
Saat ini Bryan beserta Armand cs melakukan misi pertama mereka langsung terbang ke lokasi dimana keberadaan dua preman yang mereka curigai itu bersembunyi di sana.
"Aku yakin meninggalnya tuan Syarief itu bukanlah karena begal, tapi memang di sengaja untuk membunuhnya. tapi kira-kira siapa dalang utamanya. mereka bahkan lebih cerdik darimu Man?" ujar Bryan yang kini berjalan memasuki mobil yang akan mereka tumpangi setelah heli yang membawa mereka tadi baru saja mendarat di salah satu desa terpencil di bagian selatan pulau.
"Kau jangan meremehkan otak cerdikku, mungkin kali ini otakku sedikit tersumbat sesuatu." seloroh Armand sambil mendaratkan bok**gnya di bangku belakang bersebelahan dengan kawannya itu.
"Yaa kau benar, tersumbat rindu pada istrimu yang kabur itu." Bryan tahu kawannya ini hampir saja tak waras otaknya hanya karena memikirkan istrinya yang tiba-tiba pergi meninggalkannya tanpa sepatah kata. ini sudah lebih dari setahun berlalu.
Bahkan tidak ada barang milik istrinya yang di tinggalkan untuknya. hanya pigura kecil yang menjadi tempat curhatnya selama ini.
"Please jangan bahas masalah privasiku disini, sekarang kau pakai ini." Armand membuka kotak hitam kecil yang ia bawa kemana mana di dalam tas kecilnya.
Lalu mengambil benda kecil yang bisa terhubung pada siapapun itu menyerahkan pada Bryan. sambil memberi petunjuk cara memakai benda kecil itu.
Bryan tak banyak bertanya, walaupun ia tak memiliki barang itu, tapi ia tahu cara menggunakannya, tak lama mobil itu pun tiba di tengah hutan belantara sungguh jauh ternyata dari pemukiman warga.
"Okay saatnya kita berburu, terus saling memberikan pentujuk, dan lihat tuan CEO kita bahkan ikut serta dalam mencari hewan buas, semoga apa yang kita dapatkan kali ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan." selesai berucap Armand langsung berjalan mendahului masuk kedalam hutan tersebut.
Bryan hanya menarik salah satu sudut bibirnya ke atas bersamaan dengan menaikkan salah satu alisnya juga.
Entah karena apa Bryan sendiri juga tidak tahu sampai mau melakukan banyak hal yang mungkin ini beresiko membahayakan untuk dirinya sendiri.
...----------------...
Keesokan harinya Richard datang lagi ke rumah Ibunya mengajak serta Istri dan putranya, tak ketinggalan Valerie, yang selalu ingin ikut dengannya.
Ia memang sangat menyayangi adiknya itu, walaupun ia tahu dia bukan adik kandungnya.
Saat baru saja turun dari mobil, Richard memanggil adiknya. "Valerie kakak mohon jangan buat ulah lagi, seperti kemarin okay." Pinta Richard memohon, karena kemarin saat mereka semua tengah berkumpul untuk makan malam, Val dengan sengaja mengambilkan makanan ke dalam piring Nando di hadapan semua orang, apalagi di depan tunangan pria itu.
Membuat Nando meradang, hingga pria itu langsung beranjak pindah posisi tempat duduk, bukannya Richard menutup mata selama ini, bahwa adiknya itu menyimpan perasaan yang begitu dalam pada kawannya itu.
Tapi ia bisa apa, kalau prianya saja tak punya rasa untuk adiknya. mencoba bersabar melihat tingkah adiknya dan melangkah masuk ke dalam rumah Ibunya.
"Pagi semua, maaf baru datang, kenalkan ini istriku Zoey, dan putraku Michael." sapa Richard sambil mengenalkan keluarga kecilnya.
" Ini Ibuku sayang Ibu Ayu, nenek Dhisa, dan juga adikku Ariell." tambah Richard tersenyum melihat semua keluaga kandungnya masih sehat semua.
"Yaa sudah ayo kita semua sarapan." seru Ibu Ayu sambil menggandeng menantunya yang sangat cantik itu.
"Mike itu Oma Ayu, Eyang Dhisa dan Aunty Ariell," Richard juga mengenalkan semuanya pada putranya.
"Sama seperti Oma Wil..?" tanya Mike dan setelah mendapat anggukan dari Daddynya ia mulai mendekati mereka, memeluknya satu persatu.
__ADS_1
Lalu bagaimana kabar Wilona yang tiba-tiba pergi itu,? mereka masih mencari keberadaannya.
...----------------...
Selesai sarapan mereka berkumpul di ruang keluarga, tanpa Ariell, Mike dan juga Valerie.
Karena Ariell harus pergi ke restoran dan entah kenapa Val yang tiba-tiba ingin ikut kesana, Mike bocah kecil itu di jadikan alasan utamanya.
Richard nampak was-was, sebab di sana pasti ada Nando, tapi Val bersikeras ingin ikut, ia pun pasrah karena ia tak ingin berdebat dengan sang adik di depan keluarganya yang lain.
"Jadi sebenarnya ada hubungan apa Ibu dan Nenek dengan Mama Wilona,?" Richard ingin sekali bertanya dari kemarin kemarin, tapi rasanya mulutnya terkunci rapat. seolah tak ingin mendengar jawaban yang sama dengan apa yang ada di pikhirannya.
"Jadi Wilona itu adalah mantan kekasih Ayah kalian, dulu mereka saling mencintai tapi_
"Nenek yang tidak menyetujuinya," Potong Nenek Dhisa cepat sebelum Ibu Ayu menyelesaikan ucapannya.
"Karena Nenek tahu betul siapa Wilona dan keluarganya yang kaya raya dan sombong itu, ia ular berbisa yang berani menfitnah Ayah kalian, dia mengandung bayi orang lain, tapi meminta pertanggung jawaban pada Ayah kalian, karena pria yang menghamilinya itu tidak mau bertanggung jawab." terang Nenek Dhisa.
Richard sungguh terkejut dengan apa yang ia dengar barusan. Tapi selama ini ia tak pernah melihat sisi buruk dari Mamanya.
"Tapi aku tak pernah melihat anak Mama yang lain selama ini, selain aku dan Val." Richard sungguh bingung.
"Itu karena Wilona mengalami keguguran, saat ia terus saja menggoda Ayah kalian." jawab Nenek Dhisa.
Flashback on.
Syarief yang risih dengan sikap Wilona, dan langsung menepis dengan kasar tangan Wilona yang memegang lengannya itu.
Tapi tak di sangka tepisan itu malah menjadi bumerang Wilona terdorong kuat ke belakang dan jatuh berguling guling dari tangga untung saja tangganya tidak terlalu tinggi.
Tapi sangat fatal Wilona mengalami pendarahan hebat, ia keguguran dan menyalahkan Syarief atas meninggalnya calon bayinya, dan ia terus mendesak Syarief untuk bertanggung jawab dan segera menikahinya.
Papa Wilona yang baru saja mendapat info, tentang keadaan putrinya itu, langsung membawanya terbang ke negaranya. Karena ia tak pernah setuju dengan pria pilihan putrinya yang tak sebanding dengan keluarganya. karena ia sudah mempunyai calon menantu idaman sendiri untuk putrinya.
Maka dari itu, tanpa berpikhir panjang langsung memaksa putrinya untuk ikut serta, supaya bisa melupakan pria itu. Namun justru itu menjadi kesempatan buat Nenek Dhisa langsung menyuruh putranya itu untuk pindah kuliah kalau bisa ke luar pulau sekalian, takutnya kalau wanita itu kembali lagi.
Flashback off
...----------------...
Sementara itu di belahan bumi lain seorang wanita paruh baya meringkuk memeluk tubuhnya sendiri yang menggigil hebat, peluh dingin membanjiri seluruh tubuhnya.
Ia merasa cemas ketakutan, panik apalagi setiap ada yang mendekatinya ia akan langsung berteriak histeris.
__ADS_1
Ini juga yang pernah ia alami dulu saat kesuciannya di renggut paksa dan Papa kandungnya juga memaksa untuk ikut bersamanya.
Untung saja tak berapa lama dokter pribadi keluarga mereka datang dan memberi suntikkan obat penenang, membuatnya cepat tertidur.
"Bagaimana kondisi istri saya dokter James?" tanya Gustav setelah sang dokter keluar dari dalam kamar.
"Sepertinya penyakit Anxiety disorder Nyonya kambuh lagi, apa ada hal buruk yang membuat ia mengingat kembali kejadian masa lalunya.?"tanya dokter itu.
"Yaa, memang ada beberapa masalah belakangan ini di keluarga kami, saya akan berusaha mencari solusinya." jelas Gustav.
"Baik saya mengerti, tapi saran saya kalau terus menerus seperti ini, bisa menganggu syaraf otaknya dan berakibat fatal.." setelahnya dokter pun berpamitan pulang sambil menyerahkan resep obat yang harus di tebus.
Gustav sengaja tak memberi kabar pada putra-putrinya untuk saat ini, ia hanya menjawab belum menemukan istrinya.
Ia hanya takut membuat keadaan istrinya menjadi parah nantinya apabila mereka semua tahu keberadaan mamanya.
Gustav tentu saja tahu cerita masa lalu istrinya dulu, meski ada yang tidak ia ketahui sebab mendiang papa mertuanya tak banyak cerita banyak padanya saat itu.
Gustav memandang wanita yang ia cintai itu, membelai pelan pipi putihnya. begitu teduh, nyaman sekali saat ia terlelap seperti itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Babang Richard nih ma bininya.
maaf bang tamvan nyomot fotonya lagi.hihihi..
.
.
.
.
.
.
.
.tbc.
__ADS_1
Thank's yaa udah baca, maaf kalau masih banyak typo.
Mohon dukungan dari semuanya yaa,, dengan cara beri like vote dan juga hadiah🌷🌷🌷🌷🌷