
Perjalanan menuju lembah Yaoi lumayan jauh, tapi pada akhirnya mereka sampai di gunung Yuhai sesuai dengan informasi yang Luxia berikan kepada Hyun Wo.
"Apa disini tempatnya tuan, tapi aku penasaran bagaimana tuan bisa mengetahui letak lembah Yaoi, hmm?" ucap Momo meletakkan jarinya dibawah dagu sedang berpikir.
"Iya ada benarnya, kamu mengetahuinya dari siapa?" diikuti oleh Sayuri yang bertanya hal serupa.
Hanya Liliana yang terlihat diam seperti halnya menjadi pendengar saja diantara mereka bertiga.
Hyun Wo lalu menghela nafas panjang sembari memikirkan alasan yang tepat hingga alasan itu terlintas di kepalanya, ia pun membuka mulut.
"Mungkin saja aku ini orang yang terpilih, kalian mungkin pernah mendengar cerita tentang seorang pertapa pewaris peta lembah Yaoi. Dia mengatakan ada cara lain untuk menemukan lembah Yaoi, yaitu terpilih menjadi seseorang yang dapat menemukannya!" jelas Hyun berbohong.
"Aku belum pernah mendengarnya, tapi aku nyakin sekali tuan adalah orang yang terpilih," sahut Momo menanggapinya dengan percaya diri memercayai penjelasan Hyun barusan.
"Mungkin cerita itu pernah aku dengar, sayangnya aku lupa," sahut Sayuri terlihat sedang mengingat-ingat.
Sementara Liliana masih sama seperti sebelumnya tidak berbicara, namun ekspresinya memercayai perkataan Hyun Wo.
Pada akhirnya mereka bertiga mengangguk memahami perkataan Hyun Wo mengartikan bahwa mereka bertiga sepenuhnya percaya
Perjalanan berlanjut, mereka pertama-tama harus memasuki wilayah hijau gunung Yuhai terkenal akan banyaknya bintang buas dan monster yang mendiami area tersebut.
Cuaca siang ini sangat cerah mendukung perjalanan mereka hingga sampai di lembah Yaoi hanya saja udara sangat panas akibat teriknya matahari.
Tiga perempuan termasuk Momo terlihat kelelahan sampai nafas mereka naik turun dibuatnya tidak ada tumpangan lagi menggunakan kereta kuda, dikarenakan area pengunungan Yuhai dipenuhi oleh banyaknya pepohonan dan jalan yang terjal.
"Baiklah, aku telah menemukan lembah Yaoi, sekarang kita akan teleport kesana!" ujar Hyun menengok kebelakang dengan tatapan pahlawan kesiangan.
Mereka bertiga pun langsung bersemangat kembali dengan ekspresi berseri-seri.
Setelah berpindah tempat mereka terkejut melihat begitu banyaknya tumbuhan di depannya terlihat berbagai macam jenis dan bentuk.
Ada yang bilang tumbuhan di tempat ini seharga jutaan koin emas lantaran sangat langka dan hanya muncul setiap seribu tahun lamanya.
Melalui pengetahuan obat-obatan yang Hyun Wo dapatkan dari item khusus ia bisa memahami setiap tumbuhan yang ia lihat.
"Kalian lihat-lihat saja dulu, aku akan pergi sebentar untuk mencari tumbuhan yang aku cari!" ujar Hyun.
"Tapi tuan, apa tempat ini benar-benar aman, ada banyak kabut menyelimuti sekitaran tempat ini?" tanya Momo dengan ekspresi khawatir.
"Tenang saja, ada dua perempuan paling aku percayai dan mereka lumayan kuat."
Sayuri yang melihat Hyun Wo menyentuh rambut panjang Momo merasa sakit hati hingga ia tidak kuat dan memalingkan muka dengan ekspresi cemberut diwajahnya.
Hyun Wo lalu menghampiri Liliana yang masih berdiri tegak bak mematung, tapi dirinya terlihat sedang mengendus aroma tumbuhan di tempat ini, bernama lembah Yaoi.
__ADS_1
"Lia, aku pergi dulu sebentar untuk mencari tanaman langka!" ujar Hyun.
"Em, aku akan menunggumu Hyun. Ingat untuk selalu waspada dan berhati-hati!"
"Baik, aku akan dengar selalu nasehatmu."
Dikala orang yang dicintainya akan melenggang pergi Liliana menahan lengannya dan menariknya menuju wajah cantiknya hingga mereka berdua berciuman secara spontan.
Hal itu dilihat oleh mereka berdua Sayuri maupun Momo yang menyaksikan adegan romantis bak pasangan kekasih hendak berpisah.
Hyun Wo pun melenggang pergi setelah usai melakukan adegan mesra.
[Pemberitahuan sistem]
Tanaman akar genus ada didekat air terjun tak jauh dari sini tuan, sayangnya dijaga oleh monster penunggu tempat itu!"
"Bagaimana mengenai status monster itu, apa dia level sedang atau...?"
[Informasi mengenai Monster ular putih]
- Memiliki wujud seperti ular dan bersisik keras
- Memiliki racun yang bisa saja disebarkan melalui gigitan dan semburan
- Ukurannya melebihi manusia dewasa dan dapat bergerak cepat
Melewati setiap area dibawahnya tanpa menginjak tanah Hyun Wo melesat cepat pada pohon di setiap pijakannya hingga ia mendengar suara air terjun.
Tak jauh darinya terlihat mata air yang sangat bersih dan jernih.
Shut! tap!
"Inikah air terjun yang dihuni oleh ular putih itu, sepertinya tenang-tenang saja tidak ada yang mencurigakan," gumam Hyun sembari mendekati mata air itu dan mengedarkan pandangannya.
Dirinya lalu mencuci muka dengan damai tanpa merasakan hawa kehadiran monster sama sekali. Terlihat di tengah-tengah air terjun pada bagian dalam seperti ruang kecil terdapat tumbuhan bercahaya merah darah.
Yah. Tumbuhan tersebut adalah akar genus langka yang hanya bisa tumbuh selama ribuan tahun.
Di satu sisi.
Mereka bertiga Liliana, Sayuri, dan Momo sedang mengambil beberapa tumbuhan untuk digunakan nantinya.
Mengambilnya terlalu banyak dan fokus pada pekerjaan yang mereka lakukan hingga tidak mengetahui ada seseorang sedang mengintai dari kejauhan.
Liliana sebenarnya menyadari ada orang yang mengintai tersebut pada dirinya maupun yang lain, namun ia berpura-pura tidak mengetahuinya bermaksud agar orang itu menunjukkan jati dirinya sendiri dan maksud tujuannya.
__ADS_1
"Kenapa mereka bisa ada disini, padahal tempat ini sangat rahasia, itu aneh?" ucap seorang kakek tua sedang duduk di atas ranting pohon mengamati ketiga perempuan yang sedang mengambil tumbuhan.
"Hmm, aku akan mengawasi mereka terlebih dahulu, misal mereka terlalu serakah aku akan menasehatinya, dan menanyakan mengapa mereka bisa sampai kesini."
Kletak!
Saat dirinya bangkit dari posisi duduk ranting pohon yang ia pijak retak dan terdengar oleh Liliana.
"Apa berat badanku naik lagi?"
Tidak disangka Liliana sudah berada di belakang kakek tua itu dan hendak menyerangnya.
Brakk!
Ranting pohon besar itu patah namun yang diincar Liliana menghilang dalam sekejap.
Sementara Sayuri maupun Momo kaget dengan suara keras barusan dan melihat ke sumber suara.
"Apa itu? Apa kita sedang diserang?" ucap Momo dengan nada cepat.
"Aku tidak tahu, yang pasti ada hubungannya sama kak Lili!"
Kini Liliana sedang mengejar seorang kakek tua itu saat ia mengetahui dirinya sedang bersembunyi pada pohon besar.
"Gadis itu memiliki aura kegelapan yang kental, dia sepertinya sangat marah kepadaku, tapi apa sebabnya?"
Grep!
Kakek tua itu langsung diringkus menggunakan kekuatan supranatural milik Liliana.
"Hanya seorang kakek tua, kenapa kakek mengintai kami?" tanya Liliana emosi.
Kakek tua itu masih diam dalam keadaan terikat oleh aura kegelapan.
Wosh...
"Dia menghilang lagi."
Sementara Hyun Wo sedang menghadapi ular putih penjaga tumbuhan akar genus.
Splash!
Splash!
Boom!"
__ADS_1
"Apa itu ekornya, dia bisa membelah batu keras dan menghancurkan pohon besar dalam sekali serang!"