
Makhluk berwujud aneh itu serentak Menyerbu ke arah Hyun Wo dengan aura membunuh yang sangat kuat, bahkan membuat ketiga perempuan itu yang melihatnya menjadi ngeri dan sangat ketakutan.
Rasa khawatir yang mereka rasakan sekarang ini disertai keringat dingin seakan menusuk tulang, mereka juga mengkhawatirkan Hyun Wo yang masih berdiri tegak tak bergeming.
Seperti halnya menunggu kedatangan para makhluk itu.
Hyun Wo hanya terlihat mengengam kedua tangannya erat yang sepertinya hendak menghajar makhluk itu.
Dikarenakan dirinya hanyalah tiruan dari tubuh aslinya Hyun Wo memiliki batasan tertentu pada penggunaan kekuatan supranatural maupun skill dari sistem yang menggunakan mana, bahkan setelah menggunakan kekuatan kegelapan dengan penggunaan mana lumayan banyak sebelumnya.
Dirinya sekarang ini memiliki mana sedikit tidak memungkinkan dirinya bertarung dalam jangka waktu lama. Apalagi dirinya hendak melawan makhluk abadi.
Brak!!
Brak!!
Serangan demi serangan makhluk itu lancarkan pada targetnya secara bersamaan maupun bergantian, sementara Hyun Wo berusaha untuk menghindarinya.
Selain serangan jarak dekat makhluk itu memiliki serangan jarak jauh yang cepat lagi mematikan.
Dharr!!
Meninggalkan bekas maupun kerusakan yang lumayan besar.
Di saat ada celah Hyun Wo memunculkan Demon sword lalu menyerang balik makhluk itu, menebasnya di momen-momen tertentu.
Slash...
Slash...
Nampak bagian tubuh makhluk itu yang kini terpisah melayang di udara saat mereka terkena tebasan pedang Demon sword dengan kecepatan tebasan 1,1 detik, bahkan seiring waktu tebasan Hyun Wo pada makhluk itu semakin cepat.
Saat di kombinasikan dengan skill menghilang dan berpindah tempat miliknya.
Sehingga jumlah makhluk itu yang sangat banyak sebelumnya berkurang drastis akibat serangan mematikan dari Hyun Wo barusan.
"Jangan membantu!!" ucap Hyun lantang saat ketiga perempuan itu mulai melangkahkan kakinya menuju dirinya, pada pertarungan satu melawan banyak makhluk itu.
__ADS_1
Mendengar perkataan tegas Hyun Wo barusan membuat ketiga itu langsung mengurungkan niatnya untuk membangun.
Di tambah ekspresi wajah Hyun Wo begitu serius menoleh ke arah mereka sembari mengatakan larangan barusan.
Seakan tidak ada celah bagi mereka bertiga untuk membantu Hyun Wo, kecuali kekeh membantunya.
Dan memang benar apa yang dikatakan oleh monster itu jika makhluk ini abadi.
Mereka bisa hidup kembali meskipun terbunuh berulang kali.
Hingga mencapai ratusan Hyun Wo sudah membunuh mereka, di setiap kehidupan baru yang mulai tercipta. Membuatnya terlihat seperti mainan oleh monster itu saja.
"Fu..fu...fu... kasian sekali ya, orang licik dan gila sepertimu hanya seperti lalat dihadapan para makhluk ini. Bagaimana jika dirimu menyuruh gadis-gadis untuk membantu, aku ini masih memberimu kesempatan hidup lho..."
"Tidak akan pernah. Lagian hal itu malah membahayakan mereka. Ku harap kalian tidak terpancing oleh perkataannya, aku ini hanya tiruan Hyun Wo saja. Hidupku sama sekali tidaklah penting bagi kalian!" tandas Hyun dalam keadaan kelelahan. Terlihat dari raut wajahnya maupun saat dirinya berbicara.
Ketiganya masih mencerna perkataan Hyun Wo barusan hanya saja pilihan terbaik yaitu membantunya.
Meskipun Hyun Wo memaksa mereka untuk tidak membantu. Perempuan itu malah menyimpulkan perkataan Hyun Wo sebelumnya adalah permintaan bala bantuan.
Membuat ketiganya sepakat untuk segera turun tangan.
"Bodoh sekali, memunculkan array malah akan membuat terkurung dan dalam keadaan bahaya. Baiklah, tidak usah berlama-lama lagi, bunuh dia para makhluk tercintaku..."
Hyun Wo bergerak cepat dari sebelumnya menebas apa yang menghalanginya tak tanggung-tanggung menggunakan mananya yang sedikit guna menciptakan penjara mistis.
Wosh...
Secara tidak terduga Hyun Wo berada di samping monster itu, namun masih disadari oleh lawannya.
Sementara disaat monster itu melihat celah pada Hyun Wo membuatnya tak memanfaatkan celah itu begitu saja.
Keduanya kini terlihat beberapa detik lagi akan saling melakukan serangan mematikan pada gerakan lambat. Sebagai penentu antara yang menang dan yang kalah.
Brakk!!
Tiba-tiba saja tepat di bawah monster itu disekitar pijakannya hancur dan keluar tangan berukuran besar. Langsung saja mengikat monster itu dengan sigapnya.
__ADS_1
Mata monster itu dibuat terbelalak melihat wajah Hyun Wo menunjukkan senyum jahat yang menurutnya lebih menakutkan daripada dirinya.
Slash... × 50
Dalam dua detik Hyun Wo menebas dengan gerakan cepat mengarah pada tubuh monster itu hingga tubuhnya lenyap seketika, hanya saja Hyun Wo menyisakan kepalanya.
Dia sebelumnya menebas sekali leher monster itu di momen kelengahannya.
"Lagi, lagi aku tertipu olehmu, jadi semuanya hanyalah aktingmu saja? Tapi kamu masih harus menghadapi mereka para makhluk abadi!" ucap monster itu yang kini tinggal kepalanya saja tengah di pegang oleh Hyun.
"Aku salah mengira jika dirimu adalah monster cerdas yang akan pertama kali aku hadapi seumur hidupku, tapi melihat kebodohan alamimu aku jadi menarik kata-kataku kembali. Bahwa dirimu lebih bodoh daripada monster yang aku lawan sebelumnya!" cibir Hyun dengan sorot mata mengintimidasi di sahut decakan sarkas oleh monster itu.
Sementara makhluk itu tak bergeming sama sekali, meskipun tuannya dalam masalah.
Beda dengan perempuan itu yang kini bersorak ria atas kemenangan tidak terduga Hyun Wo. Seolah-olah mereka mendapatkan token seumur hidup yang sangat langka.
Perasaan khawatir, gelisah, dan takut serta lainnya dalam sekejap sirna di hati mereka.
"Kenapa kalian tidak menyerangnya? Apa mungkin kalian takut para makhluk abadi? Apa yang membuat kalian takut pada manusia licik sepertinya!?" ucap monster itu bertanya-tanya serta tak habis pikir dengan bawahannya.
Ucapan monster itu seperti halnya angin, tidak diabaikan oleh para makhluk berwujud aneh itu yang sebelumnya dia sebut sebagai para makhluk tercintanya.
Bukannya dengan sebutan itu jelas mengarahkan anggapan mereka yang melihatnya jika monster itu maupun makhluk abadi adalah rekan yang sangat akrab.
Ataupun majikan dan budak yang sangat setia pada majikannya sehingga menjadi kesayangannya.
"Sebenarnya dirimu tidak mengetahui bahwa para makhluk ini telah selesai melakukan perjanjian denganmu!" timpal Hyun.
"Bagaimana dirimu bisa mengetahuinya!?"
"Karena aku ini... berpengetahuan daripada dirimu, dasar monster jelek!"
Dharr!!!
"Bisakah kalian muncul secara terhormat san jangan merusak tempat bersejarah ini. Menurutku, kalian sangat konyol sekali!" cibir Hyun kepada para makhluk itu, atau lebih merujuk pada sosok besar dan tampang mengerikan yang tengah melihatnya.
Sebelumnya muncul dari dalam tanah monster mirip makhluk itu hanya saja tubuhnya lebih besar dan lebih menakutkan dibandingkan mereka.
__ADS_1
Gigi tajam, mata berwarna merah menyala, dan tubuh tegak seperti manusia dan otot sangat kekar tanpa membawa senjata, membuatnya terkesan seperti ketua diantara para makhluk itu.
"Hebat, hebat... dirimu sangat pintar. Mengalahkan monster sepertinya hanya dengan ini, aku menyukaimu. Bagaimana jika dirimu bergabung dengan kami?"