Mantanku Hot Daddy

Mantanku Hot Daddy
Chapter 51


__ADS_3

"Seperti inilah kelakuan calon suamimu itu, tinggalkan saja dia. wanita cantik sepertimu tidak pantas buat pria be**t seperti dia." 08964377xxxx.


"Nomor siapa ini sebenarnya.?" gumamnya lagi.


Ariell pun mencoba menghubungi nomor tersebut tapi tidak bisa, nomor itu langsung tidak aktif.


"Huh!" Ariell mendesah kasar, sepertinya cobaan masih akan datang bertubi-tubi dalam hidupnya, kapan ia merasakan kebahagiaan? pikhirnya sungguh merasa lelah.


...----------------...


Sedangkan di sebuah Apartement tepatnya di ranjang yang besar dua insan lain jenis saling berpelukan dengan mata masih terpejam.


Tak lama salah satunya mulai mengeliat karena terusik oleh cahaya yang masuk dari arah jendela yang hanya tertutup gorden putih yang tipis.


Val membuka kedua matanya lalu pandangannya menatap wajah tampan yang selama ini ia impikan, pria yang ia cintai sekarang ada di depan matanya.


'Apa ini mimpi, kenapa begitu nyata? '.batinnya.


Lalu tanpa sadar tangannya sudah terulur mengusap wajah tampan itu, sambil tersenyum.


Membuat sang empunya terusik dan langsung kedua netranya terbuka mulai terjaga, sedetik, dua detik hingga detik kelima mereka berdua baru tersadar.


"Aaaaaakkkhh.." suara teriakan bersamaan memekakkan gendang telinga apabila ada orang yang mendengarnya.


"Ke-kenapa Kakak tidur di kamarku?" tanya Val beringsut cepat menarik semua selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya.


Bukannya menjawab pertanyaan dari Valerie Nando malah beranjak dan berjalan cepat masuk ke dalam kamar mandi, ia merutuki kebodohannya sendiri.


"Ck" Nando berdecak kesal bukan karena pertanyaan dari Val, melainkan kenapa ia bisa berbaring di ranjang yang sama semalaman, bahkan apa tadi barusan yang di lihatnya.


Mereka tidur saling berpelukan? tangannya bahkan mendarat sempurna di pinggang ramping Val, Nando pun mencoba mengingat kembali apa yang terjadi semalam.


"Shitt!" umpatannya pun keluar saat ia baru saja teringat kejadian semalam saat ia duduk di bibir ranjang sambil memandangi wajah Val yang terlihat sembab dan tertidur pulas.


Ia yang sudah sangat di landa ngantuk berat tidak sadar sudah tertidur di samping Valerie hingga berakhir dengan adegan berpelukan pagi harinya.


...----------------...


Kini keduanya sudah duduk di meja makan, Nando sudah membuat beberapa masakan lezat kesukaan Valerie saat gadis itu tengah berada di kamar mandi tadi.

__ADS_1


Mereka makan dalam diam hanya suara dentingan dari sendok yang terdengar hingga keduanya menyelesaikan sarapan pagi mereka.


"Kau sudah terlihat baik-baik saja, ayo aku antar pulang." ucap Nando dingin seperti biasa setelah melihat Val selesai mencuci alat makan yang mereka gunakan tadi.


"Kenapa kakak selalu berbicara dingin kepadaku? apa salahku? apa di mata kakak aku seperti wanita j****g yang terlihat seperti semalam." ucap Valerie memandang Nando sambil kembali terisak.


Nando mendesah kasar melihat gadis kecilnya itu kembali menangis, "Maaf." hanya itu yang keluar dari mulutnya.


"Apa salah aku mencintai kakak? apa kau tidak bisa sedikit saja membalas cintaku, aku selalu menunggumu Kak!, kau tahu jika kau meneruskan pernikahan kalian, kau akan membuat pasanganmu itu terbelenggu.!" seru Val semakin terisak.


Nando terlihat mengernyitkan dahi tidak mengerti dengan ucapan Val barusan, "Apa maksud perkataanmu?"


"Aku tahu kau tidak bodoh Kak, kau pasti juga tahu kalau Kak Ariell itu tidak mencintaimu, tapi kau memaksakan hubungan kalian, itu akan membuatnya semakin tersiksa batinnya untuk menerimamu sebagai suaminya kelak." seru Val membuat Nando terhenyak.


"Dan aku bukan ingin merusak hubungan kalian tapi aku justru kasihan melihatmu, yang nantinya tidak bisa mendapatkan balasan cinta dari Kak Ariell, bukankah bodoh jika kau tetap meneruskan pernikahan kalian.?" lanjut Valerie ucapannya membuat Nando seketika bungkam.


Apa yang di ucapkan gadis itu memang sepenuhnya benar adanya, tapi ia masih berusaha untuk mendapatkan cinta dari Ariell gadis yang selama ini ia cintai, pikhirnya meyakinkan diri sendiri.


"Ayoo cepat, aku tunggu di depan." Nando tidak menggubris atau menjawab semua pernyataan Val, malah ia langsung meninggalkan Val yang masih saja terdiam.


Valerie langsung beranjak sambil menghentakkan kedua kakinya berjalan mengikuti Nando yang sudah lebih dulu keluar Apartemen.


...----------------...


"Hay apa aku mengganggumu?" sapanya saat baru saja masuk ke dalam ruangan pribadi milik Ariell.


"Anda tidak sopan sekali masuk tanpa meminta ijin terlebih dahulu." seru Ariell saat melihat seorang pria menerobos masuk ke dalam ruangannya.


"Maaf, tadi aku sudah meminta ijin pada salah satu pegawaimu, apa kau sudah makan?" tanya Nando yang melihat begitu banyak berkas-berkas di atas meja Ariell.


Kemudian ia mengambil satu map yang ada tulisan nama sebuah perusahaan yang ia kenal." Kau bekerja sama dengan Luxio Groub? Sejak kapan?" tanya Bryan kembali.


"Kenapa? Bukan urusanmu!" jawab Ariell ketus.


"Sejak kapan?" Bryan mengulang pertanyaannya kembali.


Ariell mendesah pelan sebelum menjawab pertanyaan pria yang masih mengisi hatinya." Iya, dan baru beberapa hari."


"Iya apa? Sebaiknya kau putuskan saja hubungan kerja sama ini? Jangan membantahku, dan jangan terlalu dekat dengan David!" pinta Bryan begitu serius.

__ADS_1


Membuat Ariell menatapnya tajam, " Apa hakmu melarangku, aku pun tidak pernah mengusikmu selama ini." balas Ariell kesal.


"Karena kau adalah calon istriku, jadi aku berhak atas mu, jadi batalkan kerja sama itu, kau tidak mengenal siapa David, bagaimana orangnya?" membuat Ariell mengernyitkan dahi.


"Istri keduamu begitu maksudmu Mr Djandra? Cih! Anda sepertinya sangat mengenal baik tuan David, sebaiknya anda pergi dari sini, karena saya tidak mau di cap menjadi perusak rumah tangga orang." membuat Bryan mendesah pelan, ia harus segera mengatakan yang sebenarnya.


"Kau memang akan menjadi istri keduaku, menggantikan Mama dari putraku yang sudah pergi selamanya, dan aku sangat mengenal siapa David dia adalah sahabatku dulu." jawaban Bryan membuat Ariell semakin bingung.


"Pergi selamanya? Apa maksudmu?"


"Mamanya Ken meninggal sesaat setelah melahirkan Ken dulu, dia mengalami pendaharan hebat, dan tidak bisa tertolong, dan David adalah masa lalu kami." akhirnya Bryan pun menceritakan kisah masa lalunya.


"Please Bee maafin aku, dulu aku di jebak oleh teman wanitaku, saat aku terbang ke jogja akan menjelaskan semuanya kau sudah pergi dari kota itu, dan aku tidak tahu harus mencarimu kemana, kalau kau tidak percaya nanti aku minta sahabatku untuk menjelaskannya padamu, dia-lah yang memergoki aksi teman wanitaku itu." Ariell bingung sebenarnya tapi ia bisa melihat kedua netra itu sungguh-sungguh tidak ada kebohongan di dalamnya.


"Kalau masalah aku menikahi teman kecilku semua itu adalah permintaan terakhir dari Papaku yang mengalami kecelakaan waktu itu. Itulah yang membuatku terpaksa menerimanya. Batinku sendiri juga tersiksa, aku tidak pernah mencintainya, hanya kau yang ada di dalam sini." Bryan memegang dada kirinya dengan tangan kanannya.


Sedangkan tangan kirinya menggenggam erat jemari lentik Ariell, "Aku sangat mencintaimu Bee, hanya kau yang aku cintai, sangat." bisik lembut Bryan sambil mengecup tangan kiri Ariell.


Mereka tengah berdiri berhadapan, pandangan keduanya saling mengunci, tangan kanan Ariell masih berada di dalam genggaman Bryan.


Tangan kiri Ariell yang bebas membelai wajah tampan Bryan, membuat Bryan spontan memejamkan merasakan jari-jari lentik itu seakan menari-nari di wajahnya,


Tangan itu menyusuri dari alis turun ke mata lalu ke hidung dan berakhir di bibir tebal Bryan, membuat Bryan membuka kedua netranya, tapi sedetik kemudian Ariell melihat kilatan pantulan yang keluar dari benda yang melingkar di jari manisnya. Ariell segera berlari masuk ke dalam kamar mandi.


Membuat Bryan mematung bingung kemudian ia pun berlari menyusul Ariell tapi pintu kamar mandi tersebut di kunci dari dalam.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.tbc

__ADS_1


Mohon dukungan dari semuanya yaa,, dengan cara beri like vote dan juga hadiah🌷🌷🌷🌷🌷


Terima kasih yang sudah mampir baca. love u all..


__ADS_2