Luxia System

Luxia System
Monster Kingdom


__ADS_3

"Kamu benar Lia, tapi untungnya aku sudah merencanakan sesuatu sebelum mengambil tindakan berisiko. Sehingga kemenangan kini berada di tanganku."


Liliana menyeka air matanya kemudian berganti ekspresi ceria diwajahnya seakan-akan hal terburuk dalam hidupnya berhasil dia lalui dengan sempurna.


"Tapi... apa monster itu sudah benar-benar mati, Hyun? Kurasa menurut rumor yang aku dengar monster itu sulit untuk dibunuh?" ucap Sayuri penasaran dan ingin memastikan kondisi monster itu sekarang ini.


Hyun Wo termenung sejenak memikirkan kembali resiko dari strategi membunuh monster itu sebelumnya. Memang ada hal yang berkaitan dengan strategi tersebut memungkinkan kegagalan mutlak bisa saja terjadi.


Namun bisa diatasi dengan langkah-langkah yang tepat dan tindakan yang selaras. Itulah mengapa Hyun Wo mengevaluasinya sekarang.


"Aku yakin sekali perempuan itu sudah tiada, dari pertanda yang terlihat jelas oleh mata. Dari pengerakan para zombie yang kini benar-benar sudah di off kan otomatis saat si pengendali mati!" jelas Hyun menurut pandangannya.


"Hmm masuk akal, dan semoga saja perempuan itu sudah tiada," ucap Sayuri tanpa menyaring omongannya.


Hari sudah mulai gelap dan matahari sudah tenggelam beberapa saat yang lalu.


Dark forest semakin gelap persis seperti kegelapan di luar angkasa, entah misteri apa yang terselubung pada hutan ini Hyun Wo yang paham pun memilih untuk tidak ikut campur.


Perjalanan pulang menuju tempat penginapan masih jauh karena mereka berjalan kaki untuk sampai ke sana.


"Berhubung sisa mana ku cukup, aku bisa membawa kalian berdua dengan Kekuatan supranatural "pemanggil" iblis agar cepat sampai pada tujuan."


Sayuri yang mendengarnya jelas sampai selesai bergidik ngeri sekaligus kaget dengan ide Liliana barusan.


Sementara Hyun Wo terlihat sedang berpikir ia sepertinya berusaha mencerna maksud ucapan Liliana dengan teliti.


"Boleh saja. Lagian mana ku sudah menipis dan diriku merasakan kelelahan setelah menghadapi monster itu. Bergerak seperti senam aerobik memang sangat menguras tenaga."


Kekuatan supranatural "pemanggil" adalah salah satu kekuatan dengan jumlah pengguna yang sangat sedikit.


Keuntungan memiliki kekuatan supranatural ini dapat memanggil iblis yang akan menjadi partner dalam keadaan sulit.


Hawa gelap mulai menyatu lalu membetuk wujud mengerikan diduga sebagai perwujudan dari iblis, entah asli atau penyamaran. Dilanjutkan lagi dengan kemunculan iblis yang terlihat bertubuh besar dan berdiri tegak dengan sorot mata tajam.

__ADS_1


Lalu Liliana menggunakan kekuatan supranatural kembali untuk menciptakan kereta kecil tanpa penggerak yang kini melayang di udara.


"Masuklah, kita akan aman di dalam sana. Sementara dua iblis ini yang akan menjadi pengawal perjalanan pulang kita," ujar Liliana dibalas anggukan oleh Sayuri.


"Keputusan yang tepat Lia, mungkin dalam kegelapan ini akan ada monster yang beraktivitas pada keadaan gelap gulita seperti ini."


"Terimakasih Hyun, aku senang kalau kamu puas."


Mereka semua memasuki kereta kuda tersebut yang mampu bergerak tanpa penggerak sama sekali. Kekuatan supranatural lah yang membuat kereta ini bergerak selayaknya memiliki seorang kusir.


Didalamnya lumayan terang karena dilengkapi dengan penerangan modern yang Hyun Wo kenal.


"Lampu kecil ini... kamu menciptakannya dari kekuatan supranatural Lia?" ucap Hyun penasaran bagaimana bisa di era ini terdapat lampu seperti di zaman modern.


"Begitulah, aku hanya mengingat kembali purwarupa benda terang ini saat aku masih kecil. Saat sebuah kereta kuda mengunjungi rumahku, mereka adalah tamu terhormat keluargaku berasal dari negara yang sangat jauh."


"Katanya terdapat kapal terbang dan sesuatu yang bisa meledak dari gabungan ini," ucap Liliana terakhir menunjuk sebelah kepalanya dengan jari.


"Eh, kepala, oh... aku paham sekarang. Logika, fisika, kimia ternyata ada di dunia ini. Aku baru mengetahuinya."


Lantaran melihat Liliana maupun Sayuri menatapnya begitu intens dan sempat terperangah.


Seraya menempelkan satu genggaman tangan pada mulutnya Hyun Wo lalu batuk serak demi menghilangkan suasana diam ini.


Beberapa saat mereka dalam keadaan tenang sampai lancar hingga bisa berbincang-bincang tanpa gangguan suara gaduh lalu terdengar dari luar kereta, rupanya ada monster yang ingin menargetkan kereta ini. Namun masih dapat dicegah oleh iblis bayangan. Sementara bagian sebelah di urus oleh iblis waktu.


"Serombongan monster yang bergerak secara bersamaan lalu menyerang targetnya saat dia lengah!" ucap Hyun dengan analisanya.


"Tapi tidak apa-apa asalkan kita berada didalam kereta ini pasti kita akan aman-aman saja," ucap Sayuri dengan senyum kemenangan diwajahnya.


"Tunggu, jumlah monster ini semakin banyak setiap detiknya! Bahkan berani melawan iblis, meskipun melihat rekannya yang lain mati dibunuh secara sadis tanpa belas kasih."


Seperti yang Hyun Wo bilang bahwa iblis bayangan maupun iblis waktu membunuh monster tersebut tanpa ampun. Membantai setiap monster yang muncul secara tiba-tiba demi mendekati kereta.

__ADS_1


Alasan Hyun Wo mengetahui keadaan di luar karena dirinya selagi dalam perjalanan menggunakan kekuatan supranatural "kegelapan" untuk menciptakan sepasang mata yang dapat bergerak dan melayang di udara, berfungsi sebagai pengamat keadaan sekitar selama perjalanan pulang.


"Yah, kita lebih baik tetap berada didalam kereta ini. Karena menurut perkiraan ku monster itu dapat membela dirinya hingga menjadi banyak."


"Begitu ya, jadi akhir-akhir ini aku merasa seperti bertemu banyak monster yang berbahaya, yang aku takutkan jika saja dunia ini dikuasai oleh monster," ucap Sayuri yang bergidik ngeri dengan penggambarannya sendiri.


"Kamu kan memang udah banyak melihat monster semenjak pergi meninggalkan desa?" ucap Liliana.


"Umm benar juga ya."


•••


Sementara itu di sebuah istana yang berada di lembah Kematian.


Raja monster mendapati kabar terbunuhnya urban perairan mematikan dari penasehatnya. Ia kemudian mendengarkan seluruh penyampaian penasehatnya itu.


Memahaminya dengan baik Raja monster berwujud setengah manusia itu lalu tersenyum menyeringai dan berkata.


"Akhirnya ada mainan yang bisa memuaskan hasrat bertarung ku. Setelah sekian lama aku menunggu manusia tangguh itu"


Di luar istana gelap tersebut terdapat banyak monster yang berkumpul dengan berbagai jenis, ukuran, bentuk, dan lainnya mereka kemari bertujuan untuk menciptakan era baru.


Era dimana para monster yang akan menempati seluruh dataran di bumi. Musuh utama mereka adalah ras manusia maupun ras lain yang akan ikut campur.


Dengan cara memusnahkan manusia pada wilayah dan negara tertentu hingga tak tersisa satupun. Sebuah awal atas tindakan mereka untuk memulai debut besar.


"Hahaha beberapa hari lagi kita akan bersatu menyerang sebuah negara, aku jadi tidak sabar melihat wajah keputusan dan ketakutan mereka hihihi."


"Selain itu kita harus merebut wilayah negara besar target pertama itu agar menjadi milik kita, mungkin antara mudah dan sulit."


"Hal sulit tidak tertulis di kamus ku. Ras kita ini sebenarnya lebih unggul dari rasa rendahan seperti mereka. Hari itu kita akan tunjukkan siapa yang pantas memimpin dunia ini!"


"Ya!!!"

__ADS_1


Para monster di luar sedang berbincang-bincang dan terdengar suara riuh dari mereka.


__ADS_2