
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu setengah jam lamanya, akhirnya Venus sampai di Jakarta. Venus yang dibawa paksa oleh pengawal pribadi Mars, hanya bisa pasrah saat ia digiring menuju apartemen Casa Grande.
Dan saat ini Venus hanya bisa menundukkan kepalanya, saat mata tajam milik saudara kembarnya terus menatapnya dengan penuh amarah.
"Ve, liat aku!" Ucap Mars, dengan sangat tegas.
Venus hanya terdiam, tanpa berani menatap kakaknya
"Ve ....!" Bentak Mars, sambil mencengkram rahang adiknya.
Venus yang masih diam, hanya bisa menahan rasa sakit di rahangnya. Karena cengkraman tangan Mars yang begitu keras, hingga membuatnya sedikit mendongakkan kepala.
"Maaf ...." Lirih Venus, sambil menahan tangisnya. Karena baru kali ini, Mars membentaknya dan berlaku kasar kepadanya.
"Kata maafmu, tidak akan bisa membawa Kejora ku pulang!" Sentak Mars. Melepaskan cengkraman tangannya, lalu mengusap wajahnya dengan kasar. "Ve, kau itu adikku. Tapi bukan berarti kau bisa mencampuri urusan pribadiku, dan membuat hidupku jadi kacau."
"Maaf ..." Lirih Venus.
Hanya itu yang bisa ia katakan, tanpa tahu harus mengatakan apa lagi. Venus memang mengaku salah, karena ide menculik Kejora justru membuat kakak iparnya beneran menghilang. Tapi Venus berani bersumpah, ia tidak tahu kalau kejadiannya akan seperti ini. Kalau saja ia tahu, maka Venus tidak akan bertindak ceroboh dengan membawa Kejora pergi ke Bali.
__ADS_1
"Sudah aku bilang, kata maaf mu tidak berguna! Kejora ku hilang, dan entah bagaimana keadaannya sekarang." Lirih Mars, dengan kepala tertunduk.
Melihat kakaknya yang begitu rapuh, Venus segera menghampiri Mars dan berusaha untuk memeluknya. Walaupun Mars sempat menolak pelukannya, namun Venus tidak peduli. Karena Venus tahu, kakaknya saat ini begitu sedih dan membutuhkan dukungannya.
"Kenapa? Kenapa kau lakukan ini, Ve?" Mars melepaskan pelukan adiknya.
"Aku .. tadinya aku hanya ingin membawa Kejora ke Bali untuk menghiburnya. Sekaligus memberikan pelajaran padamu, bagaimana rasanya kehilangan wanita yang selama ini kau abaikan hanya karena obsesimu pada kak Katie."
Mars tersenyum sinis, saat mendengar perkataan Venus.
"Ve, aku tidak mengabaikan Kejora. Aku hanya melakukan yang seharusnya aku lakukan, yaitu menjaga Katie karena Mom, Dad, dan juga kau ada di luar negeri." Ucap Mars, dengan emosi yang menggebu. "Dan kesalahan aku hanya satu, yaitu membentak dan menyalahkan Kejora atas apa yang terjadi pada Katie."
"Maaf Mars, sekali lagi aku minta maaf. Walaupun aku tahu, kata maaf tidak akan bisa membuat Kejora kembali. Tapi setidaknya, aku akan membantumu menemukan Kejora." Ucap Venus, dengan bersungguh-sungguh.
"Kau memang harus menemukan Kejora! Kalau tidak, aku tidak akan pernah menganggap kau sebagai adikku lagi." Mars menatap tajam pada kedua mata adiknya, lalu berjalan menuju pintu apartemen.
"Mars, kau mau kemana?" tanya Venus.
"Tentu saja mencari Kejora." Jawab Mars, tanpa menghentikan langkahnya.
__ADS_1
Venus menatap nanar pada punggung Mars, yang menghilang dari balik pintu. Baru satu hari Kejora menghilang, keadaan kakaknya itu begitu kacau. Dan ia tidak bisa membayangkan bagaimana keadaan Mars, jika Kejora sampai tidak ditemukan lagi.
"Sial! Siapa orang yang sudah berani menculik Kejora?" Umpat Venus, dengan raut wajah penuh emosi. "Aku harus menemukan Kejora! Bagaimana pun caranya." Gumam Venus, dengan kedua tangan yang terkepal erat. Tapi sebelum itu, ia harus menjenguk keadaan kak Katie. Karena Mom, dan Dad baru bisa pulang besok pagi. Dan itu artinya kak Katie saat ini, hanya sendirian di rumah sakit.
Dengan segera Venus melangkahkan kakinya, keluar dari apartemen kakaknya. Namun langkahnya langsung terhenti saat seseorang memanggilnya.
"Ada apa?" tanya Venus, saat tahu orang yang memanggilnya adalah salah satu pengawal pribadi Mars.
"Maaf, Nona. Aku hanya ingin memberikan kabar, kalau Tuan Tom saat ini di rawat di Rumah Sakit Internasional."
"Ya ampun, Tom. Kenapa aku lupa padanya!" Venus menepuk keningnya. "Antar aku kesana!" Perintah Venus.
"Baik Nona."
Lalu Venus pun berjalan bersama pengawal kakaknya, menuju Rumah Sakit Internasional untuk menjenguk Kak Katie dan juga Tom.
🌸 Jadi siapakah orang yang menculik Kejora🤔 Ada yang tahu? Tapi yang pasti Mommy lah yang tahu😂. Oh ya, Mom mau menyapa nih. Mommy² cantik pembaca setia novel mom🥰Bagaimana puasanya? Mudah² an lancar ya. Jangan lupa kasih dukungan buat mom, boleh bunga sukur² kopi biar enggak ngantuk 🤣. Selagi kita menunggu Mars yang mencari Kejora. Mommy² boleh mampir di novel kakak author Desi, dengan judul di bawah ini.
__ADS_1