Mars Untuk Kejora

Mars Untuk Kejora
Part 143 Season 3


__ADS_3

Kejora yang masih berdiri di ruang tengah, menatap punggung Venus dengan mata yang berkaca-kaca. Ia benar-benar merasa terkejut dengan perubahan sikap Venus padanya, selain membentak dan menghempaskan tangannya dengan kasar, Venus juga terlihat canggung dan tidak mau menatap dirinya sejak pertama kali masuk ke dalam apartemen. Venus juga bahkan tidak bicara sama sekali padanya, dan baru membuka suaranya saat Mars keluar dari ruang kerja.


"Kenapa kau berubah padaku, Ve? Apa aku pernah berbuat salah padamu tanpa aku sadari?" Gumam Kejora dalam hati.


Beberapa saat kemudian, Mars yang sudah sampai di apartemen langsung mencari keberadaan istri dan adiknya.


"Kejora di mana Venus?" tanya Mars saat melihat istrinya yang duduk seorang diri di ruang tengah.


"Mars akhirnya kau pulang." Kejora segera menghampiri suaminya dan memeluknya dengan sangat erat, entah mengapa ditinggal sebentar saja oleh Mars sudah membuatnya sangat merindukan pria itu.


Mars tersenyum lalu mengecup kening Kejora.


"Kau belum menjawab pertanyaan aku? Di mana Venus?" Mars mengulangi pertanyaannya.


"Venus sudah pulang." Jawab Kejora dengan singkat.


"Ck, bisa-bisanya dia pulang! Padahal aku sudah mengatakan untuk menemani mu." Mars mengambil ponsel miliknya.

__ADS_1


"Mars kau mau apa?" Kejora melihat suaminya yang tengah menghubungi seseorang.


"Aku akan memarahi Venus." Ucap Mars dengan wajah yang kesal, karena bisa-bisanya Venus meninggalkan Kejora tanpa memberikan kabar padanya sama sekali.


"Jangan...." Kejora reflek mendorong ponsel Mars hingga terjatuh ke atas lantai.


Mars yang terkejut dengan sikap Kejora sampai membuat ponselnya terjatuh, kini menatap istrinya dengan tajam.


"Kejora...." geram Mars.


"Maaf...." lirih Kejora lalu segera berlari ke kamar.


"Aku...." Kejora menundukkan kepalanya. "Kenapa hari ini kalian semua membentak aku." Kejora mulai menangis karena sudah dua kali dirinya dibentak oleh seseorang, yang pertama Venus dan sekarang Mars.


"Kalian?" Mars menautkan kedua alisnya.


Kejora menganggukkan kepalanya lalu kembali menangis.

__ADS_1


"Siapa orang yang berani membentak istriku ini?" Mars menghapus air mata di wajah cantik Kejora.


"Eh itu...." Kejora baru tersadar kalau ia sudah keceplosan berbicara.


"Katakan siapa orangnya?" Mars menaikkan nada suaranya lebih keras.


"Mars lupakanlah apa yang tadi aku katakan, lagi pula dia sudah meminta maaf padaku Venus juga bilang dia kelelahan makanya dia tidak sengaja membentak aku. Jadi kau tidak perlu cari tahu lagi siapa orang yang membentak diriku." Jawab Kejora panjang lebar.


Mars mengerutkan keningnya sesaat lalu tertawa terbahak-bahak.


"Kau itu...." Mars mengacak-acak rambut Kejora dengan gemas. "Kenapa Venus bisa membentakmu? Apa yang sebelumnya sedang kalian bicarakan?" tanya Mars.


"Dia membentakku saat aku... eh tunggu dulu! Bagaimana bisa kau tahu kalau Venus yang membentakku?" tanya Kejora dengan bingung.


"Kau...." Mars menarik pipi Kejora dengan sedikit kesal, karena istrinya itu benar-benar sangat lemot. "Sudah cepat kau katakan apa kalian bicarakan sampai Venus membentak mu?" tanya Mars, karena ia sangat tahu karakter dan sifat Venus yang tidak akan membentak seseorang tanpa suatu alasan.


Kejora lalu menceritakan semuanya pada Mars saat Venus menangis dan membentak dirinya ketika ia bertanya apa yang menyebabkan adik iparnya itu menangis.

__ADS_1


Mars mendengarkan perkataan Kejora dengan kening yang berkerut lalu menghela napasnya.


Note~ yang bertanya-tanya apa yang terjadi pada Venus dan Aries saat di Bali, nanti akan ada flash back nya jadi harap sabar menunggu ya🤭


__ADS_2