
Begitu sampai klinik, beruntung dokternya baru saja tiba, dan jam prakteknya juga baru di mulai. Mereka pasien di daftar urut pertama.
"Dia tidak apa-apa kan, dok?" Raka bertanya tak sabar, meski baru saja dokter meletakkan stetoskop di dada Rae, dia sudah tak sabaran.
"Tenang, bapak...kita periksa dulu, ya..." Bu dokter manis yang ramah itu tersenyum menenangkan daddy muda yang tampak sangat cemas dengan putra kecilnya itu.
"Em...usianya sekarang 8 bulan ya, bu...tampaknya ada sesuatu yang sedang mau tumbuh ni. Ayo, buka mulutnya sayang..." Bu dokter meminta si baby Rae menganga, dan meneliti mulutnya, yang bagian bawahnya sudah berbaris dua gigi kecil.
"Tuh, kan...dedenya demam karena gigi atasnya sudah mau tumbuh, gusinya jadi bengkak karena meradang disebabkan calon gigi mau menembus gusi."
"Anak saya tidak apa-apa kan, dok...?"
"Tidak apa-apa?"
"Tidak apa-apa."
"Tidak perlu rawat inap kan, dok."
"Tidak perlu pak, cuma demam biasa, nanti saya kasih obat." Bu dokter tersenyum melihat Raka yang masih berkutat dengan raut takutnya.
Sarah sampai bingung sendiri setiap mau menanyakan sesuatu selalu Raka yang lebih dulu menyerobot bertanya.
__ADS_1
"Tapi dok, kata istri saya dia mencret-mencret, lho tadi."
"Iya pak, itu karena efek panas dalamnya, nanti kalau dikasih obat penurun demam akan berhenti."
"Tapi pas 6 bulan, gigi bawahnya tumbuh dia tidak cerewet dan tidak demam? Malah kami hampir tidak sadar kalau dia sudah tumbuh gigi seri bawahnya" Raka masih saja cerewet.
"Benar sekali pak, beberapa gigi bayi akan tumbuh begitu saja seperti yang terjadi sebelumnya dan ada pula seperti sekarang, kadang kala disertai gejala berupa rasa sakit dan demam. Dede bayinya cerewet karena merasa sakit pada gusinya selama masa tumbuh gigi" Bu Dokter menjelaskan dengan sabar.
"Ooooo..." Raka menganggukkan kepalanya tanda mengerti.
Sarah menyiku lengan Raka, memberi kode untuk Raka berhenti bertanya, dia juga sedang ingin berbicara dengan bu dokter anak itu.
"Berarti ini normal saja ya, dok...?" Sarah menatap kearah daddy undur-undur yang sekarang senyumnya tampak lebar dengan penuh kelegaan.
"Iya, bu...sangat normal. Nanti pada saat awal tumbuh gigi ini, bayi akan mengunyah apapun yang ada di tangan mereka. Jadi kita harus ekstra hati-hati dalam menjaga kebersihannya karena kuman akan menemukan jalan untuk masuk melalui mulut bayi. Oleh karena itu, usahakan mulut dede bayinya tetap bersih sehingga kuman penyakit bisa dicegah penyebarannya."
"Oh, iya dok..."
"Jangan lupa, bu...Di usia ini, dede bayi akan sering sekali memasukkan tangan ke dalam mulutnya, pastikan sering mencuci tangannya dengan sabun yang cocok untuk kulit dedenya ya, kalaupun ingin memberikan mainan untuk di gigitnya, pastikan mainannya itu higienis dan sudah di sterilkan." Pesan bu Dokter sambil menuliskan resep di selembar kertas.
"Oh, iya bu....sebagai tambahan berikan makanan lunak untuk dikunyah seperti buah atau sayur dan minuman air putih yang bebas gula dulu, ya..."
__ADS_1
Pasangan suami istri yang baru mempunyai anak pertama memang tidak berpengalaman dalam merawat bayi, sedikit-sedikit cemas, itu adalah hal yang wajar.
Setelah berkonsultasi dengan dokter anak, mereka keluar dari dalam ruang periksa dengan wajah yang benar-benar lega, mengetahui bayi undur-undur kesayangan mereka itu tidak apa-apa, hanya sakit demam karena tumbuh gigi.
"Ih, Rae ini bikin daddy tegang saja dari tadi, coba kasih tahu daddy kalau cuma tumbuh gigi saja, kan' daddy tidak perlu seperti orang menunggu vonis hukum penjara." Raka memanyunkan bibirnya pada baby Rae yang tampak mulai riang kembali.
"Memangnya perasaanmu setegang itu sayang?" Sarah cekikikan geli sambil memencet lift. Mereka akan turun ke lobby untuk menunggu resep.
Ketika mereka hendak keluar dari lift, tiba-tiba mereka berpapasan dengan seorang perempuan berambut panjang menggunakan dress longgar menggandeng seorang anak perempuan yang akan masuk ke dalam lift.
Sejenak dia menatap kepada Raka dengan ragu, lalu dengan bibir gemetar dia memanggil,
"Pak Raka..."
(Author no coment, ya part ini😂)
...Terimakasih sudah membaca novel ini dan selalu setia mengikuti perjalanan hidup Sarah dan kisah cintanya bersama Raka🤗...
...VOTE, LIKE dan KOMEN kalian selalu author nantikan, ya......
__ADS_1