Mantanku Hot Daddy

Mantanku Hot Daddy
Chapter 118


__ADS_3

" Hon, lihat Ariell sudah mengandung." seru Val sambil menyerahkan ponsel miliknya itu kepada sang suami.


" Syukurlah, semoga kita cepat di kasih juga." sambil tersenyum menyerahkan ponsel itu kembali.


Akhirnya setelah memilah dan musyawarah bersama anggota keluarga, sudah di putuskan mereka akan mengadakan Resepsi pernikahannya di dalam gedung hotel yang tak jauh dari pantai, seperti permintaan Val.


Mengingat Val adalah seorang model, walaupun tidak seterkenal model papan atas di negara sana, tapi ia sudah mengundang beberapa wartawan untuk datang ke acara tersebut.


" Hon, ayo kita buat lagi," pinta Nando yang sudah berbaring di atas ranjang.


Sementara Val masih duduk di meja rias sambil menyisir rambutnya itu dan menatap suaminya di pantulan cermin.


Bukannya ia tidak tahu apa yang di maksud suaminya itu, ia pun tersenyum sambil beranjak dan berjalan mendekati Nando yang juga tengah tersenyum padanya.


" Kau ingin ini hmmm?" tanyanya sambil mengelus djordy milik suaminya yang sudah mulai menegak berdiri.


"Ohghh, itu sangat enak Honey, teruskan.!" racaunya sambil memejam merasakan miliknya di elus dan di pijit oleh tangan Val yang sudah di selipkan ke dalam celana pendek yang ia pakai.


" Begini saja sudah keenakan, gimana sama yang lain." ucap Val masih terus dengan aktifitasnya.


Nando sudah tidak tahan ia langsung memburu bibir istrinya dengan menggebu sebab ia sudah merasa sangat bergairah.


"Ngghhh," Val melenguh tertahan di dalam tenggorokannya, saat ciuman itu terasa memabukkan, begitupun dengan Nando tak pernah puas jika melahap bibir istrinya.


Hingga mereka berdua dalam keadaan polos tanpa sehelai benang dan akhirnya berakhir dengan melakukan penyatuan yang sudah mereka inginkan sedari tadi.


" Aaahh, kau selalu nikmat Honey, membuatku tidak pernah merasa puas ingin terus merasakannya." desah Nando masih terus menggoyangkan pinggulnya maju mundur.


Apalagi satu jarinya ikut bermain di bawah sana, membuat Val semakin mengeliat gelisah.


"Oouuhh,, aku mau sampai." lirih Val sambil mengikuti gerakan suaminya itu yang terus memompanya dari atas.


" Kita bersama Hon, aku juga akan sampai."


Nando semakin mempercepat gerakannya dan tak lama mereka melenguh nikmat secara bersamaan," Aaakhhhh, aku mencintaimu Honey." masih sambil menggerakkan pinggulnya.


Setelahnya Nando menggulingkan dirinya di samping Val yang langsung terasa lemas, setelah memuntahkan cairan cintanya ke dalam rahim sang istri.


Lalu mengusap peluh di dahi Val, sambil mengecupi sisi wajah cantik istrinya itu dari samping. " Kau ingin anak berapa?" tanyanya masih dengan nafas yang memburu.


Begitupun dengan Val, ia memejam, " Entahlah, dua atau tiga tidak masalah, dan jika aku benar-benar mengandung aku akan berhenti dari dunia modeling." jawabnya membuat Nando pun tersenyum.


" Bukan karena aku yang memaksamu 'kan!!" seru Nando sedikit menggoda.

__ADS_1


Val tersenyum dan itu memang bukan Nando yang memintanya untuk berhenti, tapi memang dirinya ingin segera mempunyai anak-anak yang lucu, sampai tak sadar air matanya mengalir dari sudut netranya.


" Apa yang tengah kau pikirkan? kenapa kau menangis?" tanya Nando sedikit panik.


Tangan Val terangkat untuk mengusapnya, sambil menggeleng lemah.


" Aku hanya masih tidak menyangka kau sudah menjadi suamiku sekarang." lirihnya.


Nando menghembuskan nafas lega dan merengkuh tubuh Val ke dalam pelukannya, membuat kepala istrinya itu berada di atas dada bidangnya, untuk berbagi rasa yang mereka rasakan saat ini.


" Seandainya waktu bisa ku putar kembali, aku akan memutarnya sejak saat kau mengatakan perasaanmu padaku untuk pertama kalinya dan aku akan langsung menerimamu, dengan begitu tidak akan pernah ada penderitaan yang kita alami karena memilih orang yang salah." seru Nando, membuat Val pun menyebikkan bibir bawahnya.


" Dan membuatmu tidak mencintaiku sebesar sekarang? rasanya aku tidak setuju dengan pilihanmu itu." sungut Val sambil jari telunjuknya ia mainkan di dada suaminya.


" Kau tidak pernah tahu perasaanku Hon?"


Kening Val mengkerut mendengar pernyataan itu, dan mendongak menatap bola mata hitam milik suaminya." Apa maksudmu?"


"Ya kau tahu pasti alasanku kenapa aku menolakmu dulu, karena kau adalah adik dari sahabatku, dan aku tidak ingin membuat dua keluarga ini pecah jikalau sampai aku membuatmu tersakiti." jawabnya.


Lalu kepala Nando menunduk dan mengecupi kening istrinya, " Dan Aku memang sudah lama jatuh cinta padamu," akunya kemudian.


" Kau bohong." lirih Val tak percaya.


Nando mengangkat bahunya, " Setelah menolakmu waktu itu, wajah sedih yang kau tunjukkan di depanku selalu mengusikku setiap saat, ingin menghubungi Richard untuk menanyakan kabarmu, tapi aku merasa malu, dan saat kau datang bersama keluargamu aku diam-diam mengintipmu dari kejauhan yang sedang asyik bercanda dengan Mama dan Kak Nandez, entah kenapa kau terlihat semakin cantik di mataku, apa kau balas dendam padaku karena menolakmu dengan menjadikan dirimu sangat cantik?" terang Nando panjang lebar.


" Kemudian aku merasa semakin menyukaimu dan menjadikan dirimu fantasi s** ku." aku Nando dengan malu.


Val memukul dada suaminya pelan." Aku tidak menyangka kalau kau semesum itu."


" Kau benar-benar cantik Hon, apalagi saat kau mengkerli rambutmu itu, kau terlihat menggemaskan, kau pasti mempunyai sihir untukku." lanjutnya.


" Kenapa kau tidak pernah mengatakan perasaanmu padaku?" tanya Val sedikit penasaran.


Nando mengangkat bahunya kembali." Saat aku meyakinkan diri untuk mengutarakan perasaanku, Richard mengatakan bahwa kau sudah mempunyai kekasih disini." jawabnya sambil memandang langit-langit kamar.


" Joss," ucapnya pelan. Ya Joss adalah mantan kekasihnya, pria tampan yang sama-sama bekerja di bidang modeling, ia jatuh cinta pada pria itu karena ia terlalu baik, perhatian dan terlihat keren, tapi itu tidak membuatnya terlalu dalam mencintai Joss.


Hanya waktunya saja yang tepat, setelah beberapa bulan cintanya di tolak oleh Nando, dan Joss mengajaknya berpacaran dan ia pun menerimanya dengan syarat tidak ada kontak fisik selain berciuman dan bergandeng tangan.


Jika tidak hubungan mereka berakhir, mereka pun menjalin hubungan hingga tiga tahun lamanya dan berakhir saat Joss tiba-tiba menikah dengan wanita lain pilihan dari kedua orang tuanya.


" Apa kau tahu aku sangat marah padamu karena kau begitu mudah jatuh cinta? kau bilang mencintaiku, tetapi hanya beberapa bulan kemudian kau sudah mempunyai kekasih, bukankah seharusnya kau menunggu hingga satu atau dua tahun baru jatuh cinta pada pria lain.?" suara Nando terdengar begitu kesal.

__ADS_1


Membuat Val terbahak mendengar nada cemburu yang suaminya katakan," Kau selalu berkata dingin padaku, dan menjauhiku seolah aku adalah wabah penyakit yang mematikan, jadi kupikir, kau memang tidak pernah tertarik padaku."


Nando mengecup kening Val kembali, " Dan setahun kemudian aku pun mulai jatuh cinta pada Ariell, sewaktu pertama kali bertemu di kelas Tataboga dulu, dan kupikir aku memang mencintainya ternyata aku hanya mengaguminya selama ini."


" Berarti kita sama, dulu dia memutuskanku dan menikah dengan wanita lain, aku tidak merasakan apa-apa, bahkan sama sekali tidak marah padanya dan aku baru sadar ternyata memang aku hanya mengaguminya selama berpacaran dengannya." terang Val juga.


" Yang penting adalah hidup kita sekarang, dan kau bersamaku disini." lanjut Val.


" Valerie, aku tidak tahu akan jadi seperti apa hidupku tanpamu." lirih Nando.


Val mengernyit, pura-pura tidak tahu." Aku tahu kau tidak akan merasa sebahagia ini jika tidak bersamaku." ucapnya sambil tersenyum manis.


Nando berguling dan meraup bibir Val kembali, menciumnya dengan sangat panas.


" Yeah, I couldn't agree more my love. Siap ronde kedua." Tanpa menunggu jawaban dari istrinya Nando sudah membungkap mulut itu semakin dalam. Dan mereka pun menyatukan kembali kedua tubuh itu melebur menjadi satu dalam gairah yang sangat panas.


...----------------...


Seminggu pun berlalu saat ini Bryan sedang berada di dalam mobil menuju ke suatu tempat bersama istrinya.


" Kita mau kemana?" tanya Ariell curiga pada suami mesumnya ini.


.Ada yang kangen Valerie.



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.


.tbc


Thank's yaa udah baca, maaf kalau masih banyak typo.

__ADS_1


Mohon dukungan dari semuanya yaa,, dengan cara beri like vote dan juga hadiah🌷🌷🌷🌷🌷


Terima kasih yang sudah mampir baca. love u all..


__ADS_2