Luxia System

Luxia System
Tiga Lawan Satu


__ADS_3

Hyun terkepung oleh ketiga pemimpin pasukan monster yang datang untuk bernegosiasi dengannya.


Sayangnya Hyun Wo menolak sehingga Ternad selaku pemimpin penyampaian itu menyuruh rekannya untuk memulai perang.


Kini kedua belah pihak saling bertarung melawan pasukan musuh masing-masing, terkecuali Hyun Wo yang berpindah tempat menggunakan skill miliknya.


Memilih untuk menjauhi medan pertempuran menuju area gersang lain. Tak ingin pertarungannya berdampak pada pasukan monster musang.


Yang pada akhirnya dirinya harus berhadapan dengan pemimpin pasukan monster. Ternad yang tidak diketahui kekuatannya, Garru si monster dimensi, dan Roog peniru jiwa.


Sayap iblis Hyun Wo munculkan diikuti oleh Demon sword yang kini memiliki tampilan berbeda, ketika mencapai level tertentu.



Garru nama monster bertampang aneh dengan banyak tangan dan kaki mulai melancarkan aksinya.


Telapak tangan dari seluruh tangannya itu digerakkan dengan gerakan tertentu hingga sekitaran terlihat berbeda dari aslinya.


Hyun Wo yang mengetahui perubahan disekitarnya nampak tenang.


Matanya pun terlihat seperti mencari sesuatu.


Tanah yang mulanya diam kini mulai bergetar dan perlahan membentuk bongkahan seperti batu. Ada yang berukuran besar maupun kecil.


Hyun Wo saat ini terjebak oleh semacam kemampuan dimensi Garru, dimana realita diubah menjadi gabungan dimensi yang berbeda. Namun memiliki kesamaan dengan kondisi yang terjadi.


Wosh... ×34


Bebatuan tadi mulai bergerak seakan monster itu memiliki kemampuan esper, lesatan bebatuan itupun bukan sekedar lesatan bebatuan biasa.


Brakkk!!!


Lesatan yang dapat membuat sekitarannya yang terkena bebatuan tersebut akan rusak berantakan.


Hyun Wo menghindari setiap bebatuan itu sembari melangkah maju dengan berpijak pada bebatuan yang melesat cepat itu.


Roog yang melihatnya pun tercengang.


Tak lama ia pun mulai bergerak, dengan melesat ke arah Hyun Wo.


Berbeda dengan Ternad yang hanya menyaksikan jalannya pertarungan dua lawan satu.


Tubuh Roog memang setengah manusia. Dan tubuh setengahnya itu adalah perwujudan dari jiwa yang diambilnya, ketika seseorang masih hidup.



Tepat didekat musuh, Roog langsung melayangkan pukulan keras. Di cela Hyun Wo tengah menghindar dari bebatuan.


Wosh...


Bugh.

__ADS_1


Hyun Wo yang tidak menghindar dari pukulan lawannya memilih untuk beradu pukulan.


Dan pukulannya itu mampu membuat tangan kiri monster bernama Roog hancur seketika, dimana wujud manusianya bertampang pria berekspresi dingin terlihat kesakitan.


Sebelumnya Hyun Wo menggunakan skill penguat pukulan. Yang kini levelnya telah meningkat melalui berbagai pertarungan sengit.


Roog hanya terkekeh, setelah mendapati luka parah di tangan kirinya. Dia rupanya berpura-pura kesakitan pada saat itu.


"Hehehe lumayan juga kau nak!"


Wosh... ×4


Bebatuan kembali mengincar diri Hyun Wo sehingga Roog lolos dari serangan yang akan Hyun Wo lancarkan berikutnya.


Shut.. tap × 21


Saat hampir dekat dengan sosok Garru tiba-tiba saja sekitaran berubah menjadi tempat berisi genangan lahar panas yang bergejolak.


Genangan itu lalu melayang dan mengincar Hyun Wo lebih cepat dari serangan bebatuan.


Anehnya, keberadaan Hyun Wo jauh dari posisi Garru sebelumnya.


[Pemberitahuan sistem]


"Itu semacam tubuh palsu tuan, jadi tubuh asli monster itu tidak terlihat di setiap dimensi!"


"Dan tuan harus menemukan tubuh asli dari monster itu di setiap dimensi yang berbeda beda, karena bisa saja pengulangan terus menerus akan terjadi. Yang mana tingkat bahaya dari kekuatan monster itu lebih ekstrim dari sebelumnya!"


"Baiklah, aku akan mencari tahu tubuh asli monster itu. Terimakasih untuk informasinya Luxia."


Wosh....


Kedua serangan yang berbahaya kembali Hyun Wo hindari.


Crak!


Hingga satu monster diantara ketiganya menusuk dirinya sendiri. Dan dia adalah Roog, dimana setengah tubuh manusianya berubah.


Seseorang dengan tampang mistis dan rambut yang tak terurus.


"Jadi itu kemampuan peniru jiwa yang dia ambil dari korbannya," gumam Hyun dikala menyaksikan pakaiannya terdapat rembesan darah.


Selang beberapa waktu selagi menghindar dari serangan lahar panas, Hyun Wo juga menetralkan gangguan jarak jauh dari serangan Roog sebelumnya.


Dimana kemampuan tubuh setengah manusia barunya berhubungan dengan hal-hal mistis, dan barusan adalah serangan Voodoo.


Senjata berupa tongkat dimiliki oleh Roog dan dia mulai membacakan mantra.


Jleb.


Tidak disangka disela Roog mengucapkan mantra, serangan tak terprediksi melubangi tubuhnya.

__ADS_1


Hingga dirinya terbelalak melihat kondisinya yang bercucuran darah.


"Sihir api, Soul binding fire!"


Sebuah api berwarna biru muncul dari bekas luka yang Roog dapati sampai melahap tubuhnya.


Tak lama api itu membakar tubuhnya hingga menjadi abu, dan serpihan abu tersebut lenyap seketika.


Flashback


Saat Hyun Wo mendengarkan informasi penting berkaitan dengan pemimpin pasukan monster dari Luxia. Dirinya tak disangka menyiapkan rencana pada waktu itu.


Rencana membunuh keempat pasukan monster yang sedang menuju kemari, berakar dari informasi kemampuan dan kekuatan yang mereka miliki.


Roog memiliki kemampuan unik dimana setengah tubuhnya dapat meniru jiwa dari seseorang yang diambilnya.


Bahkan lima puluh persen memiliki kemampuan sihir, magis, kekuatan supranatural, dan lainnya dari jiwa malang itu.


Sehingga Roog bisa menggunakan kekuatan maupun kemampuan jiwa itu sebagai penyerangan dan pertahanan sekaligus.


Dan kelemahan Roog yang Hyun Wo analisa saat itu adalah semacam serangan spiritual. Menyangkut pada jiwa-jiwa malang yang terperangkap dalam tubuh Roog.


Serangan mendadak barusan adalah Qi yang Hyun Wo gabungan dengan api berwarna biru, dan Qi tersebut berasal dari pedang suci.


Lantas pada saat api tersebut melesat, wujud dari api itu terserap oleh Qi sehingga wujud dari serangan barusan tidak terlihat.


Dan Hyun Wo memaafkan titik buta lawannya.


Sebenarnya gabungan Qi dan api biru tersebut terdapat mantra pembebasan jiwa, berakibat fatal bagi Roog.


Tubuhnya yang terguncang oleh jiwa jiwa yang selama ribuan tahun terperangkap, membuat dirinya overdosis.


Pada akhirnya kematian dirinya tak dapat dihindari.


•••


Kematian Roog beberapa saat yang lalu menciptakan amarah yang menjadi bagi rekannya. Terutama Garru yang mulai menggila hingga membuat sekitaran tempatnya tergabung dalam sepuluh dimensi.


Dimensi bebatuan, lahar panas, api, angin, es, racun, dimensi terbalik, waktu, lukisan, kaca terbentuk menjadi satu.


Keadaan dari tempat sekarang pun terlihat tak masuk akal, seperti neraka dan surga yang menipu mata.


Dimana setiap detiknya serangan demi serangan Garru arahkan dengan mengunci targetnya.


Bisa dibilang Hyun Wo terbunuh ribuan kali, dengan cara apapun oleh berbagai serangan. Terluka sekian parah dan sakitnya pada pengulangan waktu yang kekal.


Terlihat Garru yang puas akan pembalasan dendam yang dilakukan olehnya, atas rekannya yang terbunuh oleh pihak musuh.


"Hahahaha."


Dia tertawa puas dengan bangganya lantaran dapat membalaskan dendam untuk kesekian kalinya, sampai jutaan kali kepada seorang manusia.

__ADS_1


"Bodoh!! Bunuh dia sekarang!!!" titah Ternad dengan lantang hingga matanya melotot kepada Garru dari jauh.


Di detik pengulangan waktu secara terus menerus yang mengurung Hyun Wo dalam penjara kematian berulang. Ternad menyadari akan sesuatu.


__ADS_2