Mars Untuk Kejora

Mars Untuk Kejora
Part 92


__ADS_3

Mansion Graham.


Tom yang dipanggil ke mansion Graham oleh Venus, saat ini sedang duduk di ruang tengah bersama dengan sang pujaan hatinya. Tom diminta datang, untuk membahas perkembangan terbaru dari hilangnya Kejora.


'Bagaimana Tom? Apa kau sudah menemukan siapa dalang dibalik menghilangnya Kejora?" tanya Venus.


"Nona, sebelum aku menjawabnya. Aku ingin bertanya sesuatu." Ucap Tom, dengan ekspresi wajah yang serius. Ia sudah memikirkan hal ini sejak dua hari yang lalu, namun semuanya tampak buntu, dan hanya Venus yang bisa memberikannya jalan keluar.


"Kau ingin bertanya apa?" Venus menautkan kedua alis matanya.


Tom terdiam sesaat, lalu menatap intens wajah cantik Venus. "Siapa orang yang mempunyai kekuasaan tertinggi, yang mampu membuat tim Delta dan Black Shadow tidak berkutik?"


"Eh, kenapa kau bertanya seperti itu?" Venus balik bertanya pada Tom.


Membuat Tom menghela napasnya, saat mendengar pertanyaan nona Venus. Wanita cantik itu, bukannya menjawab pertanyaannya malah balik bertanya kepadanya.


"Nona, apa kau tidak menyadarinya? Black shadow dan Delta adalah dua tim handal yang bisa melakukan apa pun. Tapi mereka justru tidak bisa menemukan Nyonya Kejora, yang nota bene hanya seorang wanita biasa." Ucap Tom. "Itu artinya, orang yang kita hadapi adalah orang yang punya kekuasaan tinggi."


Venus tampak berpikir, lalu menganggukkan kepalanya. "Ia, kau benar Tom!" Seru Venus.


"Jadi siapa orang itu? Apa anda tahu?"

__ADS_1


"Tentu saja aku tahu." Jawab Venus dengan cepat.


"Siapa Nona?" Tom sudah tidak sabar mendengar jawaban dari Venus.


"Tentu saja keluarga Arbeto! Mereka bisa melakukan apa pun, dan apa kau lupa? Siapa big bos Tim Delta?" Venus menggerak-gerakkan keningnya.


"Tuan Boy Arbeto." Jawab Tom dengan wajah yang terkejut. Karena ia melupakan sesuatu yang sangat penting, yaitu sosok pemimpin tertinggi dari Tim Delta.


"Ya, Boy Arbeto." Sahut Venus, dengan tersenyum. "Tapi tunggu dulu! Apa kau menuduh keluarga Arbeto yang ada di balik ini semua?" Tanya Venus dengan tajam, karena ia tidak suka jika keluarga besarnya di tuduh oleh orang lain.


"Aku tidak berani menuduh, Nona. Tapi hanya orang yang punya kekuasaan tertinggi yang bisa melakukan ini semua." Sahut Tom, dengan menundukkan kepalanya. Ia memang tidak berani menuduh keluarga Arbeto, keluarga yang terkenal kaya raya dan memiliki kekuasaan yang tak ada bandingannya.


"Benar juga apa yang dikatakan oleh, Tom." Gumam Venus dalam hati. "Tapi Tom, siapa keluarga Arbeto yang menculik Kejora? Dan kenapa?" tanya Venus sambil menghela napasnya.


"Boy?" pekik Venus, lalu tertawa terbahak-bahak. "Itu tidak mungkin Tom! Karena Boy Arbeto sedang dihukum oleh Aunty Luna dan Uncle Dafa. Dan keberadaannya saja aku tidak tahu dia ada di mana?" Venus menggelengkan kepalanya.


Tom begitu terkejut saat mendengar penjelasan dari Nona Venus. Pantas saja selama ini ia tidak pernah melihat tuan Boy Arbeto. Dan terakhir kali ia bertemu, saat pernikahan Tuan Mars dan Nyonya Kejora.


"Apa mungkin Tuan Dafa? Atau bahkan sepupunya yang lain?" Selidik Tom.


"Tom ... Tom. Mana mungkin Uncle Dafa dan yang lainnya melakukan hal itu? Lagi pula untuk apa mereka menyembunyikan Kejora." Venus berkata masih dengan tawa dibibirnya.

__ADS_1


Tom menganggukkan kepalanya sambil terus berpikir. Namun lagi-lagi Tom mengalami jalan buntu, untuk menemukan siapa orang yang menyembunyikan Nyonya Kejora.


"Oh ya, Tom. Dari kemarin aku sangat penasaran dengan tim Black Shadow yang ikut mencari keberadaan Kejora. Sebenarnya ada hubungan apa antara Black Shadow dengan Kejora?" Selidik Venus dengan tatapan tajamnya.


"Nona, sebenarnya bukan Black Shadow yang mempunyai hubungan dengan Nyonya Kejora. Tapi salah satu pemimpin merekalah yang punya hubungan." Jawab Tom.


Venus mengerutkan keningnya, ia tidak pernah menyangka wanita biasa dan polos seperti Kejora, bisa berhubungan dengan salah satu pemimpin Black Shadow.


"Mereka memiliki hubungan yang seperti apa?" tanya Venus dengan sangat penasaran.


"Mereka pernah menjalin kasih sebelum Nyonya Kejora menikah dengan Tuan Mars." Jelas Tom.


"What?" Pekik Venus dengan wajah yang terkejut. Ia tidak pernah menyangka, kalau Kejora punya seorang mantan kekasih yang merupakan salah satu pemimpin Black Shadow.


Tom hanya tersenyum saat melihat ekspresi wajah Venus yang terkejut.


"Tom, aku jadi penasaran. Seperti apa wajah mantan kekasih Kejora? Apakah tampan? Atau biasa saja?" Entah mengapa, Venus begitu penasaran dengan salah satu pemimpin Black Shadow sekaligus mantan kekasih Kejora.


"Dia sangat jelek, dan gemuk." Jawab Tom dengan cepat, ia tidak suka ketika Nona Venus bertanya tentang Tuan Aries.


"Really? Kau tidak berbohong padaku kan? Masa mantan Kejora jelek, dan gemuk?" Selidik Venus.

__ADS_1


"Untuk apa aku berbohong? Kalau Nona tidak percaya, Nona bisa mencari info tentang pria itu." Ucap Tom, dengan ekspresi datarnya.


"Ish, untuk apa aku mencari info tentang pria itu!" Gerutu Venus, dengan mencebikkan bibirnya. Ia merasa kurang kerjaan, jika mencari info tentang mantan kekasih Kejora.


__ADS_2