
"Maksudmu orang itu sengaja mengambil rekaman CCTV tersebut?"
Mark menganggukkan kepalanya. "Dan orang yang kita hadapi sepertinya bukan orang yang sembarangan, karena orang tersebut bisa dengan mudahnya mengambil rekaman CCTV di hotel tersebut."
Aries terdiam dengan wajah yang berpikir. "Itu artinya kita sedang berhadapan dengan seseorang yang memiliki kekuasaan, dan dengan kata lainnya wanita malam itu dari kalangan atas?"
"Anda benar Tuan."
"Tapi jika wanita itu dari kalangan atas, kenapa dia jadi wanita malam?" tanya Aries dengan wajah yang bingung.
"Aku tidak tahu jawabannya Tuan." Sahut Mark.
Dan saat itu juga baik Aries dan Mark saling terdiam, mereka sibuk dengan pemikiran-pemikiran yang ada di kepala mereka masing-masing.
"Aku tidak peduli wanita itu dari kalangan atas atau hanya wanita biasa, yang aku inginkan hanyalah bertemu dengannya dan memastikan apa benar wanita itu sedang mengandung anakku." Ucap Aries.
__ADS_1
"Kalau seandainya wanita itu benar sedang mengandung anak Tuan, apa yang akan Anda lakukan? Bukankah Anda sudah bertunangan dengan Nona Agneta."
Deg
Aries terdiam dan tidak mampu berkata-kata, ia juga bingung apa yang akan ia lakukan setelah menemukan wanita itu, wanita yang tidak ia ketahui wajah dan asal-usulnya.
"Mark tugasmu di sini hanya menemukan wanita itu! Ingat itu baik-baik!" ucap Aries dengan tegas.
"Maafkan aku Tuan." Mark menundukkan kepalanya.
"Sekarang keluarlah! Dan ingat temukan wanita itu sebelum kita kembali ke Jerman!"
Aries yang saat ini sendirian berada di ruang kerjanya, kembali memijat kepalanya yang terasa semakin pusing. Dan saat dirinya hendak menutup mata untuk beristirahat sebentar, Aries di kejutkan dengan suara ponselnya yang berdering.
"Kejora...." Aries segera mengangkat ponselnya.
__ADS_1
"Kak Aries hari ini apa bisa kita bertemu?" tanya Kejora dari seberang telepon.
"Bertemu? Ada apa Kejora? Apa manusia planet itu menyakitimu?"
"Tidak kak, aku hanya ingin mengajakmu makan siang bersama dengan Mars." Jawab Kejora.
"What? Makan siang dengan manusia planet itu!" teriak Aries dengan wajah tak percaya.
"Manusia domba aku mendengar kau mengataiku!" geram Mars lewat ponsel Kejora yang ditarik paksa olehnya.
Aries menjauhkan ponselnya dan menatap layar tersebut dengan wajah yang bingung, Kejora mengundangnya makan siang bersama dengan Mars, dan manusia planet itu tidak keberatan untuk makan siang bersama dengannya.
"Kak Aries jadi bagaimana? Apa kau bisa?" tanya Kejora setelah mengambil alih ponselnya dari tangan Mars.
"Tentu saja bisa! Kau kirim alamat restauran nya aku langsung kesana." Ucap Aries dengan seringai licik diwajahnya, ia berpikir akan seru rasanya jika membuat Mars cemburu. Hitung-hitung menghilangkan setres yang ada di kepalanya, karena permasalahan wanita yang sedang ia alami.
__ADS_1
"Oke kak." Kejora mematikan sambungan teleponnya dan mengirimkan alamat restauran yang akan mereka tuju, Kejora merasa senang karena akhirnya sebentar lagi ia akan melihat Aries dan Mars duduk di satu meja yang sama dengan dirinya.
Bersambung dan untuk part berikutnya apakah Boy dan Agam bisa menemukan siapa pria yang menghamili Venus? Siapa sih sosok Agneta tunangan Aries (Jangan emosi dulu ya😂) Dan apakah yang akan terjadi jika Mars tahu jika pria yang menghamili adiknya adalah Aries, dan Venus sebentar lagi pulang loh😍 jadi tetap stay di Mars dan untuk Kejora 💕 jangan lupa like, vote, poin, dan komentarnya 😁