Naria "Nona Manis Keluarga Charlotte"

Naria "Nona Manis Keluarga Charlotte"
Cinta Pertama


__ADS_3

...♡ Cinta.....


...Tak peduli apa akhir dari kisah cinta kita,...


...Pastinya memiliki awal yang mendalam....


...Setidaknya jalan kita selalu terhubung,...


...Karena engkau selalu bisa menemukanku....


...Hanya kamu yang mengerti aku dan tak menyerah untuk kita bersama....


...Kali ini aku tak kan menghindari takdir,...


...Aku sedang mencarimu,...


...Aku sedang menunggumu,...


...Aku sangat mencintaimu.♡ Niki...


...❣❣❣❣...


Gadis bertubuh tinggi semampai berjalan menyusuri trotoar. Hatinya masih dag, dig, dug setelah sukses memutus hubungan dengan seorang pria nggak berguna baginya.


"Pria ke delapan, akh!! susah banget nyari yang cocok di hati," gumamnya dengan mulut sibuk meniupkan balon dari permen karet yang dia kunyah. Ponselnya berdering menampakan nama Angela sebagai sang penelpon. Ketika hendak menerima panggilan, entah kenapa Angela keburu membatalkan panggilan.


"Kebiasaan!! kek jaelangkung aja kamu Jel, teba-tiba datang, tiba-tiba ngilang," gerutunya sembari memasukan kembali ponselnya ke dalam tas, yang sedang dia jinjing.


Tit tit!! sebuah mobil berwarna putih menghampirinya. Seorang gadis berkulit putih bersih tersenyum sumringah"Perlu tumpangan nggak?."


"Ya iya dong, lumayan irit duit taksi," gadis itu pun masuk ke dalam mobil sahabatnya"Dari mana?" bertanya setelah duduk manis di dalam mobil.


"Anterin Mamah ke acara arisan," sahut sang sahabat"Eh gimana-gimana??," dia keburu penasaran dengan rencana yang baru saja di selesaikan sang sahabat.


"Rebes!! makhluk salah kodrat itu sudah aku lepehin" ujarnya menyahut dengan mengacungkan jempol pada Marisa, sang sahabat sehidup semati, semanis dan sepahit, sesenang dan seduka. Mereka sudah berteman akrab semenjak SMP. Awalnya mereka bertiga, namun kini tinggal berdua saja.


Kedua orang tua mereka satu pekerjaan, karena satu dan lain hal selepas lulus SMP keluarga mereka pindah ke kota lain. Jadi dengan terpaksa mereka berpisah dengan si Angela. Tapi meski berbeda kota, mereka selalu kerap berhubungan via telepon. Nggak jarang Angela ke kota mereka kalau sedang libur sekolah, sebab kota mereka hanya bersebelahan.


"Dia nggak banyak nanya kan pas kamu putusin?," Marisa kembali membahas pria yang sekarang sudah menjadi mantan sahabatnya.


"Tau nggak, ini cowok tergampang buat di putusin," sahutnya membuang permen karet ke luar jendela. Namun dia mendadak nyengir karena mendapat tatapan tajam dari Marisa.


"Kalem dikit dong Niki, aku makin penasaran jangan-jangan jiwa kamu tertukar nih. Kamu aslinya cowok kan!."


Niki, ya gadis itu bernama Niki Birdilla. Gadis yang cukup banyak memiliki mantan, selepas menjalin hubungan dengan Rivan dia terus mencari sosok yang dapat membuatnya move on darinya.


Sayangnya sejauh ini tak satu pun pria yang dapat menakhlukan hatinya. Mungkin benar yang di kata orang bahwa cinta pertama memiliki kesan yang mendalam.


"Hahaha suka suka kamu deh," sahutnya santai.

__ADS_1


"Aku bilang sudah nggak cocok sama dia, terus dianya langsung setuju gitu," Niki mengalihkan omelan Marisa yang selalu merutuki wataknya.


"Masa??"


"Kamu pasti ngelakuin hal aneh depan dia," tandas Marisa. Dia sudah paham betul dengan watak Niki.


Niki nyengir lagi"Iya sih."


"Kamu ngapain Niki?," tanyanya penasaran.


"Ngupil," jawab Niki menahan tawa.


Marisa terperangah, nyaris saja konsentrasinya buyar karena jawaban gila Niki"Ngupil??, kamu ngupil depan dia?."


"Ho-oh," sahut Niki ngakak.


"Gila!! ya kali nggak cinta, tapi nggak ngupil juga Niki!!," Marisa menatap aneh Niki. Tapi itu hal sudah biasa bagi Niki, dia memang selalu berkelakuan apa adanya di depan siapapun. Lagipula tujuan dia berpetualang dalam dunia percintaankan karena pengen dapet cowok yang care seperti Rivan di kota ini.


"Selow mbak bro!! happy-in aja. Ngomong-ngomong si Angela tadi telepon."


Tema obrolan mereka beralih pada sang sahabat di kota sebelah"Terus?? dia ngomong apa?."


"Nggak ada ngomong sih, orang dia neleponnya nggak jadi."


"Ugh!!, kamu sudah pernah di geprek belum, Ki?," Marisa mulai kesal dengan Niki yang se-lengean.


"Hahahah, jangan ngambek dong, tambah jelek kamunya," ejek Niki lagi.


Niki masa bodo dengan ucapan Marisa. Sedetik kemudian memasang heatset dan menyalakan musik Rock di ponselnya.


"Hadeh!!" Marisa hanya bisa geleng-geleng kepala, menghadapi Niki sang ratu somplak.


...❣❣❣❣...


Di kota sebelah para bucin sudah berkumpul di markas Zaid. Lelaki hampir sempurna itu menyuruh mereka masuk ke ruangannya terlebih dahulu, sedangkan dia masih ada sedikit urusan dengan bang Rizal, orang terpercaya yang mengelola bengkel modern nya.


"Tajir, cakep, baik hati dan tidak sombong, maruk banget si Zaid. Semua dia gondol, bagi kek tajirnya sama aku dikit," Kevin ngedumel sembari mampir di cermin lemari minimalis milik Zaid.


Hendro ikutan ngaca"Dasar manusia nggak bersyukur, udah tajir melintir pakek ngincar harta orang lain, kursus benerin akhlak dulu gih."


"Bocah!! geser dong!!, suka-suka aku dong mau ngomong kek apa, Zaid nya aja kaga protes."


"Iyalah nggak protes, Zaid nya masih di luar sana," balas Hendro.


"Kutu air!! santai bener hidup kamu. Tau diri dong, akibat kelalaian kamu makannya Nari jadi terjebak sama Rivan kan."


Terdengar helaan napas kesal Hendro. Ini di luar keinginan dia juga kali, si Fay semenjak Nari lolos kabur sama Rivan sikapnya jadi makin sinis sama Hendro. Demi menjaga keakuran mereka Hendro berbesar hati menerima segala kekesalan Fay, kali ini dia nggak meladeni ocehannya dan memilih duduk agak jauh dari Fay.


Ikbal mencoba menengahi mereka. Kasihan juga si adik kelas jadi sasaran kekesalan Fay. "Sudah dong Fay, Hendro sudah coba menghentikan Nari hari itu, memang nasib Nari bakal bolos sekolah sama Rivan aja."

__ADS_1


"Bela aja----."


"Syuutttt!!!," Kevin menunjukan ponselnya.


"Angela nelepon, pasti ada kabar terbaru, bacotnya di pause dulu Fay!."


Fay memanyunkan bibir ke arah Kevin. Demi Nari dia rela akur-akuran sama mereka semua. Padahal dia males banget tuh, tapi demi menyelamatkan Nari dari Red Devil Rivan, mereka para bucin rela bersekongkol meskipun terpaksa. Toh misi mereka sama kan, ngejauhin Nari dari Rivan.


"Besok ulang tahun Niki. Aku sama sahabat aku yang lain bakal di undang nih. Aku sudah bilang mau ajak seseorang, dia bilang boleh. Sekalian aja kamu ajak Rivan ke acara ulang tahun Niki."


Kevin mengkerutkan kening, dia kan nggak akrab sama tu anak.


"Speaker bro!!," pinta Fay. Ini bagian dari misi kan, mereka harus selalu berbagi informasi demi kelancaran rencana.


Tut!!, Kevin menekan tombol Spreaker.


"Neng Angela kenalin aku Fay si babang kece. Ajakin kita kita dong, entar kita-kita rombongan ke ultahnya temen kamu."


"Kamu kira kita emak-emak solawatan, pake rombongan," sela Ikbal.


"Bisa banget, ajakin satu kampung aja sekalian. Tapi makannya bayar dong," balas Anjela berkelakar di ujung telepon.


"Wuuuu...receh juga tetangga idola kamu, Vin!!," seloro Fay menampol lengan Kevin.


"Tolong mulutnya di kondisikan, jangan keras keras bilang tetangga idolanya!!," pekik Kevin dengan suara tertahan.


"Kenapa?, jangan-jangan kamu pernah di tolak ni cewek," tandas Hendro. Akhirnya dia bicara juga setelah diam sesaat kerena Fay.


"Curut!," Kevin kesal.


Tawa Angela terdengar dari ujung telpon"Aku kok yang di tolak Kevin."


"HAH!!" sekarang topik mereka beralih ke Kevin. Berbagai tatapan menjurus kepada si cowok berambut gondrong.


"Sudah ya Angela, besok kami semua boleh dateng kan," berusaha ngeles, wajahnya kentara memerah karena malu. Bisa-bisanya si Angela buka kartu pada mereka semua. Dirinya bakal dapat banyak pertanyaan yang banyak deh.


"Iya, kalian semua boleh datang. Entar malam aku telpon lagi ya, Vin. Ada yang mau aku omongin."


"Cie!!!, curang kamu Vin. Sudah punya Angela masih pengen deketin Nari."


"Iya Gel, bye-bye," Kevin menutup panggilan tanpa mengubris candaan Ikbal.


Zaid sang ketos akhirnya gabung bareng mereka. Ikbal yang baik hati dan paling sabar menjelaskan rencana selanjutnya. Zaid sih oke-oke aja, selama itu demi kebaikan Nari dia rela datang ke acara ulang tahun orang yang nggak dia kenal.



..._Niki Birdilla_...


To be continued...

__ADS_1


~~♡♡Happy reading. jangan lupa like, vote, fav dan komen 😁


Salam anak Borneo.


__ADS_2