Luxia System

Luxia System
Mendapati Masalah Atau Keberuntungan


__ADS_3

"Hei! hei aku ingin bicara denganmu!" ucap Hyun agak meninggikan suaranya memanggil gadis yang dikatakan oleh penjaga pendaftaran turnamen adalah orang yang terakhir melengkapi daftar peserta.


Hyun Wo tidak memperdulikan dirinya yang dilihat oleh orang lain dia terpaksa melakukan hal itu pada keramaian agar gadis incarannya menghentikan langkah.


Dia kemudian berbalik badan merasa ada seseorang yang memanggilnya.


Alangkah terkejutnya Hyun Wo karena dia adalah wanita si pencuri dari desa Lytt yang pernah dilawannya serta mencari gara-gara kepadanya, dan Hyun Wo masih mengingat hal itu.


Seketika Hyun Wo merasa jika dirinya tidak ada harapan lagi untuk mendapatkan tiket itu dari wanita yang pernah dibodohi nya.


Dia pasti memiliki dendam pribadi yang ingin dibalas kan apalagi takdir telah mempertemukan mereka kembali.


Tidak ingin berurusan dengan wanita itu Hyun Wo pun langsung bergegas pergi, sementara untuk mengikuti turnamen ia akan mencari orang yang mau menjual tiket turnamen.


"Sayang sekali, tampan tapi gila," ucap seorang wanita paruh baya.


Sementara wanita itu sempat melihat wajah laki-laki yang sangat ia kenali.


"Heh, mau lari dariku, jangan harap."


Merasa sudah jauh dari tempat awal dirinya mulai berlari Hyun Wo lalu memutuskan untuk berbaring pada sebuah kursi panjang di tempat umum.


Entah kenapa saat dirinya telah berbaring kepalanya merasa mendarat pada sesuatu yang empuk dan wangi.


Hyun Wo menggelengkan sedikit kepalanya pada sandaran empuk tersebut yang dirasa aneh.


"Em.."


Setelah membuka mata Hyun Wo terkejut karena gadis itu sudah berada didekatnya, dan sangat dekat sekali. Dia sebelumnya menjadikan pahanya sebagai sandaran kepala Hyun Wo.


Saat Hyun Wo akan beranjak pergi dirinya tidak bisa digerakkan hingga gadis itu mendekatkan wajahnya pada Hyun Wo yang terlihat merah merona.


"Apa yang mau kamu lakukan, aku tidak ingin berurusan lagi denganmu?!"" ucap Hyun wajahnya sedikit memerah dan panik.


Tanpa disangka gadis itu langsung menciumnya sampai orang yang lalu lalang hanya bisa melihat jengah kelakuan remaja sekarang.


"Hi... anak-anak sekarang sudah berani melakukan hal itu di tempat umum seperti ini!"


Ia berusaha menghentikan permainan bibir gadis itu sembari berusaha mendorongnya, namun entah mengapa kekuatannya lebih besar darinya. Lalu ciuman itu diakhiri dengan gigitan hingga bibir Hyun Wo mengeluarkan darah segar.

__ADS_1


"Dapat!"


"Dasar wanita yang tidak sopan!" cibir Hyun seraya menyentuh bibirnya yang terasa sakit dan perih.


"Apa kamu bilang!?" tatapan tajam gadis itu membuat Hyun diam.


Terlihat gadis itu sedang menaruh darah yang keluar dari bibir Hyun Wo pada sebuah buku berisi mantra dan simbol sihir.


Di saat dirinya bisa digerakkan Hyun Wo lalu bangkit memutuskan untuk berlari secepat kilat menjauhi dari gadis itu, namun dirinya merasakan rasa sakit.


"Tsk, apa yang dia lakukan kepadaku?"


Orang-orang lalu lalang melihat Hyun yang terduduk dengan ekspresi kesakitan diwajahnya sehingga menarik empati orang-orang.


"Apa kamu baik-baik saja nak?" ucap pria tua menanyakan keadaan Hyun sekarang.


"Saya baik-baik saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan!" jawab Hyun dengan senyumannya.


Gadis itu terlihat dengan senyum menyeringai penuh kemenangan seakan balas dendamnya sudah terbalaskan.


"Selamat, kita sudah menjadi satu hati. Aku sudah melakukan ritual agar hati kita menjadi satu!" jelas gadis itu membuat Hyun mengepalkan tangannya.


[Pemberitahuan sistem]


"Tunggu, bukannya aku tidak memiliki perasaan apa-apa kepadanya?"


"Dalam aturan buku tersebut tertulis, jika saja sesuatu yang berhubungan dengan sepasang kekasih dilakukan dengan rela hati dan mendapatkan darahnya di akhir maka..."


"Aku akan merasakan rasa sakit saat jauh dengannya?"


"Lebih buruk lagi, hati kedua kekasih dalam ritual itu akan bersatu, meskipun tidak terlihat perubahannya. Misal salah satu diantara kalian merasakan sedih maka rasa sedih itu akan dirasakan secara bersamaan!"


Aturan lain buku itu tentang efek mengikat hati seseorang jika saja memutuskan untuk menjauh atau meninggalkan kekasihnya, seseorang itu akan merasakan rasa sakit.


Bahkan lebih parahnya bisa membunuh kedua secara bersamaan, karena ritual yang gadis itu lakukan berhubungan dengan iblis kutukan.


"Sekarang kamu tidak bisa jauh-jauh dariku, itulah balasan yang harus kamu terima!" ujar gadis itu menatap Hyun tanpa rasa bersalah sambil bersedekap.


Dan pada jarak tertentu Hyun Wo dan gadis itu akan aman hanya saja ketika mereka sangat jauh keduanya secara bersamaan akan merasakan rasa sakit pada tubuh secara perlahan-lahan.

__ADS_1


Hyun Wo mendekati gadis itu dan menatap wajah tajam sambil membuka mulut.


"Bagaimana kalau kita berdamai saja, aku memanggilmu tadi untuk meminta tiket turnamen itu!" ucap Hyun menjelaskan maksud dirinya berteriak kepada gadis ini dan memanggilnya sebelumnya.


Gadis itu mengerutkan dahi lalu menjulurkan lidahnya kedepan meledek Hyun Wo tanda jika dia tidak mau berdamai.


"Baiklah, aku akan pergi bye..."


Grep!


"Kamu pikir setelah melakukan hal itu kepadaku kamu bisa lari, jangan harap. Aku tahu dirimu melakukan ritual sebelumnya!"


Gadis itu terperangah saat Hyun Wo mengatakan "ritual" sampai-sampai dia terdiam sesaat.


[Pemberitahuan sistem]


"Sedikit informasi tambahan bahwa ritual itu bersifat permanen jika tidak menghilangkannya dari akar-akarnya!"


Merasa gadis itu terdiam lumayan lama Hyun Wo lalu mencubit pipinya gadis itu.


"Aw! Kamu!"


"Aku ini mengetahui banyak tentang ritual yang kamu lakukan sebelumnya, berbagai informasi sudah aku miliki," ujar Hyun menggertak.


Setelah beberapa saat berbicara Hyun Wo akhirnya berhasil mengelabui gadis itu lagi dengan kebohongan yang seakan-akan adalah fakta.


Plus ia mendapatkan tiket turnamen secara cuma-cuma tanpa perlu berduel dengan wanita itu, yang biasanya dia selalu menyerang pertama.


"Ini. Setelah kamu ikut turnamen kamu harus berhati-hati saat melawan para peserta, aku memilih sebuah kabar dan informasi siapa saja yang ikut bertanding!"


"Baguslah, informasi itu akan memudahkan diriku mengalahkan setiap peserta."


Beberapa saat yang lalu Hyun Wo berbincang dengan gadis itu atau lebih tepatnya wanita dewasa yang keliatannya masih gadis.


"Kamu tahu, ritual itu bisa saja membuat kita gila apabila tidak ada kasih sayang. Dan dirimu yang meninggalkan diriku kapan saja bisa berakibat jangka panjang!"


"Aku sudah tahu hal itu, aku melakukan ini karena ingin membalas dendam kepadamu. Itu saja, dan aku mengerti aturan ritual yang aku lakukan. Lagian aku tidak akan menikah seumur hidupku!"


"Dan kamu yang sudah terikat denganku juga tak akan bisa menikah hehe.."

__ADS_1


"Hmm, benar juga. Tapi bagaimana jika diriku bisa mematahkan kutukan itu?"


"Tidak mungkin, kamu hanya orang desa biasa. Mana tahu caranya!"


__ADS_2