Mars Untuk Kejora

Mars Untuk Kejora
Part 146 Season 3


__ADS_3

Satu bulan lebih kemudian.


Di saat jam istirahat makan siang Venus melangkahkan kakinya ke salah satu Cafe tempat biasa dirinya berkumpul dengan kakaknya, B, A serta Tom. Ia datang kesana karena mendapatkan pesan dari Tom yang ingin berbicara penting padanya. Venus pun memilih untuk duduk di tempat biasanya, dan memesan minuman sambil menunggu Tom datang.


"Maaf aku terlambat." Tom yang datang langsung duduk tepat di hadapan Venus.


"Kau terlambat delapan menit lebih lima detik." Sahut Venus menatap jam yang ada dipergelangan tangannya.


Tom tertawa saat mendengar perkataan Venus, ia sudah tidak asing lagi pada sifat Venus yang tidak suka jika orang terlambat datang dari jam yang sudah di tentukan.


"Maaf tadi ada urusan kecil yang harus aku selesaikan dulu." Ucap Tom.


Venus tidak menyahuti perkataan Tom, dan Tom pun diam karena tidak tahu harus memulai dari mana untuk memberi tahu pada Venus tentang keberangkatan dirinya ke Paris. Hingga membuat suasana diantara mereka menjadi hening.


"Tom.. Ve...."


Venus dan Tom secara bersamaan saling memanggil.

__ADS_1


"Kau duluan." Tom mempersilahkan Venus untuk berbicara lebih dulu.


"Ada apa kau memanggilku?" tanya Venus tanpa basa-basi, karena sejak pagi ia merasa moodnya sedang kacau dan tidak ingin berlama-lama berada di cafe tersebut.


"Lusa aku berangkat ke Paris." Ucap Tom.


Venus menghela napasnya lalu tersenyum tipis. "Tom kenapa kau memberitahu aku kau akan pergi kemana? Biasanya juga kalau kau ada tugas ke luar negeri tidak pernah memberitahuku?" gerutu Venus.


"Aku pergi ke Paris bukan untuk tugas kantor, tapi aku akan menatap di sana. Itu sebabnya aku meminta kau datang kesini untuk mengucapkan selamat tinggal padamu." lirih Tom dengan tatapan mata yang intens, pada sahabat sekaligus wanita yang sangat dicintainya itu.


Seketika itu juga bola mata Venus terbelalak, ia tidak percaya dengan apa yang didengarnya.


"Kau bercandakan?" Venus menatap tajam pada Tom.


"Aku tidak bercanda Venus Graham, lusa aku berangkat dan entah sampai kapan aku menetap di sana."


Venus terdiam dengan perasaan hati yang tak menentu, lebih dari satu bulan yang lalu Aries pergi dengan meninggalkan luka kecil di hatinya, dan sekarang sahabat terbaiknya yang selalu ada di saat bahagia dan duka juga akan pergi dari sisinya.

__ADS_1


"Kenapa mendadak sekali?" hanya kalimat itu yang bisa terucap dari bibir Venus.


"Sebenarnya tidak mendadak karena aku memutuskan keluar dari Perusahaan Megatech, setelah kita pulang dari Bali dan bahkan ini sudah sangat telat dari jadwal yang ditetapkan. Karena Mars belum menemukan pengganti yang cocok seperti aku yang tampan dan setia." Seloroh Tom sambil tertawa.


"Pulang dari Bali? Apa kau pergi karena aku?" tanya Venus dengan sangat lirih.


Tom berhenti tertawa lalu menggenggam tangan Venus dengan erat.


"Bukan karena dirimu, tapi aku mengambil keputusan ini demi kebaikan diriku sendiri agar aku bisa menjadi orang yang lebih maju dan sukses di luar sana." Bohong Tom karena pada kenyataannya ia pergi ke Paris agar bisa melupakan cintanya pada Venus.


"Tom...." lirih Venus dan tanpa terasa air mata menetes di pipinya, karena ia tahu saat ini Tom sedang berbohong padanya.


"Ve.. kenapa kau menangis?" Tom terkejut saat melihat Venus menangis, karena ia tidak pernah melihat sahabat baiknya itu bersedih karena dirinya.


"Maaf.... " Venus terisak dengan kepala yang tertunduk.


"Kau tidak perlu meminta maaf hanya karena menolak cintaku." Tom menghapus air mata di pipi Venus. "Bukankah kau pernah bilang padaku suatu hari nanti aku akan menemukan cinta ku yang lain? Jadi aku akan mulai mencarinya di Paris, siapa tahu ada wanita bule yang mau denganku." Seloroh Tom.

__ADS_1


__ADS_2