
Selama acara pesta ulang tahun Perusahaan Greenerg berlangsung, ada sesuatu yang menggelitik para tamu undangan sampai membuat mereka tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
Mereka melihat bagaimana seorang Tuan Mars Graham yang terkenal dengan sikap dinginnya, justru memperlakukan istrinya dengan hangat dan begitu posesif. Di mulai dari mengangkat, menggenggam, dan tidak membiarkan istrinya jauh sedikit pun. Bahkan saat sang istri sedang menatap kearah orang lain, dengan gerakan cepat tuan Mars menolehkan wajah istrinya agar tidak melihat kemana-mana selain menatap wajah suaminya.
Sementara itu tidak jauh dari tempat Kejora dan Mars berdiri, tampak Aries terus menatap wajah Kejora dengan senyum tipis dibibirnya. Dan dari arah tidak jauh dari Aries, tampak Venus menatap Aries dengan tatapan yang sangat tajam, dan Tom yang berada disisi Venus sibuk menatap Venus dan Aries secara bergantian.
Ehem
Tom sengaja berdeham untuk mengalihkan perhatian Venus, yang sejak tadi menatap tuan Aries.
"Kau kenapa, Tom?" Venus bertanya sambil memutar bola matanya dengan malas, karena ia tahu Tom sengaja berdeham untuk menggangu apa yang sedang dilakukannya.
"Aku tidak papa Nona, hanya saja tenggorokan aku sedikit gatal." Bohong Tom sambil memegang tenggorakannya.
Venus menghela napasnya lalu menatap tajam pada sahabatnya. "Oh come on Tom, kita sudah bersahabat sangat lama dan aku tahu pasti kau sedang berbohong!" ketus Venus.
Mendengar perkataan Venus sontak membuat Tom tersenyum dengan rasa bahagia dihatinya, walaupun Venus masih menganggap dirinya hanya seorang sahabat, tapi setidaknya Venus memahami betul sifatnya.
"Kenapa kau malah tersenyum?" Venus mengerutkan keningnya.
Tom masih tersenyum tanpa menjawab perkataan Venus.
"Dasar gila!" Umpat Venus dengan wajah yang kesal, lalu hendak pergi dari tempat tersebut.
__ADS_1
"Kau mau kemana?" Tom menarik tangan Venus yang hendak berjalan.
"Aku ingin ke toilet, kenapa? Apa kau mau ikut?"
Tom menggelengkan kepalanya, sambil terus menatap wajah cantik Venus.
"Kenapa kau masih disini?" tanya Tom.
"Bagaimana aku bisa pergi! Kalau tanganku masih dipegang oleh mu." Ketus Venus dengan mencebikkan bibirnya.
Tom yang tidak sadar masih memegang tangan Venus, dengan segera melepaskannya.
"Maaf aku lupa." Tom tersenyum kaku sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Bruk
Venus yang tidak sengaja menabrak seseorang yang ada di depannya, dengan segera menatap orang tersebut untuk meminta maaf.
"Kau.... " pekik Venus, saat tahu siapa yang ditabraknya. "Kenapa kau ada di sini? Apa kau sengaja mengikutiku?"
Aries yang berdiri di depan Venus, refleks tertawa sinis saat mendengar dirinya dituduh mengikuti wanita yang merupakan adik dari rivalnya.
"Nona Venus, kau itu gr sekali! Untuk apa aku mengikutimu?"
__ADS_1
"Kalau tidak mengikuti ku, lalu sedang apa kau di sini?" selidik Venus.
"Ck, apa kau tidak lihat itu!" Aries menunjuk sebuah tulisan di belakang.
Venus menatap kearah yang ditunjuk oleh tuan Aries, lalu membaca tulisan yang ada dibelakangnya.
"Kenapa tidak bilang dari tadi kalau kau mau ke toilet?" ucap Venus dengan santai.
"Karena kau tidak memberikan aku kesempatan untuk berbicara!" Aries tersenyum sinis lalu berjalan melewati Venus.
"Tunggu!" Venus menatap punggung tegap milik tuan Aries.
"Apa lagi?" Aries menengok kebelakang dengan ekspresi datarnya.
"Aku... aku... " Venus ingin mengatakan kata maaf karena sudah tidak sengaja menabrak tuan Aries, tapi entah mengapa bibirnya sangat sulit untuk mengucapkannya.
"Aku sudah memaafkanmu." Ucap Aries, yang tahu betul apa yang ingin disampaikan oleh Venus.
"Ish, kenapa kau memanfaatkan aku? Memangnya aku mengatakan kata maaf padamu?" ketus Venus.
Aries langsung terdiam dan menatap tajam pada Venus, entah mengapa ia merasa sangat kesal dengan sikap dan sifat Venus yang sangat menyebalkan seperti Mars.
Sementara itu Venus yang ditatap tajam oleh tuan Aries, dengan berani membalas tatapan itu. Dan mereka pun kini saling menatap dengan tajam, tanpa ada yang mau mengalah untuk memutus tatapan tersebut, membuat suasana disekitarnya terasa sangat dingin dan tegang.
__ADS_1