Menikahi Tunangan Adikku

Menikahi Tunangan Adikku
EPISODE 149 SIDAK MENDADAK


__ADS_3

Sarah sedang asyik bermain dengan Rae, saat telponnya berbunyi. Raka sedang memanggil.


"Hallo..."


"Sayang, aku tidak bisa menemanimu ke Apartemen."


"Kok tidak jadi? Kan, kamu sudah janji kemarin?"


"Tapi , hari ini benar-benar tidak bisa." Jawaban Raka terdengar memohon.


"Aaaaaa..." Sarah jengkel bukan main mendengar jawaban Raka, dia sudah cukup bersabar dengan sikap suaminya yang sok sibuk itu.


"Kenapa kamu ingkar janji terus?" Sarah mulai ngambek, mukanya masam, jika ada Raka di depannya sekarang mungkin dia akan mengomel panjang pendek pada suaminya itu, yang sesuka hatinya membatalkan janji.


"Ini, ibu Indah mau ketemu..."


"Ibu Indah-Ibu Indah terus." Sarah mangkel dalam hati.


"Oooo....ya sudah, besok-besok saja kalau kamu sibuk. Eh, ngomong-ngomong ketemu di mana?" Sarah bertanya suaranya lunak dan lembut, padahal hatinya lagi kesal bukan main.


"Ummm...di...di kantor sayang." Raka menyahut dari seberang.


Sarah melirik ke arah jam dinding, masih jam 10.


"Okey, selamat bekerja sayang, aku ngurus Rae dulu."


"Eh, kamu tidak marah, kan?"


"Kenapa marah? suami cari rejeki kan harusnya di do'akan...kenapa harus marah?" Sarah balik bertanya dengan nada suara Santai.


"Bener, nih? Tadi malam ngambek-ngambek, nanya-nanya bu Indah?"


"Kan, kamu bilang rekan bisnis?" Sarah berkelit.


"Okey, sayang...sampai nanti sore ya..."


"Okey..."


"I love you, mommy undur-undur..."


"love you."


Sarah menutup panggilan dengan tak sabar, lalu menggendong Rae yang sedang bermain dengan bola kecilnya, turun ke bawah dengan tergesa.


"Rae sayang..." Mama yang berpapasan di ruang keluarga sumringah melihat Rae dalam gendongan Sarah.


"Mama ada lihat suster Dian?" Sarah bertanya.

__ADS_1


"Dia lagi mensterilkan tempat makan Rae..."


"Ooh..."


"Ada apa, sayang?"


"Mama, Sarah mau keluar sebentar, titip Rae boleh, ma?"


"Sini..." Mama dengan riang menyorongkan tangannya meminta Rae di berikan padanya.


"Kamu mau kemana, sayang?"


"Mengantarkan barang Daddy Rae ke kantor, ada yang ketinggalan."


"Oh, ya sudah sana, biar mama yang jaga Rae."


Tanpa banyak bicara, Sarah segera naik ke kamar setelah menyerahkan Rae kepada mama mertuanya itu.


Urusan bu Indah ini, harus segera di tuntaskan, dia tidak ingin berlarut-larut dalam rasa penasaran.


Sarah akan membuat kejutan hari ini, suaminya ini memang perlu sekali-kali di sidak.


...***...


Sarah turun dari mobil, tampilannya luar biasa berbeda hari ini.



Dia menggunakan stelan dari merk terkenal, menenteng tas mahal. Dari atas sampai bawah, dia tampil fashionable dan berkelas seperti perfomance seorang pengusaha muda. Dia tidak terlihat seksi, tapi penampilannya sungguh eksklusif. Semua outfitnya hari ini adalah hadiah dari Raka yang belum pernah di pakainya.


Semua yang menatapnya terpesona, ini adalah kali kedua ibu bos mereka ini datang menyatroni kantor.


"Pak Raka ada?" Tanya Sarah pada resepsionis di Lobby kantor.


"Ada, bu..." Resepsionis muda yang cantik itu, merasa begitu redup saat berhadapan dengan istri salah satu boss pemilik kantor tempatnya bekerja ini.


"Apa perlu saya beritahukan kalau ibu mau bertemu pak Raka?"


"Tidak perlu. Bapak sedang ada tamu?"


"Ya, bu. Tadi ada tamu yang barusan naik untuk bertemu beliau. Bapak titip pesan tadi, kalau ada yang mau bertemu mungkin menunggu sejam lagi. Ibu mau menunggu?"


"What? Sejam? ngapain tamu di ruangannya sampai sejam?" Sarah membathin kesal.


"Oh, Saya akan naik sendiri ke atas. Tidak usah memberitahukan bapak kalau saya datang. Saya akan menunggu di atas." Sarah tersenyum manis, dadanya berdegup kencang saat mendengar suaminya itu sedang ada tamu.


Saat masuk lift, dia merapikan dandanannya, di kepalanya sudah di aturnya, apa yang akan di lakukannya jika melihat suaminya itu ternyata sedang bersama seorang gadis SMA di ruang kantornya.

__ADS_1


Pintu lift terbuka, Sarah melangkah dengan lebar, dan di depan pintu suaminya itu, ada seorang lelaki muda dengan pakaian hem, baru saja keluar dari dalam ruangan Raka. Sarah yakin, ini adalah asisten baru suaminya, untuk menggantikan Dea selama cuti jadi pengasuh kucing dokter Yogi.


"Pak Raka ada?" Tanya Sarah, dengan dagu terangkat.


"Ibu mau bertemu pak Raka?"


"Ya..."


"Sudah ada janji temu?"


"Belum."


"Ibu bisa menunggu di ruang lobby, saya akan memberitahu bapak nanti."


"Saya ingin bertemu sekarang."


"Tidak bisa bu, bapak bilang jangan ada yang menganggu."


"Haaah..." Sarah membuka kacamatanya, matanya melotot.


"Bapak bilang begitu?"


"Iya, bapak sedang sibuk sekarang."


Sibuk? Sarah semakin melotot menatap pada asisten magang yang tampak sedikit gusar dengan gaya Sarah yang main pelatat pelotot padanya. Dia memang belum pernah bertemu dengan nyonya bosnya ini.


"Kalau boleh saya tahu, ibu ada urusan apa? dari mana? nanti saya bantu sampaikan kepada bapak."


"Tidak perlu, saya akan masuk ke ruang bapak sekarang."


"Bu, saya asisten beliau, saya bisa menjadwalkan pertemuan berikut, ibu akan bertemu dengan bapak. Untuk siang ini bapak tidak ingin bertemu dengan siapa-siapa." Panjang dan lebar asisten baru itu berbicara dalam upaya menahan Sarah untuk masuk.


"Fix...saya masuk."


"Jangan, bu..." Asisten pengganti Dea ini berdiri dengan ketakutan di depan pintu.


"Kamu tahu siapa saya?" Sarah menunjuk wajahnya sendiri yang memerah, karena kesal yang di tahannya sedari tadi.


Si asisten itu menggeleng, tubuhnya ceking nampak kontras dengan kacamata yang menempel di atas hidungnya. Sebenarnya dia tampan, hanya saja sedikit culun.


"Saya, istri bapak bossmu!"


Dengan gelagapan asisten baru Raka itu menyingkir dari depan pintu, begitu mendengar kalimat itu. Dia siap di pecat hari ini karena tidak bisa menjalankan instruksi pak bossnya dengan benar, nyonya boss ini lebih menakutkan dari pak boss!


(Emak2 kalai lagi jealous kadang tak bisa menahan diri🤣 Akak double up yaaa hari ini😁 Ada apa di balik pintu ruangan RakašŸ˜… Yang bisa nebak, akak akan triple UP hari ini😁)


...Terimakasih sudah membaca novel iniā¤ļø......

__ADS_1


...VOTE, LIKE dan KOMEN kalian selalu author nantikan😊...


__ADS_2