Luxia System

Luxia System
Misi Lama


__ADS_3

Kota Lytt disebut-sebut sebagai kota tempatnya perdagangan paling ramai seantero kota, lebih tepatnya pada wilayah the forest lord, maupun pada dua jalur perairan yang terkenal sebagai sarana umum lalu lintas.


Namun sayangnya salah satu perairan yang dahulu sering dilalui oleh para bangsawan, bajak laut, dan berbagai orang dengan kedudukan tinggi. Kini telah berubah menjadi perairan mematikan yang dihuni oleh monster lautan "Hydra" selama 4 tahun terakhir.


Perairan tersebut telah memakan banyak korban dari waktu ke waktu dan masih belum ditangani secara tuntas penyebabnya.


Bahkan dikabarkan monster perairan mematikan tersebut sangatlah kuat ketika suatu hari pernah ditargetkan untuk dibunuh. Mengakibatkan para pahlawan dan para petualangan guild harus tewas mengenaskan.


"Kota ini tidak membatasi siapa saja yang memasukinya ya, sangat menguntungkan bagi siapa saja, menurutku" gumam Hyun sambil melihat bangunan dan rumah-rumah penduduk kota Lytt yang menurutnya sangat megah.


"Meskipun begitu, sisi buruk kota ini adalah sebagai tempat kebanyakan orang tidak memiliki penyerapan murni. Khususnya para gelandangan banyak yang bertempat tinggal di kota ini hanya untuk meminta belas kasihan!" jelas Liliana dengan ekspresi serius. Dia rupanya mengetahui lebih banyak informasi tentang kota Lytt.


Sayuri yang tidak mengetahui apa-apa tentang kota Lytt hanya mendengarkannya saja dari percakapan dua orang yang beberapa hari lalu dikenalnya.


Dan menurutnya hal tersebut memang lumrah karena mereka berdua adalah sepasang suami istri. Walaupun kenyataannya dia sedang dibohongi.


Meskipun hari sudah menjelang sore berbagai aktivitas perdagangan setelah memasuki kota Lytt dari gerbang utama, masih ramai dan dipadati oleh para pendagang lokal maupun dari luar wilayah dan negara.


Mereka bertiga bahkan diserbu oleh para pendagang yang melihatnya seperti orang baru yang berkunjung di kota ini. Menawari dan menjajakan barang dagangannya semanis mungkin dengan harapan jualannya dapat dibeli.


Setelah melewati tempat perdagangan ramai itu, Hyun Wo lalu bertanya pada seseorang.


"Maaf, tempat penginapan terdekat dari sini dimana ya? Kalau boleh.. saya mau bertanya juga letak guild dimana?"


"Kau ini orang baru ya?"


"Ah iya.. saya orang baru tuan."


"Hmm kalau begitu ikuti jalan setapak ini, lalu belok kiri setelah kau melihat tempat makan yang ramai. Dan terus lurus setelahnya, nanti guild akan terlihat!"

__ADS_1


"Lalu untuk penginapan lebih baik mencarinya saja disekitar guild, setahuku ada penginapan murah disana."


"Baik, saya akan mengingat saran tuan. Dan Terimakasih untuk bantuannya tuan," ucap Hyun sambil menunjukkan senyumannya sebagai tanda terimakasih.


"Oh, sama sama."


Mereka bertiga lalu menuju guild menurut instruksi dari pria paruh baya tadi.


Sesampainya di guild rupanya kondisinya masih ramai dikunjungi oleh para petualang dan orang orang berkepentingan. Mereka bertiga lalu masuk kedalam dan melihat lihat daftar misi dengan hadiah yang berbeda beda, bahkan terdapat kelas bagi pemula.


Memperkirakan misi mengalahkan monster "Hydra" yang pastinya tidak terpampang lagi pada daftar misi, Hyun Wo lebih memilih untuk menanyakan langsung kepada ketua guild yang kebetulan sedang ada di sini.


"Kalian berdua lihat lihat dulu ya, aku mau berbincang dengan pemilik guild ini!" ucap Hyun Wo dibalas anggukan dari mereka berdua.


"Saya sangat berterimakasih kepada kalian yang telah menyelesaikan misi tingkat G dengan ancaman yang tidak bisa diperkirakan, bahkan kalian telah mengalahkan monster berbahaya!" ucap ketua guild pada sekelompok orang.


"Bukan masalah bagi kami, karena kerja sama adalah kunci keberhasilan. Dan kebetulan kami memiliki pahlawan hebat disini..."


Hyun Wo hanya memasang wajah datar saat mendengar obrolan tersebut, menurutnya, pengikut pahlawan adalah seorang penjilat.


Berpura pura duduk pada sebuah bangku demi bisa mendengar obrolan mereka Hyun Wo lalu beranjak dari tempat duduknya, setelah ketua guild pergi memasuki sebuah ruangan diikuti oleh beberapa orang yang tadi mengobrol dengannya.


"Maaf, anda tidak diperbolehkan untuk memasuki ruangan ini. Hanya orang orang pilihan saja yang boleh memasukinya!" larang gadis muda ketika Hyun hendak memasuki ruangan tempat ketua guild masuk beberapa saat lalu.


"Saya ada keperluan penting yang ingin dibicarakan dengan ketua guild! Jika saya tidak diperbolehkan untuk masuk, bisakah saya membicarakannya maksud dari keperluan saya kepada anda, nona?"


"Emm boleh, tapi jangan lama lama ya, soalnya aku sedang sibuk sekarang ini!"


"Iya, lagipula saya hanya bertanya soal misi lama saja."

__ADS_1


Gadis muda tersebut mengerutkan dahi mendengar perkataan Hyun Wo barusan yang menurutnya hanya bertanya hal sepele. Lalu kenapa harus membicarakannya kepada ayahnya yang seorang ketua guild.


"Langsung saja, saya mau bertanya mengenai misi mengalahkan monster "Hydra" apa masih berlaku sekarang?"


Hyun Wo sebenarnya bisa langsung saja menuju tempat monster perairan mematikan tersebut, namun mengingat hadiah ketika mendaftarkan dirinya sebagai pemburu monster, ia bisa sekaligus mendapatkan uang tambahan. Berupa koin dalam jumlah yang sangat banyak sebagai hadiah dari guild.


"Kamu yakin, tidak salah menanyakan misi?" gadis tersebut masih tidak percaya dan mengira dirinya salah mendengar perkataan Hyun barusan.


"Aku yakin dengan perkataan ku, sebenarnya diriku datang dari jauh guna menyelesaikan misi tersebut."


"Kamu berani sekali mengambil resiko nyawa demi hadiah besar yang belum pasti kamu dapatkan, dengar ya. Misi ini sudah lama tidak ada yang berpartisipasi lagi, jadi ketua guild sudah menghilang misi tersebut dari daftar!"


Hyun Wo diam beberapa saat yang kemudian ketua guild datang menemui anaknya yang bertugas sebagai pengurus guild.


"Ada apa nak, kamu sepertinya sibuk memeriksa buku catatan misi?"


"Ah.. ayah, aku sedang melihat lihat catatan untuk misi monster "Hydra" tapi masih belum ketemu!"


"Maaf, sebenarnya saya yang telah menyulitkan pengurus guild. Dari awal saya memang berniat untuk menyelesaikan misi lama tersebut, yang katanya sudah tidak berlaku lagi."


Hyun Wo lalu menjelaskan maksud kedatangannya tersebut dengan singkat dan padat.


"Begitu ya, jadi aku tegaskan kepadamu anak muda, jika misi itu sudah tidak berlaku lagi. Bukan dikarenakan tidak ada yang berpartisipasi, tapi misi tersebut sudah memakan banyak korban dan dianggap para penduduk sebagai konspirasi mengarah pada guild ini!"


"Dan jujur saja, saya sangat terkejut karena ada yang masih mengingat misi berbahaya tersebut setelah sekian lama dihapus dari daftar misi guild."


"Apa ketua tidak bisa membuka misi itu lagi kepada saya seorang, saya janji bakal menyelesaikan misi lama tersebut secepat mungkin!"


Gadis pengurus guild hanya menghela nafas panjang menangapi Hyun Wo yang memohon kepada ketua guild demi kepentingan dirinya, yang menurutnya sangat tidak logis.

__ADS_1


Melihat dari level diri Hyun Wo tersebut yang masih rendah menurutnya, dalam hati dia bahkan tertawa geli.


__ADS_2