
"Di situasi seperti ini kurasa aku harus melawan monster itu dari jarak dekat, agar pasif unik dari skill penyerapan mana aktif! Hanya saja aku harus menunggu agar mana ku tersisa lima belas persen di waktu yang tepat, lalu mulai menyerang monster itu!" ucap Hyun dalam hati menentukan langkah selanjutnya.
Untuk tiruan dirinya yang sepertinya memiliki rencananya sendiri. Dan sekarang ini sedang mengaktifkan semacam jurus dan...
Bugh!
"Ughh!!"
Klek..
Pukulan keras mendarat pada wajah ketua monster tengkorak tanpa disangka-sangka, dan pelakunya tak lain adalah tiruan Hyun Wo yang menghajarnya.
Sampai wajah tengkorak monster itu retak dan membuat badannya tertarik ke bawah hingga tubuhnya membentuk C terbalik kesamping.
Kepala ketua monster tengkorak pun sempat menyentuh tanah.
"Kecepatan apa itu? Dia seakan-akan sudah meninju monster itu dari awal?"
[Pemberitahuan sistem]
"Sepertinya diri lain tuan menggunakan jurus kecepatan mana sebagai penambah gerak. Dimana jurus itu memiliki efek samping berbahaya bagi penggunanya setelah mananya terkuras habis, lebih parahnya lagi jurus itu menyerap inti kehidupan!"
"Gawat, bukannya dia bisa saja mati jika ketua monster tengkorak itu masih hidup?"
"Menurut saya, tiruan anda memanfaatkan mana yang diserap oleh monster itu agar tidak terkuras sia-sia. Selain itu, mungkin saja diri dark tuan ingin cepat-cepat mengalahkan monster itu!"
Setelahnya Hyun Wo melesat cepat ke arah monster itu untuk membantu dirinya yang sudah dianggap sebagai rekan.
Sementara itu ketua monster tengkorak membalas serangan lawannya setelah dirinya dibuat tak berdaya dalam beberapa saat.
Sebelumya tiruan Hyun Wo melakukan jurus pukulan beruntun menggunakan kekuatan supranatural miliknya kepada lawannya.
Akibatnya monster itu dibuat luka parah pada wajah dan badannya yang kini setengah hancur.
Namun disaat serangan mematikan meluncurkan bebas padanya, ketua monster itu menahannya dengan telapak tangan.
"Kurang ajar kau manusia rendahan, akan ku pastikan kau mati mengenaskan setelah..."
Bugh!
"Ugrh!!"
Dari arah samping Hyun Wo datang sembari melayangkan pukulan keras dari arah samping kepada ketua monster tengkorak.
__ADS_1
Membuatnya seketika tak berdaya dan jatuh dari ketinggian. Disaat itu Hyun Wo dan tiruan dirinya terus melancarkan serangan tanpa henti.
Dash... × 347
Pada akhirnya mereka berdua berhenti menyerang, ketika monster itu tak berkutik dan tubuhnya hancur berkeping-keping.
Namun tak diduga tubuh yang semula hancur kini menyatu kembali.
"Cih.. ternyata itu akibat!" kesal tiruan Hyun yang langsung menyadari kenapa ketua monster tengkorak kembali hidup setelah tubuhnya kembali seperti semula.
Bahkan Hyun Wo baru saja menyadarinya bahwa didalam tubuh monster itu tidak ada sama sekali inti kehidupan yang seharusnya berada didalam tubuhnya, kecuali dari awal ketua monster tengkorak memang tak memilikinya.
Wosh...
Kini tiruan Hyun Wo sudah tepat berada dihadapan ketua monster tengkorak dan hendak meninjunya dengan pukulan dari jurus terbarunya.
Hanya saja entah mengapa ketua monster lolos dari kecepatan melebihi ruang dan waktu itu. Kecepatan terakhir yang menyerap inti kehidupan tiruan Hyun Wo.
Grep!
"Mati kau!!"
Dash...
Saat Hyun Wo berkedip dirinya tidak lagi melihat tiruannya hanya monster itu yang terlihat menyeringai serta dalam nafas tersengal.
Diri tiruannya itu seperti halnya menghilang saat berada tepat hadapan lawannya, pikir Hyun Wo.
Sementara dalam keadaan terluka parah setelah menembus dan menabrak dinding tempat ini sedalam tujuh puluh meter, tiruannya itu nampak masih mengerakan tangannya dalam kegelapan pekat itu.
"Hahahaha... mudah sekali membunuh kembaran mu, dia terlalu naif ingin menandingi kecepatan gerak ku. Dia tidak belajar dari sebelumnya!" cibir ketua monster tengkorak kepada tiruan Hyun, merasa bangga saat dirinya berhasil menyingkirkan satu lawan terkuatnya.
"Dia belum mati, aku tahu itu. Memang jika dia benar-benar tiada diriku pasti akan mengeluarkan darah dari mulut dan tubuhku akan terasa melemah. Tapi karena dia masih bisa bertahan dari serangan mematikan tadi, itu artinya diriku lebih kuat darinya. Dan mampu mengalahkan monster level tinggi!" ucap Hyun dalam hati.
Wosh...
"!?"
Wosh × 645
Ketua monster datang secara tiba-tiba lalu menyerang Hyun Wo dengan pukulan bertubi-tubi.
Setiap satu pukulan berkecepatan Attodetik.
__ADS_1
Namun Hyun Wo masih bisa melihat serangan itu lantaran skill yang dimilikinya.
Shut!
Ketua monster mendadak menyudahi serangannya dan mundur kebelakang lumayan jauh dari lawannya.
Dirinya masih tak percaya bahwa kecepatan tadi mampu dihindari oleh lawannya bahkan sampai ratusan pukulan.
Lebih membuatnya tercengang tak ada satupun dari pukulannya yang berhasil mendarat pada wajah dan tubuh lawannya.
Sementara Hyun Wo dibuat melemah lantaran dirinya yang lain ia hilangkan untuk sementara, yang mana luka dari tiruannya itu beberapa persen dirasakan olehnya.
"Hosh... hosh... hosh..."
"Manusia itu, dia sudah membuatku sampai pada batasan ku. Hingga diriku kehabisan mana dari orang-orang yang telah aku serap selama ribuan tahun hanya sekedar untuk mempercepat serangan dan memperkuat jurus tertentu!" gumam ketua monster tengkorak.
[Pemberitahuan sistem]
"Tuan, sebenarnya diri tiruan tuan melakukan aksi nekat sebelumnya hingga dirinya menjadi korban, bukan sekedar buta terhadap situasi dan ingin mempercepat pertarungan saja, tapi merujuk pada kelemahan monster tengkorak itu!"
"Kalau begitu... aku juga dipandu hingga sampai seperti ini!"
"Ya tuan, anda juga ikut menguras monster itu dengan menghindari setiap serangan tadi."
Sebenarnya ketua monster tengkorak dalam wujud ini bukanlah dirinya yang asli, melainkan boneka dari tubuh terdahulunya yang masih bisa digunakan.
Dan kelemahannya adalah tubuhnya yang dijadikan manusia sementara, tujuannya adalah untuk menjalankan rencana jahatnya setelah ribuan pasukan tengkorak telah memiliki tubuh sekuat dirinya.
Sayangnya, karena lengah sebelumnya dia harus kehilangan pasukan tengkorak secara keseluruhan sekaligus.
Terlihat ketua monster tengkorak hendak menggunakan kekuatan terkuat terakhirnya dari sisa mana dalam dirinya.
Saat Hyun Wo melesat untuk mendekatinya jurus itu rupanya sudah selesai di aktifkan.
"Menyerap gravitasi bumi!" ucap ketua monster tengkorak itu sembari menjatuhkan tangannya setelah mengangkatnya dan mengarahkannya kepada Hyun.
Kini Hyun Wo tertarik dengan sangat kuatnya kebawah bahkan lantai tempat ini dalam arena tertentu hancur dan masuk lebih dalam lagi.
Sementara di belahan bumi lain, lebih tepatnya wilayah yang terdapat perang ras manusia melawan ras orc.
Kini anak panah berjumlah ribuan yang melesat ke arah pasukan ras manusia tepat saat berada di udara dibuat lebih tinggi melesat tanpa kekuatan supranatural, sihir, magis, dan lainnya di pihak manusia.
Sementara dibelahan lain dimana meteor besar akan jatuh menimpa dataran hijau yang bersebelahan dengan kerajaan Gazth nampak bergerak tidak beraturan di udara.
__ADS_1