempur.


Begitupun dengan pihak monster, mereka langsung saja bergerak maju atas perintah Ternad.


Ketua monster musang berhadapan dengan Myru.


"Pengkhianat sepertimu akan mati sangat mengenaskan!" ucap Myru dengan senyuman percaya diri di wajahnya.


"Oh, aku tunggu aksi bodohmu itu."

__ADS_1


Sementara Hyun Wo menghadapi tiga pemimpin pasukan monster sekaligus.


"Kematian seperti apa yang ingin kamu rasakan anak muda?" tanya Rogg dengan senyuman lebar terkesan akan mengabulkan setiap permohonan.


__ADS_2