Mantanku Hot Daddy

Mantanku Hot Daddy
Chapter 55


__ADS_3

Membuat David terkejut langsung menatap tajam Ariell yang juga sama terkejutnya, mereka saling pandang sesaat.


Bryan bisa menemukan keberadaannya sungguh ia merasa sedikit lega, bahwa ia tidak sendirian di situ.


"Kau dengar? berarti kau memang istimewa buat Bryan." setelah berucap David tak menyia-nyiakan waktu lagi, ia langsung naik ke atas ranjang mengukung tubuh Ariell, membuat Ariell terpekik, langsung berteriak histeris seolah ia akan di santap binatang buas( memang iya😂).


Kaki Ariell menendang apapun yang bisa ia tendang, ia terus berusaha memberontak saat David mencoba membuka mulut Ariell memaksanya untuk meminum air dalam botol tadi.


Setelah berhasil memastikan minuman itu masuk ke dalam mulut Ariell hingga hanya menyisakan sedikit saja, David menunggu sambil menyeringai.


Hingga beberapa menit menunggu David bisa melihat Ariell yang sudah sangat gelisah, mungkin efek minuman tadi sudah bereaksi dengan cepat, ia langsung melepas pakaian atasnya sendiri lalu membungkam bibir manis itu perlahan.


Setelah merasakan ciumannya itu terbalaskan, David memperdalam ciuman itu, membuatnya semakin panas.


David sudah sangat tidak tahan lagi, ia langsung turun menciumi leher Ariell bahkan menggigitnya meninggalkan tato buatannya itu, tangannya bahkan mencoba merobek pakaian yang membungkus tubuh indah Ariell.


Bruuaaakkk...


Terdengar pintu kamar itu terbuka, sengaja di tendang dari luar membuat David menghentikan aksinya yang sudah kepalang tanggung itu.


"LEPASKAN WANITA ITU! MENJAUHLAH BA****T," teriak Bryan garang sambil menatap tajam saat pertama kalinya ia melihat sendiri hal tidak senonoh itu.


"Shitt, sial. kau sudah merusak kesenanganku br***sek.!" David tak kalah tajamnya ia langsung memukul sahabat atau musuhnya itu, mereka saling memukul.


"Sudah kukatakan berulang kali, semua bukan semata kesalahanku, aku pun terpaksa. ini semua sudah takdirNya, kau tidak bisa menyalahkanku terus menerus, okay aku minta maaf, aku akui aku juga sedikit bersalah karena waktu itu aku tidak bisa menolak permintaan dari Papaku, tapi coba kau yang berada di posisiku dulu, bagaimana?" seru Bryan dengan aksi mereka yang terus saja saling baku hantam. (Entahlah ya bisa atau gak Bryan memukul sambil ngoceh panjang lebar begitu, namanya juga drama novel 😂😂)


Tak Lama Armand pun datang dan langsung membantu Bryan menggantikan posisinya, membuat Bryan mundur untuk menghampiri wanitanya yang sudah tidak tahu lagi bagaimana ia menjelaskan keadaan wanita itu sekarang.


"Maafkan aku Bee, ayo kita pergi dari sini!" kata Bryan gusar sambil melepas ikatan di kedua tangan Ariell, lalu menggendongnya dengan cepat dan tidak lupa membungkus tubuh Ariell dengan selimut terlebih dahulu karena pakaian atas Ariell yang sudah robek.


Tapi ia masih bersyukur, mereka belum sampai melakukan hal itu, Ariell yang merasakan ada sentuhan kembali di tubuhnya membuatnya tidak tahan lagi, kedua tangan dan tubuhnya sudah semakin bergerak tidak karuan, membuat Bryan sedikit kesusahan menggendongnya.


Sesampainya di mobil Bryan langsung memasukkan Ariell di bangku belakang dan di susul ia di sampingnya," Ayo jalan Felix ", titahnya pada asistennya itu yang baru menyalakan mobilnya.

__ADS_1


Kini di dalam mobil bangku belakang seperti merasakan hawa panas, bahkan Felix bisa merasakannya juga di depan.


Ariell yang mencoba untuk mencium Bryan, tapi tidak bisa ia hanya bisa menc*mb* leher Bryan. Bryan membiarkannya bukan ia tidak ingin, ia justru menginginkan itu semua dari wanitanya, tapi tidak dengan keadaan yang seperti ini.


Ia sangat frustasi sendiri merasakan hawa dalam tubuhnya yang ikut terbakar karena cumb**n yang Ariell berikan." Felix cepatlah, kau sudah siapkan semuanya bukan" seru Bryan dengan suara beratnya tertahan gairahnya sendiri, sambil menahan kedua tangan Ariell yang sudah tidak bisa diam lagi.


Sabarlah bos, aku tahu betul apa yang membuat suaramu tertahan barusan, pasti kau sudah tidak bisa menahan djordymu lagi kali ini. apa akan ada adegan ene-ena sebentar lagi? gerutu Felix tersenyum menyeringai dalam hati.


Sesampainya di hotel miliknya Bryan langsung menggendong Ariell kembali dengan langkah cepat.


Padahal tidak harus cepat-cepat bukan, karena Felix sudah memerintahkan pada para pegawai yang bekerja malam ini untuk menyembunyikan diri mereka masing-masing hingga beberapa menit ke depan tidak ada yang boleh keluar dari persembunyiannya.


Padahal kalau di pikhir-pikhir lagi, mereka semua juga tidak akan melihat sang big bos nya itu masuk dan naik ke Penthouse nya kan, secara lift khusus itu tersembunyi. terus tahu dari mana coba mereka.😀


Sedangkan Bryan langsung memasuki Penthouse miliknya yang berada di gedung paling atas, tempatnya menyendiri dan juga tempat Felix selama ini tinggal karena ada beberapa kamar di dalamnya.


Saat baru masuk ke dalam kamar miliknya Bryan bingung sendiri harus bagaimana? di saat Bryan tengah berpikhir Ariell berhasil mencium bibir tebal milik Bryan.


Akhirnya Bryan pun pasrah membalas ciuman Ariell, mereka saling mencecap rasa berbagi saliva, membuat Bryan semakin tidak tahan lagi ingin menerjangnya. (bukan pasrah lagi si Bryan😂😂 tapi seperti mendapatkan berlian yang ia tunggu-tunggu.).


Tapi kata-kata Bryan sama sekali tidak di tanggapi oleh Ariell, yang sudah menggila itu, mereka saling berciuman kembali dan Bryan kemudian mendapatkan sebuah ide.


Karena ia tidak akan tega melihat wanita yang ia cintai itu merasa tersiksa, tapi ia juga tidak ingin menyiksanya untuk saat ini, kalau waktunya tiba nanti baru ia akan dengan senang hati melakukannya dengan ikhlas dan cinta.


Tangannya mulai terulur untuk masuk ke celah celana jins dan juga ****** ***** Ariell, membukanya sedikit lalu melesatkan perlahan beberapa jarinya ke dalam milik Ariell, membuat Ariell mengeliat, sambil terus mend**ah, meracau memanggil namanya.


Membuat Bryan tersenyum senang saat namanya di teriaki seperti itu, di saat Ariell tidak sadarkan diri pula.


" Hmm,,sexy bagaimana apa kau suka Bee?" bisik Bryan parau di telinga Ariell.


Ariell hanya bisa mengangguk bahkan kedua matanya terpejam, tak lama Ariell mencapai puncaknya dengan cara Bryan membantunya seperti tadi, bukan dengan djordy miliknya tapi.


Itu hanya akan ia lakukan di saat mereka sama-sama sadar, sama-sama menginginkannya berdasarkan cinta mereka, bahkan Bryan masih menunggu sedari dulu sampai sekarang.

__ADS_1


Setelah memastikan Ariell sudah merasa puas dan tertidur, ia pun bangkit dan segera masuk ke dalam kamar mandi untuk menuntaskan apa yang belum keluar.


" Hanya kau Bee yang bisa membuatku selalu berduet maut dengan sabun di sini."gumamnya tak lama ia pun keluar dari kamar mandi setelah apa yang membuatnya pening sudah teratasi dengan ucapan aahh..(wkwkwk😂)


...----------------...


Sementara itu di rumah, Ibu Ayu terlihat mondar-mandir di ruang tengah setelah di kabari Nando tadi bahwa Ariell menghilang, sedangkan Nenek Dhisa duduk di sofa.


Membuat keduanya tidak bisa tidur, sama-sama gelisah memikirkan Ariell dimana sekarang? keadaannya bagaimana sekarang? itulah yang ada dalam benak keduanya.


"Mamak tidur saja duluan, Ayu akan menunggu kabar dari Nando sebentar lalu juga akan pergi tidur." pinta Ibu Ayu membuat Nenek Dhisa mengangguk terpaksa karena ia sudah saat mengantuk.


Tak lama terdengar bunyi pesan masuk.


Beeb..


Beeb..


"Nomor siapa ini?" gumam Ibu Ayu sambil membuka cepat isi pesan tersebut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.tbc

__ADS_1


Mohon dukungan dari semuanya yaa,, dengan cara beri like vote dan juga hadiah🌷🌷🌷🌷🌷


Terima kasih yang sudah mampir baca. love u all..


__ADS_2