
Apartemen Casa Grade.
"Tik ... tok ... tik ... tok ...."
Suara jam di dinding begitu jelas terdengar menggema ke seluruh ruangan. Apartemen mewah yang biasanya terlihat terang, kini terlihat redup karena lampu itu hanya menyala di ruang kerja dari seorang pria, yang terlihat begitu dingin dengan aura yang mematikan.
Pria tampan dengan tampilan yang yang acak-acakan itu, tengah menatap tajam pada foto yang ada di dinding. Sebuah foto pernikahan yang ia pasang sejak tiga minggu yang lalu. Foto yang dulu dibencinya dan ia taruh di gudang, kini tampak berharga di mata sang pria.
Memang benar apa yang dikatakan oleh orang bijak, sesuatu akan terlihat berharga jika kita sudah kehilangan. Sama hal nya dengan yang dirasakan pria itu, yang baru menyadari kalau wanita yang sudah menjadi istrinya itu, adalah sosok yang paling berharga di dalam hidupnya. Tadinya ia berpikir bahwa ia hanya sekedar mencintai wanitanya! Tapi kenyataannya adalah, ia sangat-sangat mencintai dan menyayangi wanita itu melebihi apa pun di dalam hidupnya.
Mars yang masih menatap foto pernikahan dirinya dengan Kejora, tampak berpikir dengan mengerutkan keningnya. Setelah lelah berpikir, ia menutup kedua matanya lalu menenangkan pikirannya yang selama ini terasa seperti benang kusut.
"Come on Mars! Kau itu sangat pintar, karena otak pintarmu itu, kau bahkan bisa membobol perusahaan Kenz. Drc. Dan masih banyak lagi keahlian dan penghargaan yang kau dapatkan dari kejeniusanmu! Jika semuanya bisa kau kerjakan dengan sangat mudah, lalu kenapa untuk menemukan Kejora saja kau tidak bisa?" Mars bermonolog dalam hatinya, masih dengan mata yang tertutup.
__ADS_1
Setelah beberapa saat berpikir, Mars pun membuka laptop miliknya untuk menelusuri kembali rekaman CCTV yang ada di bandara. Dengan sangat teliti Mars melihat seluruh isi rekaman, dan tidak hanya terfokus pada ke empat anggota Black Shadow yang membawa Kejora.
Dan tanpa rasa lelah Mars terus mengulang-ulang rekaman tersebut, walaupun sudah hampir satu jam lebih ia memutarnya. Mars yakin kalau ia bisa mendapatkan petunjuk dari rekaman tersebut. Dan di saat memutar rekaman yang entah sudah ke berapa kalinya, Mars menatap beberapa orang yang berdiri tidak jauh dari Kejora. Matanya lalu fokus pada salah satu orang yang bertubuh tinggi, memakai pakaian setelan hitam, dengan topi kupluk dan masker yang dikenakan di mulutnya.
"Sepertinya aku mengenal postur orang ini." Gumam Mars. Ia lalu mengalihkan tatapan matanya pada orang yang ada di sampingnya, yang terlihat sama mengenakan topi kupluk dan juga masker.
Karena masih merasa penasaran dengan kedua sosok tersebut, Mars kemudian memperbesar fokus pada mereka. Dan benar saja dugaannya, Mars melihat dengan jelas kedua pria itu tampak menatap kearah Kejora. Dan dengan segera, Mars pun memperbesar video orang yang ada di belakang mereka yang kebetulan ada satu orang yang melepaskan maskernya.
Dengan gerakan cepat Mars mengcopy wajah pria, yang terlihat seperti pengawal dari kedua pria yang berjalan didepannya. Lalu Mars mengidentifikasinya menggunakan kecanggihan yang ada di dalam laptopnya.
Namun senyum itu menghilang, berganti dengan wajah yang terkejut, saat melihat wajah itu cocok dengan salah satu anggota tim Delta.
"Jika orang itu adalah tim Delta, maka dua orang yang ada di depan adalah ....?" Mars meng-gelengkan kepalanya, lalu mengusap wajahnya dengan kasar.
__ADS_1
Ia lalu mengurutkan semua kejadian dari awal sampai dengan saat ini, dengan keberadaan B dan A di Bali. "Sial ....!" Umpat Mars, sambil menggebrak meja dengan sangat keras. Wajahnya merah padam menahan amarah yang ada di hatinya.
Mars merasa menyesal baru menyadari, semua kepingan puzzle itu terhubung pada satu nama penting dalam pencarian Kejora, yaitu tim Delta.
"Pantas saja tim Delta tidak pernah bisa memberikan jawaban di mana keberadaan Kejora. Karena Tim Delta tidak akan pernah mengkhianati pemimpin tertinggi mereka." Geram Mars, dengan tangan yang terkepal erat.
Mars lalu keluar dari ruang kerjanya, dengan langkah yang lebar. Saat ini yang harus ia lakukan adalah mencari keberadaan B, dengan mendatangi mansion utama. Ia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Kejora, sekaligus memberikan imbalan yang setimpal bagi kedua sepupunya yang berani menyembunyikan istrinya.
🍃 Mom Sekeluarga Mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Dan Batin🙏💕😘
__ADS_1
Bagaimana persiapan untuk besok para mommy², kakak² cantik? Opor ayam sudah matang belum? Sambel goreng dagingnya jangan lupa! Sama rendangnya juga🤭 Yuk ah sambil menunggu Mars menemukan Kejora, kita siapkan semuanya untuk hari kemenangan 🥰💕😍