Mantanku Hot Daddy

Mantanku Hot Daddy
Chapter 27


__ADS_3

Nando akhirnya terpaksa mengantarkan Val dan Mike ke rumah kediaman keluarga Taro setelah mendapat ancaman dari Ariell.


Ia tak bisa menolak kalau Ariell yang memintanya. apalagi dengan sebuah ancaman, tidak akan mau lagi di antar jemput olehnya.


"Terima kasih Kak Ariell, Kak Nand, gak mau mampir dulu?." Tawar Val sesaat mobil telah berhenti di depan gerbang rumahnya.


"Kapan-kapan dech, aku mampirnya. udah hampir malam, tadi aku juga udah bilang kok sama bang Richard." jawab Ariell, setelah mendapatkan jawaban Val segera turun.


"Aunty besok kita main bareng lagi yaa, sebelum Mike kembali." pinta Mike sembari mencium pipi kanan Auntynya.


"Okay, besok kita jalan-jalan lagi sayang." Ariell pun balas mencium pipi dan kening ponakannya itu.


Setelah mastikan Val dan Mike masuk ke dalam rumah, mobil pun melaju kembali menuju rumah Ariell.


"Sayang Mama tadi telepon, katanya mereka sudah mendapatkan tanggal dan bulan yang baik buat acara pernikahan kita." ujar Nando tiba-tiba.


uhuukk..uhuukk..


"Sayang kamu tidak apa-apa 'kan?!" Nando panik melihat kekasihnya tersedak dan segera mengambil botol air minum yang ada di kolong samping pintu mobil.


Ariell menepuk pelan dadanya dan segera meraih botol itu dari tangan Nando dan langsung menyesapnya pelan. " Maaf apa aku mengagetkanmu, maaf nanti kita bahas di rumah saja yaa..?" tanya Nando setelah dirasa Ariell sudah tenang kembali.


"I-iiyaa." Ariell sungguh terkejut mendengar lontaran yang tiba-tiba dari Nando.


Ia bahkan belum siap kalau harus menikah dalam waktu dekat ini, masih banyak pikiran pikiran yang mengganggunya untuk saat ini.


Apalagi abangnya yang baru saja di pertemukan kembali. dan masalah lain pun juga belum clear.


Tak lama mobil yang di kendarai Nando pun sampai di kediaman Ariell, mereka segera turun dan masuk ke dalam rumah berjalan secara beriringan.


"Jadi Mama kamu sudah menemukan tanggal dan bulan yang baik buat pernikahan kalian begitu?" tanya Ibu Ayu setelah Nando mengutarakan pesan dari Mamanya.


Mereka saat ini sudah berkumpul di ruang tamu, Ariell bahkan belum mandi dan ganti baju.

__ADS_1


"Iyaa Tan katanya bulan Mei tahun depan. hanya bulan itu yang bagus." jelas Nando sambil menatap Ibu Ayu dan Nenek Dhisa.


"Yaa sudah kalau memang bagusnya bulan itu berarti kita harus menunggu enan bulan lagi dari sekarang," jawab Ibu Ayu lalu beralih menatap putrinya." Gimana sayang kamu gak keberatan kan menunggu sedikit lama".bertanya pada putrinya.


"Hah, oh itu yaa mau bagaimana lagi kalau sudah di putuskan oleh para orang tua, Ariell mengikuti saja." jawab Ariell gugup karena sedari tadi pikirannya berkelana.


Enam bulan sedikit lama kata Ibu, huh itu bahkan terlalu cepat buatku. gimana caranya aku bisa menundanya dua tahun lagi kalau bisa. batin Ariell terus berpikhir.


"Yaa sudah Nenek pun setuju saja, apalagi ini pakek adat jawa kalian Nenek mana tahu soal perhitungan begituan." terang Nenek yang memahami.


Setelah selesai berbincang saling berdiskusi lainnya. Nando pun segera berpamitan pulang.


...----------------...


"Jadi dugaanmu 'Black Srigala' yang telah membunuh Papamu!?" tanya Armand kaget setelah Bryan menceritakan tentang kejanggalan atas kasus kematian Papanya.


Itulah kenapa ia merasa kenal dengan tato itu yang tak lain adalah lambang dari anggota 'Back Srigala' mafia asal indo.


"Mungkin saja, awalnya aku dan keluargaku percaya bahwa Papa memang meninggal karena murni kecelakaan, karena dari pihak polisi pun sudah memeriksa seluruh CCTV di area TKP dan camera dashboard di mobil Papa tapi tidak ada yang mencurigakan." terang Bryan


"Entahlah dulu aku belum terlalu paham mengenai begituan. mana Papa mendesak aku terus untuk segera menikah kamu tahu sendiri, aku pun pasrah tak bisa berbuat apa-apa karena itu permintaannya yang terakhir, sehingga membuat aku belum sempat mencari bukti lain." Bryan menjeda dengan menyesap kaleng minuman itu.


Yaa Armand pun tahu itu, demi mengabulkan permintaan Papanya, Bryan rela meninggalkan kekasih yang sangat ia cintai, bahkan mungkin sampai sekarang masih sama rasa itu.


"Tapi setelah beberapa minggu kepergian Papa aku menemukan kejanggalan. dimana beberapa investor menarik saham mereka dari perusahaan Papa secara bersamaan dan hampir colaps, aku berusaha mencari sesuatu mungkin saja ada yang bisa membantu, dan tak sengaja aku menemukan secarik kertas di laci meja ruangan Papa, surat itu berisi sebuah ancaman, dan di dalamnya terdapat stempel 'Black Srigala' sebagai pengirimnya. untung saja ada om ku Hanungnata adik Papaku dan Om Bram kawan baik Papaku yang membantu perusahaan sehingga keadaan kembali normal." jelas Bryan kembali.


Armand pun mengangguk paham setelah mendengar cerita dari kawannya, setelah di pikir-pikir ia pun juga merasa ada kejanggalan.


"Lalu bagaimana dengan kasus Richard? seperti yang kita duga orang ini pasti orang yang sama dengan orang yang membunuh Papamu dulu." ujar Armand yakin.


"Iyaa, kenyataannya memang begitu." Bryan melirik jam yang melingkar di lengan kirinya," Dan sekarang sebaiknya kita pergi istirahat, karena besok aku harus ke tempat kakakku, sebelum terbang kembali.?" setelahnya Bryan bangkit akan pergi tidur.


"Hhmm, kau pun sudah berada disini, bahkan menyerahkan perusahaanmu pada si Felix meninggalkan putramu sendiri, masa kau sudah di jogja tak ingin berkunjung ke tempat Kakakmu." ucap Armand menghentikan langkah Bryan.

__ADS_1


Bryan memutar balik tubuhnya. "Yaa kau benar sudah lama juga aku tak berjumpa pada mereka semua, dan Felix memang orang yang bisa di andalkan, baiklah." Bryan pun berjalan menuju kamar tamu yang berada di rumah Armand.


Armand menatap punggung kawannya sampai menghilang di balik pintu kamar, ia pun segera masuk ke kamarnya sendiri untuk segera istirahat juga, rasanya badannya terasa remuk, setelah berhari-hari berburu mangsa.


Tapi setelah menatap pigura kecil di atas nakas samping ranjang rasa lelah itu pun sedikit berkurang, itu adalah runititasnya sebelum tidur.


Good night Honey dimana pun kamu berada, i miss u.


batinnya tak lama ia pun sudah berada di alam mimpi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.


.


.


.tbc


Thank's yaa uda baca, maaf kalau masih banyak typo.


Mohon dukungan dari semuanya yaa,, dengan cara beri like vote dan juga hadiah🌷🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


Terima kasih yang sudah mampir baca. love u all..


__ADS_2