Pelangi Hanani

Pelangi Hanani
Part 20 Before you go


__ADS_3

" Terkadang cinta dapat memperindah kita, namun adakalanya membunuh hal indah yang kita miliki."


....." Pelangi Hanani 🌹".....


Senin pagi hari ada sosok lelaki, yang tengah berdoa berharap agar senantiasa kelak dia akan dipertemukan lagi dengan gadis, yang telah berhasil menahlukkan hatinya. Pada pertemuan pertama mereka.


Ya, Lelaki itu bernama lengkap Anugrah Pota Mendrofa.


" Tuhan jika rasa ini datang darimu.


Maka izinkan aku untuk bertemu kembali dengan dia, sang penakluk hati ini ya Tuhan. "


Hari ini adalah hari pertama Anugrah memasuki Sekolah di tahun ajaran baru.


Ya, Anugrah berhasil tuntas menyelesaikan semua tes dengan nilai yang baik.


Begitu juga dengan Sanju, dia berhasil dengan nilai cukup memuaskan


Di Sekolah Mata Uli.


Semua siswa-siswi baru dibariskan dilapangan, guna mendengarkan informasi mengenai proses belajar di Mata Uli.


Satu demi satu mereka dipanggil dan ternyata Anugrah berada satu kelas dengan Sanju.


Dikelas yang sama mereka saling bertemu


satu sama lain ya di MIPA 3.


" Weh Sanju kita ketemu lagi ni hehe " Anugrah membuka pembicaraan.


" Anugrah kamu !! Dikelas ini ?


Anugrah menganggukkan kepalanya.


" Ohiya kebetulan banget ya Grah "


Senyum simpul timbul diwajah Anugrah


seketika membuat jantung Sanju semakin berdegup kencang.


" Ya Allah perasaan apa ini." Ucapnya sambil memegang dadanya.


" San istirahat nanti kita hubungin Hana ya."


" Ohiya Grah baiklah. "


Pembelajaran telah dimulai, pelajaran Kimia, menjadi pembuka pelajaran pertama.


Tak disangka pelajaran itu sangat menyenangkan untuk Anugrah, begitu juga dengan Sanju.


Waktu istirahat telah tiba, merekapun mencoba menghubungi Hana dan berhasil tersambung.


Tertera nomor baru dilayar handphone Hana, dan karena penasaran diapun mengangkat telpon itu.


" Assalamu'alaikum Afwan ini siapa ya ?


" Hm ayok tebak siapa ?


Ucap Anugrah.


" Kok seperti suara Anugrah ya." Terka Hana.

__ADS_1


" Hm Anugrah bukan ? Tebak Hana.


Sanju dan Anugrahpun tertawa mendengar tebakan Hana benar.


" Cie, Hafal banget sama suara Mr. Anugrah, kelihatan banget kangennya. " Goda Anugrah.


" Apaan sih !! Gak kok, orang aku kenal suara kamu, ya aku nebak aja eh taunya benar udah simpelkan !!


" Hehe yang bener ?? By the way gimana kabarnya Han ? Udah punya teman baru disana, teman lama dilupain kali ya hehe." Sindir Anugrah.


" Hm Alhamdulillah baik, gaklah kalian berdua itu tetap jadi teman terbaii." Ucapan Hana terpotong, mengingat bahwa dirinya tak pernah menerima Anugrah sebagai teman sebelumnya.


" Hm iyaiya Han aku paham kok, aku gak maksain kamu buat Nerima aku jadi teman kamu, tapi aku tetap bakal tunggu kok sampai kamu benar-benar ikhlas, buat nerima aku jadi teman kamu. " Jujur Anugrah dengan mata berkaca-kaca.


Sanju yang melihat ekspresi Wajah Anugrah seperti itu. Paham bahwa Anugrah seperti memiliki rasa untuk Hana.


Hana diam sejenak kemudian menarik nafasnya.


" Maaf Grah aku harus mengambil keputusan untuk menjauh darimu, agar perasaan ini tidak semakin nyata keberadaannya." Batin Hana.


" Maaf Grah keputusanku masih tetap seperti keputusan diawal, dan aku minta sama kamu, jangan berharap lebih ya dari aku karena itu hanya akan menyakitimu !!


Aku mohon juga kamu jangan terlalu nyenengin aku ya apalagi baperin aku, anggap saja kita pernah bertemu selayaknya hanya sebuah kebetulan atau hanya sekedar persinggahan yang kita sama sekali tak inginkan.


Hana menghela nafas sejenak, kemudian melanjutkan perkataannya." Kelak jika kita bertemu aku harap kamu tetap jadi Anugrah yang tak pernah berubah.


Aku selalu berdoa agar Allah senantiasa melimpahkan hidayah untukmu, itu saja yang bisa aku lakukan, selebihnya itu usahamu Grah !! Dan untuk Sanju aku mohon agar selalu memberi Anugrah nasehat-nasehat yang menuntun dia kejalan Allah, senantiasa Allah pertemukan kita kembali lagi diwaktu dan tempat yang indah.


Aku tutup ya jam istirahatku udah selesai


assalamu'alaikum. " Hana menuntup telponnya.


Anugrah terdiam mendengar perkataan panjang lebar Hana, yang lebih mengarah mengenai perasaan.


Apa kau tidak tau Han Before you go aku selalu berharap agar kita bisa bertemu dengan perasaan yang sama, aku rindu kita saling meledek, rindu bertengkar, bahkan aku merindukan tamparanmu, apakah tak ada kesempatan untuk kita melanjutkan perasaan ini Hanani Syaufa*." Batin Anugrah.


" Waalaikumussalam Hana insya Allah Han. " Jawab Sanju.


" Aku tau Han kamu menyukai Anugrah. Namun, kamu takut untuk melanjutkan perasaanmu, sebab kalian terbatasi ruang yang begitu amat tak memungkinkan.


Ya, berbeda kenyakinan adalah hal yang paling menyakitkan dalam cinta. " Batin Sanju menatap senduh kearah Anugrah.


" Grah kamu baik-baik sajakan ?


" Eh iya San, aku oke kok ke kantin aja yok " Ajak Anugrah


" Hm baiklah, tapi kamu kok lesuh gitu Grah ??


" lesuh ?? Haha apaan sih San aku oke kali udah ah yok laper ni." Pura-pura menegang perutnya.


Merekapun menuju Ke Kantin, untuk membeli makanan dan mereka memilih duduk disalah satu bangku dikantin.


" San boleh nanya gak ??


" Hm boleh dong, apaan ??


" Hana pernah ga curhat masalah cowok ke kamu ?? Yanya Anugrah penasaran.


Sanju terkejut pertanyaan itu terlontar dari mulut Anugrah.


" Hm gak pernah Grah."

__ADS_1


" Hm gak pernah ya, entah dia suka sama siapa juga gak pernah ya ??


" Gak pernah grah, Hana itu cewek yang gak pernah buka hatinya untuk cowok manapun. Diia itu hanya fokus kepelajaran, kalau untuk urusan cinta dia mah, gak mau mikirinnya masa bodoh banget dia Grah untuk urusan cinta hehe. " Jujur Sanju.


" Oh gitu ya San, batu juga ya perasaan Hana hahah. " Tawa Anugrah nyaring terdengar.


" Ya, gitu deh hehe, tapi ya Grah aku mau jujur ni, sepertinya kalau ke kamu Hana itu berbeda loh.


" Beda gimana San ?? Anugrah penasaran.


" Iya beda, lihat dong dia itu ngasih kamu barang kesayanganloh !! Walaupun dia gak nerima kamu jadi temannya, sebab kalian beda agama dia tetap lembutkan ke kamu !! Beda banget sama cowok yang lainnya habis dah dikasarin sama Hana, apalagi cowok modus beh kelar dah sama Hanani Syaufa. "


" Seriusan Kamu San ?? Haha." Tawa Anugrah.


" Ya elah, iyalah masa bohong !!


" Hehe baguslah kalau gitu. "


" Hm Grah kamuuu sukkaaa ya Sama Hana ?


Tanya Sanju terbata.


Anugrah yang sedang minumpun tersedak kala mendengar pertanyaan Sanju.


" Kelihatan banget ya aku suka sama Hana ??


" Hehe iya Grah kelihatan banget "


" Hm jujur ya San, dari pertama ngelihat Hana itu jantungku berdegup kencang kayak marathon gitu, plus ada rasa senang aja gitu ketika ngelihat dia senyum manis.


Ditambah lagi aku juga senang kala berantem dengannya hehe Hana itu bar-bar juga kalau lagi marah."


Sanju terdiam paku mendegar penuturan Anugrah mengenai perasaannya pada Hana.


" Segitu cepatnya ya Grah Hana menaklukkan Hatimu ?? Apa aku juga punya kesempatan untuk itu Grah ?? Batin Sanju.


" Wah cinta pandangan Pertama dong Grah hehe keren ah." Ujar Sanju.


" Bisa dibilang gitulah San, haha siapa coba yang ga suka ngelihat wajah manis Hana. Sifat uniknya dan kecerdasan Hana hehe. " Sambung Anugrah.


" Hehe iyaiya Grah." Semua perkataan dan pujian Anugrah terhadap Hana, berhasil mencolos hati Sanju.


Terkadang seperti itulah kehidupan ada yang mencintai, dan ada yang dicintai. Namun, akan lebih menyakitkan hanya mencintai sebelah pihak.


Oke, karena hari ini tanggal 21 Agustus adalah hari milad Author.


Jadi Aku bakal ngasih Visual Pemeran Pelangi Hanani ni ets tapi


gak semua ya.



ini dia visualnya Hanani Syaufa gadis sederhana yang mempunyai impian besar 🌹



Kalau yang ini Argasyah Nazhanul Hakim putra bungsu Raja Nazhanul Hakim hehe si Pemuda Es batu 😁


Udah ya cukup dua aja dulu, entar bakalan ditambah di Episode selanjutnya 🙂


gimana cocok gak sih ?

__ADS_1


Sevimli 21 Agustus 2020


@andinidalimunthe_


__ADS_2