Mars Untuk Kejora

Mars Untuk Kejora
Part 121


__ADS_3

"Kau kenapa Mars?" Kejora menatap suaminya yang sejak tadi diam saja, saat dirinya menceritakan sosok cinta pertamanya. "Apa kau terkejut nama kalian sama?"


Mars menganggukkan kepalanya dengan senyum dibibirnya, ia merasa bahagia karena wanita yang sangat dicintainya ternyata menuliskan namanya sebagai cinta pertamanya.


"Sudah aku duga kau pasti terkejut! Karena aku pun sama terkejutnya sepertimu, saat pertama kali melihat table sign di atas meja kerjamu. Dan yang lebih membuat aku terkejut adalah warna mata yang kalian miliki sama persis, hingga aku sempat berpikir kalau kau adalah Mars cinta pertama ku. Tapi otak cerdas aku berpikir mana mungkin kalian orang yang sama, karena Mars cinta pertama aku itu orang yang baik dan mau menolong diriku walaupun kami tidak saling kenal. Sedangkan kau--" Kejora tersenyum kaku menatap wajah Mars.


"Sedangkan aku kenapa?" Mars mendekatkan wajahnya pada Kejora.


"Sedangkan kau itu dulu sangat menyebalkan dan tidak berperikemanusiaan, menghukum aku dengan sesuka hatimu." Gerutu Kejora menutup wajahnya dengan tangan, karena takut menerima kemarahan Mars.


"Kau itu..." Mars menurunkan tangan Kejora, mengecup bibir merah itu sambil merebahkan tubuh Kejora.


"Mars kau mau apa?" Kejora mendorong dada suaminya.


"Aku ingin memakan mu!" Mars mengecup dan mengigit tengkuk Kejora, meninggalkan bekas merah untuk yang kesekian kalinya.


"Mars aku lelah." Kejora berusaha menjauhkan kepala Mars dari tengkuknya.


"Satu kali lagi sayang." Pinta Mars.


"Aku tidak mau!" Kejora terus mendorong tubuh Mars.


"Kalau begitu setengah saja." Tawar Mars dengan tatapan yang menggoda.


"Ish.. mana ada setengah!" gerutu Kejora.

__ADS_1


"Tentu saja ada." Ucap Mars.


Dan tanpa menunggu jawaban dari Kejora, Mars kembali membawa Kejora ke dalam pergulatan panas yang panjang dan melelahkan.


"Apa kau lelah?" Mars mengusap punggung polos Kejora.


"Emm...." Sahut Kejora.


"Kalau begitu tidurlah!" Mars hendak bangun dari tidurnya.


"Mars tunggu!" Kejora menarik tangan suaminya. "Kau belum menjawab pertanyaan aku, sejak kapan kau mencintaiku?"


"Kalau kau ingin tahu jawabannya, besok pergilah ke Mansion Graham dan mintalah pada Venus album foto keluarga Graham." Ucap Mars lalu mengecup kening Kejora, sebelum masuk ke dalam bathroom.


"Album foto keluarga Graham? Apa hubungannya?" gumam Kejora dengan wajah yang bingung.


Mansion Graham.


Pagi-pagi sekali Kejora sudah sampai di mansion Graham, Ia sudah tidak sabar untuk mengetahui sejak kapan Mars mencintai dirinya.


"Kakak ipar?" seru Venus saat melihat Kejora duduk di ruang keluarga.


"Venus maaf aku mengganggu waktumu." Sahut Kejora dengan perasaan tidak enak hati, saat melihat penampilan adik iparnya yang sudah rapih untuk berangkat kerja.


"Kakak ipar jangan berkata seperti itu, kita ini adalah keluarga jadi tidak perlu sungkan seperti itu." Venus membawa Kejora untuk duduk kembali di atas sofa. "Jadi ada hal penting apa? Yang membuat kakak ipar datang sepagi ini?" Venus menelisik wajah Kejora, dan berharap tidak ada kabar buruk yang dibawa oleh kakak iparnya.

__ADS_1


"Em.. Venus boleh aku lihat album foto keluarga Graham?" pinta Kejora dengan gugup.


"Album foto keluarga Graham?" Venus menaikkan kedua alis matanya.


"Iya..." sahut Kejora.


Venus menatap lekat wajah kakak iparnya lalu tersenyum, dan tanpa banyak bertanya Venus meminta pada pelayan untuk mengambil album foto keluarga Graham.


"Hah, kenapa banyak sekali!" seru Kejora saat melihat banyak sekali kotak album yang dibawa oleh pelayan.


Venus yang melihat keterkejutan Kejora, langsung tertawa terbahak-bahak.


"Maka dari itu aku bingung kenapa kau meminta album foto keluarga Graham, karena seperti yang kau lihat! Banyak sekali bukan?" Seloroh Venus.


Membuat Kejora menghela napasnya, dan mau tidak mau memeriksa satu persatu foto yang ada di dalam album.


"Sebenarnya apa yang kau cari?" tanya Venus, yang ikut membuka album foto keluarga mereka.


"Aku juga tidak tahu." Lirih Kejora, sambil terus membuka satu persatu isi album tersebut.


"Ck, kau itu aneh sekali!" Gumam Venus, lalu melihat foto dirinya dan Mars. "Kakak ipar lihatlah! Ini foto ketika aku dan Mars berumur satu bulan." Venus memperlihatkan foto tersebut pada Kejora.


Kejora langsung tersenyum saat melihat foto Mars ketika masih bayi.


"Dan ini ketika kami berumur satu tahun." Ujar Venus membalik foto satu persatu.

__ADS_1


Sementara Kejora hanya diam sambil mendengarkan semua yang dikatakan oleh Venus.


"Dan ini ketika aku sekolah di British School." Venus menunjuk fotonya saat duduk di taman sekolah.


__ADS_2