
Di ruang pribadi ketua guild, hanya ada tiga orang satunya lagi anaknya yang masih ketakutan, dia saat ini tengah bersembunyi didekat lemari baju.
Melihat Hyun Wo yang melirik kepadanya membuat gadis tersebut semakin ketakutan seperti melihat hantu.
"Bisa tuan jelaskan dulu kepada anak tuan bahwa saya ini bukanlah hantu!" ucap Hyun setelah duduk pada lantai kayu, didekatnya ada meja kecil yang hanya cukup untuk dua orang.
"Rine, kamu tidak usah takut begitu kepada anak muda ini. Dia sekarang masih hidup, percaya pada ayah!"
"Tapi yah, bukannya ayah bilang dia pasti akan mati, ketika ayah mengamatinya dari bola sihir."
Hyun Wo yang mendengar penuturan gadis bernama Rine itupun mengerutkan dahi lantaran ada maksud dari perkataan tersebut.
Pandangan Hyun kini terkesan telah memahami apa yang disembunyikan oleh ketua guild. Yang akhirnya ketua guild sendiri mengakuinya.
"Maafkan diri saya anak muda, kemarin saat dirimu berada di laut saya menggunakan bola sihir untuk mengamati kalian bertiga yang ada di kapal layar megah yang kamu beli. Jujur, sebenarnya saya bermaksud baik dikala ada bahaya yang menimpa kalian, maka saya sendiri akan berteleport kesana untuk membantu!" jelas ketua guild panjang lebar.
Hyun Wo masih mencerna penjelasan ketua guild barusan hingga ia berpikir cara apa yang digunakan oleh ketua guild untuk berpindah tempat. Bahkan Hyun Wo mengira perkataannya tadi sedikit dibumbui dengan kebohongan, karena ketika dirinya dalam bahaya ketua guild tidak menampakkan dirinya sama sekali di kapal.
"Bagaimana cara tuan berpindah tempat, tidak mungkin juga kan hanya bermodalkan bola sihir?" tanya Hyun memastikan serta memancing kebohongan ketua guild.
"Justru saya sendiri bingung dan ingin bertanya pada kamu anak muda, saat diriku sedang asyik mengamati tiba-tiba saja gagak sebagai perantara diserang oleh seseorang dari belakang, sehingga diriku tidak mengetahui lagi apa yang kamu alami setelahnya!"
Hyun Wo paham maksud dari perkataan ketua guild barusan yang sebelumnya dirinya telah berburuk sangka.
Mengetahui kebenaran tersebut Hyun Wo tidak mau lagi memperpanjang obrolan, dirinya malah ingin cepat-cepat meminta hadiah menyelesaikan misi setelah berhasil membunuh monster laut "Hydra" sesuai janji.
"Apa saya bisa mendapatkan hadiah misi sekarang tuan, saya memiliki urusan penting!"
"Tentu saja, hadiah berupa koin emas, perak, dan perunggu sudah saya siapkan sebelumnya. Tapi kalau boleh, saya ingin berduel dengan dirimu anak muda."
"Bukannya tadi saya bilang, saya ada urusan penting tuan. Jadi dengan tepaksa saya menolak, lagipula saya bukan lawan yang sebanding!"
"... Bagaimana jika saya menambahkan bahan-bahan obat sebagai jaminannya!"
"Hmm sepertinya tawaran tersebut tidak bisa saya tolak."
Kini mereka berdua tengah berada di luar guild lebih tepatnya di lahan luas sembari di tonton oleh banyak orang. Hal tersebut sebagai bentuk kejujuran perkataan ketua guild jika anak muda bernama Hyun Wo berhasil mengalahkan monster laut Hydra.
__ADS_1
Dengan ini ketua hendak membuktikan kepada semua orang yang sering berkunjung ke guild.
"Akan ada pertarungan sengit antara pemuda luar biasa dan ketua guild, menurutmu siapa yang akan menang?"
"Dari segi kekuatan fisik aku yakin ketua guild unggul, dan dari segi serangan jarak jauh ketua guild juga unggul, dia bisa melontarkan sihir petir dan bumi!"
"Hey... bukannya kau hanya membicarakan tentang ketua guild saja."
Sementara di tempat pemandian air panas Sayuri maupun Liliana telah selesai berdandan dan berpakaian anggun.
Liliana mengenakan gaun panjang sedangkan Sayuri pakaian wanita rumahan.
"Hyun, kamu tidak sabaran pergi duluan ke guild tanpa mengajakku," gumam Liliana yang sempat didengar oleh Sayuri.
Kembali pada mereka berdua, Hyun Wo dan Ketua guild yang hendak berduel. Kini ketua guild langsung meningkat kekuatan dirinya, cahaya berwarna merah pun terlihat disekitar dirinya.
Wosh...
Wugh...
"Jadi dia seorang penyerangan jarak dekat, dilihat dari otot tubuhnya yang semakin kekar, pasti dia berlatih dengan giat. Kurasa ada kemungkinan aku kalah jika beradu fisik dengannya!" ucap Hyun dalam hati.
Brak! shut!
Bekas tapak kaki ketua guild saat melesat tertanam pada tanah kering. Penonton yang melihatnya pun terperangah lalu bersorak ria, sebagian dari mereka mayoritas mendukung ketua guild. Sedangkan Hyun Wo hanya segelintir orang.
"Semangat kak!!"
Gadis kecil penjual bakpao terlihat menyemangati Hyun Wo dari jauh, dia berada disana lantaran telah menaruh keberuntungan pada Hyun Wo atas taruhan pertarungan yang dibuka oleh seseorang.
"Kau sangat yakin sekali gadis kecil, membuang uang yang begitu banyak hanya untuk bertaruh pada orang yang tidak diketahui asal-usulnya dan kekuatannya. Aku jadi meragukan perkataan ketua guild sebelumnya."
"Yang kuat sekalipun belum tentu menang menghadapi orang berilmu!"
"Heh, kita lihat saja gadis kecil. Untungnya aku sendiri bertaruh besar pada ketua guild."
Ketua guild terus menyerang Hyun Wo tanpa jeda sekalipun, dengan menggunakan pukulan yang diperkuat dan tendangan keras mengarah pada titik vital.
__ADS_1
Hal tersebut dilakukannya untuk memancing Hyun Wo agar menggunakan kekuatan miliknya. Yang menurutnya masih ditahan dan belum dikeluarkan.
Pukulan dengan aliran listrik mengarah tajam pada Hyun Wo, pukulannya tersebut membentuk naga berwana putih yang akan melahap lawannya.
"Kekuatan supranatural "pelindung tak kasat mata"
Dharr!!
Ledakan listrik pada pukulan ketua guild yang menyentuh pelindung tak kasat mata itu pun menyambar ke segala arah. Hingga merusak sihir pelindung sampai terlihat retak.
"Apa serangan ketua guild berhasil melumpuhkan pemuda itu?" ucap seorang petualang.
"Sepertinya belum bisa dikatakan pemuda itu kalah, karena sebelumnya aku melihat dirinya sempat menggunakan kekuatan supranatural!" sahut perempuan disampingnya.
Asap menutupi area pertarungan sengit tersebut hingga membuat penonton tidak mengetahui apa yang terjadi dengan mereka berdua.
Setelah asap yang menghalangi perlahan menghilang terlihat ketua guild dalam keadaan tidak sadarkan diri tergeletak di tanah.
Hal tersebut membuat sebagian penonton berpikir jika Hyun Wo berbuat curang dalam duel.
"Apa, tidak mungkin ketua guild kalah dalam serangan yang diarahkan kepada pemuda itu, pasti dia bermain curang!"
"Dasar licik. Berani menggunakan trik dalam berduel!"
Tidak ingin menimbulkan kesalahpahaman Hyun Wo lalu mengunakan skill penyembuhan kepada ketua guild, menurutnya biarkan saja ketua guild yang menjelaskan ketika dia sudah bangun.
Ketua guild pun bangkit sembari menjelaskan dirinya yang kalah tersebut dengan nada tinggi kepada para penonton.
Sehingga emosi penonton yang sebelumnya membuncah kini reda setelah ketua guild mengakui dirinya kalah oleh Hyun Wo karena ceroboh saat menyerang lawannya.
Sehingga lawannya tersebut memanfaatkan kecerobohannya tersebut untuk mengalahkannya.
Sebagai bukti untuk memperkuat perkataan ketua guild barusan Hyun Wo lalu mengeluarkan senjata trisula yang digunakan monster "Hydra" saat bertarung dengannya.
Dengan ini pun mereka terdiam tanpa ada yang bersuara lagi. Karena senjata tersebut memang benar milik monster "Hydra" setelah beberapa orang saksi yang selamat saat melawan monster itu membenarkan.
Beberapa saat kemudian, Hyun akhirnya pergi meninggalkan guild dengan membawa keranjang berisi hadiah dari orang-orang. Sementara dirinya berhasil menambahkan uang kedalam wadah tidak terbatas.
__ADS_1