Menikahi Tunangan Adikku

Menikahi Tunangan Adikku
EPISODE 129 AIR MATA SUAMI


__ADS_3

sampai suatu ketika...


Keluarga dari papa Mytha menjodohkan dengan sepupunya Mytha, tapi Winarta menolaknya. Winarta dekat dengan seorang gadis yang entah dari dunia antah berantah mana, gadis miskin yang membuatnya jatuh cinta.


Suatu kali, malah pernah Winarta menampar wajah Mytha, karena begitu nekad dan kurang ajar padanya, hal yang di ingat Mytha seumur hidupnya.


Mytha menjebak Winarta di suatu malam, setelah di cecoki sopir Wijaya obat tidur dalam minumannya atas perintah Mytha. Dan foto itu di abadikan Mytha untuk membalas semua penolakan Winarta padanya.


Dia mengancam mengatakan, Winarta yang telah merayu dan menodainya pada sang kakak, Wijaya.


Itu adalah hal yang paling di takutkan Winarta.Dia tidak sanggup menahan aib sebesar itu.Apa yang dikatakannya pada Wijaya?


Dan akhirnya dia memilih menjauh dari semuanya, bahkan dengan besar cintanya pada Viani, membuatnya berani meninggalkan kehidupannya yang serba ada itu.


Itulah kisah kelam antara Winarta dan Mytha yang menyisakan dendam berkepanjangan dari mama angkat Sarah itu, bahkan Sarah sendiripun di jadikannya alat untuk melepaskan dendamnya yang hampir tak masuk akal itu.


Yah, Mytha memang gila, terobsesi pada Winarta dalam berbagai cara.


Karena itu ayah Sarah mengira dengan menghilangnya dirinya pasti lebih baik. Dan lagi dulu dia berfikir Sarah di tangan kakaknya yang serba cukup dalam segala hal, tak akan membuat Sarah menderita.


Pada saat yang sama, waktu itu, dia tak punya apa-apa, bahkan untuk menebus anaknya dan semua biaya rumah sakit Viani dia harus meminta pada kakaknya. Bagaimana dia menghidupi bayi kecil itu? Dia tidak punya keberanian apa-apa.


"Apa lagi yang kau inginkan, Mytha?!" Winarta menggeram.


"Setelah ku fikir-fikir, baguslah kamu pulang, karena kamu bisa melakukan satu hal lagi untukku!" Mytha menyeringai kepada Winarta yang tak berdaya, berusaha bangun tapi bahunya benar-benar sakit luar biasa.


"Aku mau kau buat Raka dan Sarah bercerai!"


"Kamu sudah gila! Benar-benar sudah gila!"

__ADS_1


"Raka adalah calon suami Sally...dia harus mengembalikan Raka pada Sally!"


Winarta menatap Kepada Mytha dengan tak percaya. Perempuan ini benar-benar sudah gila, anaknya pun sama gilanya.


Dalam sisa umur yang mungkin dia punya, dia bersumpah melindungi Sarah dari semua dendam kesumat dan kegilaan Mytha.


Perempuan berwajah iblis itu membalikkan tubuhnya dengan senyum penuh kemenangan, hendak keluar dari kamar itu sebelum Winarta dengan sekuat tenaga berusaha bangkit dari sana seolah ingin mencekik Mytha. Tapi di saat yang sama saat dia membuka pintu, Raka berdiri di sana. Menatap pada mama angkat Sarah itu dengan tatapan yang menyorot tajam.


"Tante, aku sangat menyesal pernah mengenalmu dan Sally. Kalian berdua sama saja, tidak ada bedanya. Sama-sama gila. Aku sudah kehilangan rasa hormatku padamu. Ingatlah satu hal, tidak ada yang bisa menceraikanku dari Sarah. Tidak akan ada!" Suara Raka itu terdengar tegas dan dingin. Rahangnya mengeras, menatap pada Mama angkat Sarah yang tercengang padanya.


Lalu dengan langkah acuh dia masuk, dengan menenteng sebuah box berisi makan siang untuk Sarah dan ayahnya.


Mama Sarah dengan gemetar melangkah pergi, dia tidak tahu entah berapa lama Raka di sana, seberapa banyak yang dia dengar, tapi kebencian yang diperlihatkan Raka menunjukkan dia begitu jijik dengan Mama angkat Sarah itu.


"Ayah..." Raka meletakkan papper box yang dia bawa, matanya sekarang terarah pada ayah Satah itu yang meringis dengan wajah merah padam.


"Aku mencintai Sarah dengan segenap hidupku, aku bahkan tak bisa bernafas jika memikirkan dia di sakiti lagi. Sarah sudah cukup menderita sedemikian lama. Bahkan jika aku jadi dia, mungkin aku tak bisa bertahan." Raka menatap lurus pada laki-laki paruh baya yang kini tak berkedip memandang padanya.


Ayah Sarah terpaku menatap menantunya itu, rasa takutnya pada semua ancaman Mytha terasa menguap entah kemana.


Dia begitu pengecut, meninggalkan Sarah kecil dengan sejuta alasan, dia menyadari apapun penderitaan yang di alaminya tidak sebanding dengan apa yang telah di alami oleh Sarah.


Dia bahkan menjadi malu saat bercermin pada laki-laki muda yang kini berdiri di depannya itu, dia tak mempunyai pertalian darah sekental dirinya dan Sarah, dia orang lain yang kebetulan berjodoh dengan anaknya.


Tapi, apa yang dilihatnya, laki-laki ini begitu berani membela dan melindungi Sarah. Dia sanggup berbuat apa saja. Itulah yang dinamakan cinta!


Lalu, sebesar apa cinta yang dia punya pada anaknya itu? dia akhirnya merasa, dia sungguh bukan apa-apa.


"Ayah, aku tak ingin di pisahkan dari Sarah." Ucap Raka, getir setengah memohon.

__ADS_1


"Aku mencintainya...sangat mencintainya."


...***...


POV Author


(Hai Readers kesayangan, maafkan jika banyak yang tidak suka dengan jalan cerita ini dan menganggapnya melenceng, tapi jalan cerita inilah adalah benang merah yang mengantarkan kisah akar masa lalu kenapa mama Sarah tak pernah bisa mencintai Sarah. Hidup Sarah yang pahit di awal tapi manis di akhirnya, puncak konflik adalah mantan tunangan suaminya yang merupakan adiknya dengan segala upaya ingin merebut kembali suaminya. Dasar sikap mama Sally yang kelihatannya sebagai orangtua begitu aneh, terkesan membiarkan kegilaan anaknya karena satu alasan, mama Sally mendukungnya atas dasar dendam.


Kesabaran dan cinta adalah satu-satunya cara Sarah dan Raka untuk menpertahankan biduk rumah tangganya, Mak othor berharap dari jalan cerita ini kita bisa memetik hikmah dan pembelajaran, bahwa sebesar apapun masalah kita bisa di selesaikan dengan cinta dan saling percaya)


Okeeeh, readers tersayang, yang ingin novel ini di tamatkan saja bisa kasih komen yaaa...🤭


Yang tetap ingin lanjut juga please komen😆


Mak Othor serahkan nasib cerita ini kepada pembaca kesayangan semuanya🤭🤭


Karena novel ini, sejauh ini adalah novel kolaborasi antara penulis dan pembaca😊


Kalian selalu menjadi inspirasiku dalam menulis novel ini, bahkan komen-komen kalian hampir keseluruhan adalah dasar dari alur dan plot cerita ini 😘(jujur saja mak othor ini minim ide, kadang blank di tengah jalan🤭)


Sesungguhnya, kalian adalah pemberi ide dari cerita ini, othor hanya menuliskannya😆


Tanpa para pembaca apalah artinya si mak othor ini...Love You all my readers🤗



...Terimakasih sudah membaca novel ini❤️......


...VOTE, LIKE dan KOMEN kalian selalu author nantikan😊...

__ADS_1


...I love you all❤️...


__ADS_2